Kecantikan

Perubahan Cuaca Bikin Kulit Berminyak

Hendaru Tri HanggoroHendaru Tri Hanggoro - Kamis, 23 Maret 2023
Perubahan Cuaca Bikin Kulit Berminyak

Kulit berminyak disebabkan oleh cuaca yang berubah. (Foto: Pexels/Andrea)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DUNIA pascapandemi memunculkan kehidupan yang mulai normal kembali. Kini beraktivitas di luar rumah, mulai dari berolahraga, jalan-jalan, liburan, dan kembali bekerja di kantor sudah kaprah lagi.

Perubahan cara beraktivitas ini ternyata punya dampak pada kulit. Dari yang terbiasa di dalam ruangan menjadi mulai kembali terpapar kondisi luar ruangan. Adaptasi baru pun perlu dilakukan.

Salah satu dampak adaptasi itu adalah perubahan cuaca yang mengakibatkan dehidrasi atau kekurangan cairan sehingga membuat kulit gampang berminyak.

Kulit berminyak masalah yang kerap dihadapi oleh semua orang. Ini juga menjadi masalah kesehatan yang sangat umum.

Baca juga:

4 Kebiasaan Memperparah Kulit Berminyak

kulit berminyak
Kulit berminyak masalah yang dihadapi oleh semua orang. (Foto: Pexels/Pavel Danilyuk)

“Masalah minyak berlebih terutama sering terlihat pada wajah, bagian tubuh yang sebetulnya tidak lepas dari masalah ini seperti punggung dan kulit kepala,” ucap dr. Patricia Lukas Goentoro, dikutip dari hellosehat.

Sementara itu, laman Healthline menyatakan pergantian musim panas ke musim dingin dapat mempengaruhi perubahan kulit menjadi berminyak secara signifikan. Tak hanya itu saja, jika kelembapan di udara semakin berkurang, kondisi kulit juga rentan berubah.

Saat melakukan aktivitas sehari-hari, kulit sering kali terpapar panas matahari di luar ruangan dan suhu dingin dari ruangan ber-AC. Hal inilah yang membuat kulit menjadi tidak seimbang.

Baca juga:

Manfaat Penting Sheet Mask, Jangan Dipakai untuk Kulit Berminyak dan Berjerawat

kulit berminyak
Kulit berminyak terjadi karena dehidrasi. (Foto: Pexels/Tima Miroshnichenko)

Ditambah lagi dengan kondisi tubuh kekurangan asupan cairan sehingga membuat kadar air pada tubuh termasuk kulit menjadi menurun.

Dehidrasi pada kulit tak hanya ditandai kulit kelihatan kering, tapi juga bisa ditandai dengan kulit berminyak. Selain menimbulkan rasa tidak nyaman, kulit berminyak menyebabkan berbagai masalah kulit seperti pori-pori membesar, kusam, hingga munculnya jerawat karena kotoran lebih mudah menempel pada kulit yang berminyak.

Permasalahan kulit berminyak lantaran dehidrasi kerap mengganggu kenyamanan dalam beraktivitas. Untuk mengatasinya, perlu menggunakan skincare yang cocok untuk kulitmu agar tetap menjaga kondisi kulit lebih seimbang.

Untuk menjaga kelembapan kulit, kamu perlu menggunakan pelembap yang lebih ringan saat pergantian musim karena ini bisa membantu mengatasi kulit berminyak.

Selain itu, gunakan skincare secara rutin agar kulit tetap terjaga dengan baik untuk menghindari faktor perubahan suhu dan cuaca. (dkr)

Baca juga:

Oil Regulatory Technology Bantu Makeup di Kulit Berminyak Tahan Lama

#Kulit Wajah #Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Hendaru Tri Hanggoro

Berkarier sebagai jurnalis sejak 2010 dan bertungkus-lumus dengan tema budaya populer, sejarah Indonesia, serta gaya hidup. Menekuni jurnalisme naratif, in-depth, dan feature. Menjadi narasumber di beberapa seminar kesejarahan dan pelatihan jurnalistik yang diselenggarakan lembaga pemerintah dan swasta.
Show More

Berita Terkait

Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Indonesia
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Pemerintah mengatakan manfaat program CKG berpotensi mencegah satu dari empat kasus stroke dan penyakit kardiovaskular pada 2035.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Kemenkes Klaim 99,1 Juta Orang Telah Ikut Program Cek Kesehatan Gratis
Bagikan