Pertama Kali Kapal Perang Jepang Melewati Selat Taiwan, Kirim Pesan ke China
Ilustrasi kapal perang. (Foto: Unsplash/Abdullah Al Hasan)
MerahPutih.com - Jepang telah mengirim kapal perang mereka ke perairan China melalui Selat Taiwan untuk pertama kalinya dalam sejarah. Aksi ini dilakukan sebagai upaya untuk mengirim pesan ke China.
Kapal perang Pasukan Bela Diri Maritim Jepang Sazanami melakukan perjalanan melalui selat tersebut dari Laut China Timur pada Rabu pagi, demikian seperti diberitakan The Independent, Jumat (27/9).
Kapal perusak SDF milik Jepang itu telah menghabiskan lebih dari 10 jam berlayar ke selatan untuk menyelesaikan pelayaran bersama dengan kapal angkatan laut dari Australia dan Selandia Baru.
Angkatan laut ketiga negara tersebut sedang dalam perjalanan untuk berpartisipasi dalam latihan militer multilateral direncanakan di Laut China Selatan yang disengketakan mulai hari Kamis kemarin.
Baca juga:
Pesawat Rusia Melintasi Wilayah Udara Jepang, Jet Tempur Tembakkan Suar
Kepala sekretaris kabinet Jepang Yoshimasa Hayashi menolak mengomentari transit tersebut tetapi menyatakan kekhawatirannya tentang meningkatnya aktivitas militer China di wilayah itu.
"Kami merasakan adanya krisis yang kuat karena pelanggaran wilayah udara telah terjadi satu demi satu dalam waktu yang singkat," katanya dalam konferensi pers rutin.
China, yang mengklaim Taiwan diperintah secara demokratis sebagai wilayahnya, di masa lalu telah bereaksi keras terhadap transit serupa melalui perairan ini.
Pengesahan terbaru ini diperkirakan akan semakin mengobarkan ketegangan dengan Beijing, terutama mengingat sengketa wilayah baru-baru ini antara China dan Jepang. (ikh)
Bagikan
Berita Terkait
SBY Cemas dan Khawatir Kondisi Geopolitik Picu Perang Dunia III
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
Kemenlu Tengah Berupaya Keluarkan WNI dari Yaman, Wilayah Udara Masih Ditutup
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Seruan Indonesia Untuk Redakan Konflik Thailand dan Kamboja, Desak Saling Tahan Diri
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Konflik Kamboja dan Thailand Bikin Sekolah Tutup, Ratusan Warga Mengungsi
Trump Klaim Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Bakal Didukung Banyak Negara
Kapal Perang USS Cincinnati-20 dan Drone AS Merapat ke Batam