MerahPutih.com - Kebakaran melanda area SPBE Cimuning, Kota Bekasi pada Rabu (1/4), pukul 21.30 WIB. Insiden kebakaran SPBE ini mengakibatkan 12 orang mengalami luka bakar berdasarkan hasil pendataan sementara dengan luka bakar cukup serius hingga 60-70 persen.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) memastikan bertanggung jawab secara penuh atas dampak yang ditimbulkan akibat ledakan hingga kebakaran di area Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Regional JBB Susanto August Satria menyampaikan SPBE yang mengalami ledakan itu, milik swasta sekaligus mitra Pertamina Patra Niaga.
"Kami memohon maaf atas insiden yang terjadi semalam (1/4). Fokus kami tadi memang pada penanganan untuk insiden dan juga memastikan bahwa tidak ada dampak yang meluas," katanya di Bekasi, Kamis (2/4).
Baca juga:
12 Orang Jadi Korban Kebakaran Gudang Gas Elpiji di Bekasi, Luka Bakar Capai 70 Persen
Pihaknya memastikan penanganan seluruh korban luka-luka akibat peristiwa tersebut sepenuhnya dibiayai Pertamina.
"Yang pasti kepada warga yang terdampak, korban yang terdampak maksudnya, kita akan lakukan bahwa penanganan medisnya yang terbaik," ujarnya.
Pihaknya juga memastikan bertanggung jawab atas kerusakan rumah warga sekitar lokasi kejadian. Namun, proses tersebut akan dilakukan setelah pendataan bersama pemerintah setempat.
"Ini kan (renovasi rumah) harus dilihat dulu, kita harus bekerja sama dengan pemerintah setempat mungkin ada RT, RW, lurah, untuk mengirim identifikasi dan kita juga akan lihat kerusakannya seperti apa," katanya.
Pertamina sejauh ini mengonfirmasi terdapat satu pekerja SPBE yang mengalami luka bakar. Namun, pihaknya masih melakukan pendataan lebih lanjut terkait dengan jumlah korban lain bersama pengelola SPBE.
Terkait dengan kronologi dan penyebab insiden, Susanto belum dapat memberikan kepastian. Hasil penyelidikan pihak kepolisian serta pengumpulan keterangan dari saksi di lapangan masih ditunggu.
"Jadi kalau kronologi, kami belum bisa memastikan. Karena itu masih harus meminta keterangan dari para saksi, lalu juga dari warga sekitar sini, kami akan mencari keterangan untuk kronologisnya,"katanya.
Kepolisian Resor (Polres) Metro Bekasi Kota masih menyelidiki penyebab pasti insiden kebakaran yang terjadi di area Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Kota Bekasi, Jawa Barat. (Knu)