Pertamina Janji Tak Kurangi Pasokan BBM saat Lebaran

Misdam -Misdam - - Minggu, 20 Juli 2014
Pertamina Janji Tak Kurangi Pasokan BBM saat Lebaran

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.com - PT Pertamina (Persero) menyatakan, akan tetap menyalurkan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Hal tersebut dilakukan untuk menjaga ketenangan saat puasa dan lebaran.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Ali Mundakir mengungkapkan, penyaluran BBM bersubsidi akan disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan disesuaikan dengan kebijakan pemerintah.

"Saya pikir ini kebijakan baik dari pemerintah, Pertamina diminta menyalurkan sesuai kebutuhan, selama puasa dan Lebaran, untuk menjamin ketenangan masyarkat," kata Ali, dalam acara Syukuran dan Buka Puasa dengan 10 Ribu Anak Yatim,  di JIEXPO, Kemayoran,  Jakarta, Minggu (20/7/2014).

Namun, Ali melanjutkan, pasokan BBM sesuai kebutuhan hanya saat puasa dan lebaran saja. Setelah itu, Pertamina bakal melaporkan realisasi penyaluran kepada pemerintah. Setelah mendapat angka realisasi tersebut, pemerintah akan mengambil keputusan tentang penyaluran BBM bersubsidi.

"Setelah lebaran realisasi kami laporkan ke pemerintah kondisinya seperti apa, pemerintah akan melihat dan akan mendiskusikan," tutur Ali.

Saat Lebaran, biasanya konsumsi BBM bersubsidi naik 10 persen di atas konsumsi harian. "Dari normal 80 ribu Kl, per hari itu akan meningkat 90 ribu akan meningkat0 10 persen. Pada saat H- 2 kami perkirakan puncaknya 109-110 Kl per hari nanti akan turun sedikit sampai arus balik," pungkasnya. (Pew/Gdn)

(Arthur Gideon/liputan6.com)

#Bisnis
Bagikan
Ditulis Oleh

Misdam -

Berita Terkait

Fun
Brosur hingga Billboard: Alasan Promosi Offline Masih Efektif Menjangkau Konsumen
Promosi offline tetap relevan di era digital. Kenali jenis media promosi offline, manfaat, dan strategi efektif untuk bisnis dan event.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Brosur hingga Billboard: Alasan Promosi Offline Masih Efektif Menjangkau Konsumen
Lifestyle
'Summarecon Discovery', Pengalaman Visual Perjalanan 50 Tahun Bisnis Properti
Summarecon Discovery menampilkan perjalanan lima dekade perusahaan properti Indonesia ini.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
'Summarecon Discovery', Pengalaman Visual Perjalanan 50 Tahun Bisnis Properti
Indonesia
Sosok Hans Patuwo yang Jebolan Universitas dan Perusahaan Ternama di AS, Calon ‘Orang Nomor Satu’ di GoTo
Pengangkatan akan diajukan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 17 Desember 2025.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
Sosok Hans Patuwo yang Jebolan Universitas dan Perusahaan Ternama di AS, Calon ‘Orang Nomor Satu’ di GoTo
Indonesia
Alasan Prahara Banyak Startup Bangkrut & Gagal Versi BRIN
BRIN menyoroti ketidaksesuaian antara produk yang dikembangkan startup dengan kebutuhan masyarakat sebagai faktor utama.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Oktober 2025
Alasan Prahara Banyak Startup Bangkrut & Gagal Versi BRIN
Indonesia
FLEI 2025 Dorong Jenama Lokal Tembus Pasar Global, Kadin Sebut Potensi Ekspor maki Terbuka
Dengan peluang yang sangat potensial, ajang tahunan ini menjadi magnet bagi pelaku usaha waralaba dan kemitraan.
Dwi Astarini - Sabtu, 11 Oktober 2025
FLEI 2025 Dorong Jenama Lokal Tembus Pasar Global, Kadin Sebut Potensi Ekspor maki Terbuka
Indonesia
Dharma Jaya Catat Lonjakan Bisnis 190 Persen Sambil Jaga Ketahanan Pangan
Dharma Jaya mencatat lonjakan bisnis 190 persen sambil menjaga ketahanan pangan.
Soffi Amira - Jumat, 03 Oktober 2025
Dharma Jaya Catat Lonjakan Bisnis 190 Persen Sambil Jaga Ketahanan Pangan
ShowBiz
‘KPop Demon Hunters’ Mewarnai Lorong Camilan di Korea Selatan, dari Mi Instan hingga Cake Bikin Perusahaan Cuan Besar
Perusahaan makanan berebut menggandeng megahit Netflix tersebut.
Dwi Astarini - Rabu, 01 Oktober 2025
 ‘KPop Demon Hunters’ Mewarnai Lorong Camilan di Korea Selatan, dari Mi Instan hingga Cake Bikin Perusahaan Cuan Besar
Lifestyle
Tersangkut Kasus Pajak, Ketua Ferrari Jalani Hukuman Kerja Sosial
John Elkann dan saudara-saudaranya, Lapo dan Ginerva, akan membayar 183 juta euro atau sekira Rp 3,53 triliun kepada otoritas pajak Italia.
Dwi Astarini - Rabu, 10 September 2025
 Tersangkut Kasus Pajak, Ketua Ferrari Jalani Hukuman Kerja Sosial
Indonesia
Unsur Politis Harus Dihindari Dalam Rencana Bisnis Kopdes, Bisa Gagal Jika Ambil Alih Bisnis Eksisting
Kopdes adalah program besar yang mahal dan berisiko, sehingga pemerintah perlu test the water dengan melakukan piloting
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 21 Juli 2025
Unsur Politis Harus Dihindari Dalam Rencana Bisnis Kopdes, Bisa Gagal Jika Ambil Alih Bisnis Eksisting
Indonesia
Pendapatan KAI Melonjak 29 Persen, Catatkan Laba Bersih Rp 2,21 T di 2024
Sejalan dengan itu, kinerja operasional KAI terus menunjukkan tren perbaikan yang konsisten dan berkelanjutan.
Dwi Astarini - Selasa, 01 Juli 2025
Pendapatan KAI Melonjak 29 Persen, Catatkan Laba Bersih Rp 2,21 T di 2024
Bagikan