Pertamina Jamin Kelancaran Distribusi BBM dan LPG Selama Natal dan Tahun Baru

Mula AkmalMula Akmal - Jumat, 16 Desember 2022
Pertamina Jamin Kelancaran Distribusi BBM dan LPG Selama Natal dan Tahun Baru

Pertamina Patra Niaga menjamin kelancaran penyaluran energi bagi masyarakat selama musim libur Natal dan Tahun Baru 2023. (ANTARA/HO PT Pertamina Patra Niaga)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution menjamin kelancaran distribusi energi bagi masyarakat selama libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 seiring proyeksi pergerakan masyarakat yang meningkat 2,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Alfian mengatakan pihaknya akan kembali mengaktifkan Tim Satuan Tugas Natal & Tahun Baru (Satgas Nataru) mulai 15 Desember 2022 hingga 8 Januari 2023.

Baca Juga:

2,73 Juta Kendaraan Diprediksi Tinggalkan Jabodetabek selama Libur Nataru

"Seperti saat masa Ramadhan dan Idul Fitri, sepanjang masa Natal dan Tahun Baru kebutuhan energi juga diproyeksikan meningkat, sehingga dibutuhkan upaya ekstra dalam memastikan seluruh kebutuhan energi masyarakat terpenuhi dengan baik. Tim Satgas Nataru Pertamina Siaga disini hadir menjadi tulang punggung kelancaran distribusi energi," ujarnya dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Pertamina menyebut konsumsi BBM, khususnya gasoline/bensin diprediksi meningkat sebesar 5 persen, sementara konsumsi gasoil/diesel diprediksi turun tiga persen.

Peningkatan juga diprediksi terjadi untuk konsumsi LPG sekitar tiga persen, serta avtur naik sekitar tujuh persen. Proyeksi tersebut dihitung berdasarkan perbandingan dengan rata-rata konsumsi normal pada Oktober 2022.

"Ini adalah proyeksi awal saja. Untuk memastikan, kami menyiapkan lebih dari proyeksi tersebut, Pertamina Siaga hadir dengan tiga konsep utama, yakni Layanan Energi, Layanan Promosi, dan Layanan Tambahan. Semua dibungkus dengan semangat Energi Harapan Baru sebagai bagian dari menceriakan suasana Natal dan liburan masyarakat," lanjut Alfian.

Baca Juga:

Kapolri Prediksi 44 Juta Orang akan Bepergian Selama Nataru

Saat ini Pertamina Patra Niaga terus menjaga kehandalan stok di level aman, seluruh produk BBM di atas 18 hari, LPG di atas 15 hari, dan avtur di atas 31 hari.

Seluruh infrastruktur dan sarana dan fasilitas juga telah disiagakan, meliputi 114 Terminal BBM, 23 Terminal LPG, lebih dari 7.400 SPBU, 667 SPBE, 4.972 Agen LPG, dan 68 DPPU.

Selain Pertamina juga menyediakan layanan tambahan, berupa 54 Kiosk Pertamina Siaga, 496 motoris atau Pertamina Delivery Service (PDS), 192 mobil tanki standby, serta SPBU dan gerai LPG Siaga.

Pertamina juga menyiapkan Rumah Pertamina Siaga yang di dalamnya ada layanan kesehatan dan nursery room di delapan lokasi.

"Di antara seluruh sarfas SPBU, agen, dan gerai LPG akan ada yang kami siagakan beroperasi 24 jam selama masa libur Natal dan Tahun Baru. Layanan-layanan tambahan di atas juga akan kami siagakan di titik strategis, fokus kami adalah di jalur utama, daerah yang merayakan Natal, serta titik wisata yang menjadi destinasi utama masyarakat," katanya. (*)

Baca Juga:

Pemerintah Bakal Fasilitasi Acara saat Nataru

#BBM #Pertamina #Natal #Tahun Baru
Bagikan
Ditulis Oleh

Mula Akmal

Jurnalis dan profesional komunikasi dengan pengalaman memimpin redaksi, menggarap strategi konten, dan menjembatani informasi publik lintas sektor. Bagi saya, setiap berita adalah peluang untuk menghadirkan akurasi, relevansi, dan dampak nyata bagi pembaca.

Berita Terkait

Indonesia
Kenaikan Harga Pertamax Bikin Daya Beli Kelas Menengah Tertekan, PKS Ingatkan Risiko Inflasi
Kenaikan harga Pertamax membuat daya beli kelas menengah makin tertekan. PKS pun juga mengingatkan adanya risiko inflasi.
Soffi Amira - 1 jam, 16 menit lalu
Kenaikan Harga Pertamax Bikin Daya Beli Kelas Menengah Tertekan, PKS Ingatkan Risiko Inflasi
Indonesia
Kenaikan Harga Pertamax Berpotensi Picu Migrasi ke Pertalite, DPR Minta Antisipasi
Kenaikan harga Pertamax bisa memicu masyarakat pindah ke Pertalite. DPR pun meminta pemerintah menyiapkan skenario darurat.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Kenaikan Harga Pertamax Berpotensi Picu Migrasi ke Pertalite, DPR Minta Antisipasi
Indonesia
Pertamax Tembus Rp 16.250 per Liter, DPR Bakal Panggil Kementerian ESDM dan Pertamina
Komisi XII DPR segera memanggil Kementerian ESDM dan Pertamina, terkait kenaikan harga Pertamax. Sebab, BBM tersebut kini menembus Rp 16.250 per liter.
Soffi Amira - Kamis, 11 Juni 2026
Pertamax Tembus Rp 16.250 per Liter, DPR Bakal Panggil Kementerian ESDM dan Pertamina
Indonesia
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional
KAI mencatat pengangkutan lebih dari 1 juta ton BBM hingga Mei 2026. Peran kereta api dalam distribusi energi dinilai semakin penting untuk menjaga kelancaran pasokan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional
Indonesia
Harga Pertamax Melonjak, Pertalite Jadi 'Buruan' dan Rentan Disalahgunakan
Pengamat kebijakan publik menilai kenaikan harga Pertamax berpotensi memicu perpindahan konsumen ke Pertalite dan meningkatkan beban subsidi BBM.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Juni 2026
Harga Pertamax Melonjak, Pertalite Jadi 'Buruan' dan Rentan Disalahgunakan
Indonesia
Hitungan Pertamina Kenapa Pertamax Harus Naik
Pertamina menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi seperti Pertamax untuk menjaga ketersediaan stok.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
Hitungan Pertamina Kenapa Pertamax Harus Naik
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Mobil di Atas 1.400 CC Dilarang Isi Pertalite Mulai Juni 2026
Mobil di atas 1.400 cc dilarang mengisi Pertalite mulai Juni 2026. Lalu, apakah informasi itu bisa dibenarkan?
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Mobil di Atas 1.400 CC Dilarang Isi Pertalite Mulai Juni 2026
Indonesia
Pemakai Kelas Menengah, Kenaikan Harga Pertamax Diklaim Tidak Pengaruhi Inflasi
Pengguna BBM nonsubsidi mayoritas berasal dari kelompok masyarakat menengah ke atas sehingga tidak berpengaruh terhadap sektor-sektor yang menjadi penentu inflasi.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
Pemakai Kelas Menengah, Kenaikan Harga Pertamax Diklaim Tidak Pengaruhi Inflasi
Indonesia
Kenaikan Harga Pertamax Tak Diantisipasi, Migrasi Besar-besaran ke Pertalite Bisa Terjadi
Anggota Komisi XII DPR RI Meitri Citra Wardani meminta pemerintah mengantisipasi dampak kenaikan harga Pertamax menjadi Rp 16.250 per liter.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 10 Juni 2026
Kenaikan Harga Pertamax Tak Diantisipasi, Migrasi Besar-besaran ke Pertalite Bisa Terjadi
Indonesia
Harga Pertamax Naik, Pertamina Minta Masyarakat Bijak Gunakan BBM
Penyesuaian tarif per 10 Juni 2026 merubah peta harga sejumlah produk bahan bakar nonsubsidi
Angga Yudha Pratama - Rabu, 10 Juni 2026
Harga Pertamax Naik, Pertamina Minta Masyarakat Bijak Gunakan BBM
Bagikan