Perubahan Tata Ruang Kota yang Masif Jadi Penyebab Banjir Soloraya

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 21 Februari 2023
Perubahan Tata Ruang Kota yang Masif Jadi Penyebab Banjir Soloraya

Warga Kelurahan Joyotakan, Kecamatan Serengan, Solo, Jawa Tengah, mengungsi akibat banjir. (MP/Ismail)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Balai Besar Wilayah Sungai Bengawan Solo (BBWSBS) menyebut banjir yang terjadi di Soloraya tidak serta merta karena Waduk Gajah Mungkur (WGM) di Wonogiri, Jawa Tengah.

Kepala BBWSBS, Maryadi Utama mengatakan, banyak faktor yang menjadi penyebab banjir di Solo pada Kamis-Jumat (16-17/2). Salah satu adalah banyak perubahan tata guna lahan, climate change, kurangnya kesadaran masyarakat terhadap lingkungan seperti membuang sampah sembarangan.

Baca Juga

Gibran Ajukan BTT ke DPRD Solo untuk Bantu Korban Banjir

"Banyak petani yang menanam tanaman semusim di pinggir aliran Sungai Bengawan Solo menyababkan erosi, serta pendangkalan Sungai Bengawan Solo," katanya di Solo, Selasa (21/2).

Di sisi lain, pihaknya juga menyoroti perihal perubahan tata ruang kota yang pembangunannya sangat masif. Hal itu membuat air yang harusnya masuk ke tanah, beralih menjadi aliran permukaan sehingga beban sungai semakin bertambah.

"Tanah longsoran membuat sedimentasi di dasar sungai. Ini juga perlu dilakukan pengerukan," katanya.

Baca Juga

Korban Banjir Solo Masih Butuh Bantuan

Dia menegaskan, skema pengendalian banjir sungai Bengawan Solo sudah dibangun bertahap. Seperti WGM, Waduk Pidekso, dan ke depannya akan melanjutkan pembangunan bendungan berikutnya.

"Pengadaan pompa air juga kita lakukan. Kita juga pastikan pompa ait bisa digunakan dengan baik," pungkasnya. (Ismail/Jawa Tengah).

Baca Juga

Presiden Jokowi Perintahkan Kepala BNPB Beri Bantuan Korban Banjir Solo

#Banjir #Kota Solo
Bagikan
Ditulis Oleh

Andika Pratama

Berita Terkait

Indonesia
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Dalam beberapa tahun belakangan karena perubahan iklim, curah hujan yang terjadi cenderung tinggi dan ekstrem yaitu 150-250 mm.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
Insfrastruktur Pengendali Banjir di Jakarta Belum Mampu Sepenuhnya Hadapi Curah Hujan Ekstrem
Berita Foto
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Sejumlah kendaraan sepeda motor melawan arah saat banjir setinggi 50 CM mengenangai jalan Metro Pondok Indah, Jakarta Selatan, Selasa (26/5/2026).
Didik Setiawan - Selasa, 26 Mei 2026
Baru Diguyur Hujan Sebentar, Jalan Metro Pondok Indah Langsung Tergenang hingga 50 Cm
Indonesia
Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Kedua embung tersebut berfungsi sebagai infrastruktur pengendali banjir, konservasi air, sekaligus ruang publik bagi warga.
Dwi Astarini - Selasa, 19 Mei 2026
 Gubernur Pramono Resmikan 2 Embung di Jagakarsa, Kurangi Banjir 20 Persen di Jakarta Selatan
Indonesia
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
BMKG memperingatkan banjir rob mengancam pesisir utara Jakarta hingga 21 Mei 2026. Berikut wilayah yang terdampak.
Soffi Amira - Senin, 18 Mei 2026
BMKG Peringatkan Banjir Rob Ancam Pesisir Utara Jakarta hingga 21 Mei 2026
Indonesia
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Selain korban jiwa, tercatat empat rumah warga hanyut terbawa arus, satu unit rusak sedang, dan enam unit lainnya mengalami rusak ringan.
Alwan Ridha Ramdani - Sabtu, 09 Mei 2026
Banjir Bandang Landa Musi Rawas Utara Sumsel, 16 Ribu Rumah Terendam
Indonesia
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Karena anggaran yang besar tidak tecermin dalam upaya pencegahan dan penanggulangan banjir di DKI Jakarta.
Dwi Astarini - Kamis, 07 Mei 2026
Ratusan RT Terendam Air, Anggota DPRD DKI Kecewa Gubernur Pramono belum Serius Atasi Banjir
Indonesia
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Banjir yang melanda Jakarta sejak Senin (4/5) malam belum sepenuhnya surut hingga Selasa (5/5) malam.
Wisnu Cipto - Selasa, 05 Mei 2026
Selasa Malam, Jalan Kembangan Raya dan 7 RT Masih Dikepung Banjir
Indonesia
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Ketinggian air yang mencapai pinggang orang dewasa membuat banyak pengendara motor nekat berakhir dengan mesin mati
Angga Yudha Pratama - Selasa, 05 Mei 2026
Banjir di Puri Kembangan Bikin Emosi, Pengendara Adu Mulut Hingga Cekcok Akibat Macet Parah dan Jalan Tol Ditutup
Indonesia
Banjir di Jakarta Mulai Surut, Tersisa 80 RT dan 3 Ruas Jalan Tergenang Air
Banjir di Jakarta mulai surut pada Selasa (5/5) siang. Kini, hanya 80 RT yang masih terendam dan tiga ruas jalan tergenang.
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Banjir di Jakarta Mulai Surut, Tersisa 80 RT dan 3 Ruas Jalan Tergenang Air
Indonesia
Update Banjir Jakarta 5 Mei 2026: 115 RT Masih Terendam, Ketinggian Air Capai 240 Cm
Sebanyak 115 RT di Jakarta masih terendam banjir hingga Selass (5/5) pagi. Hal itu diakibatkan hujan deras pada Senin (4/5).
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
Update Banjir Jakarta 5 Mei 2026: 115 RT Masih Terendam, Ketinggian Air Capai 240 Cm
Bagikan