Pertama Kali Kapal Perang Jepang Melewati Selat Taiwan, Kirim Pesan ke China

Ikhsan Aryo DigdoIkhsan Aryo Digdo - Jumat, 27 September 2024
Pertama Kali Kapal Perang Jepang Melewati Selat Taiwan, Kirim Pesan ke China

Ilustrasi kapal perang. (Foto: Unsplash/Abdullah Al Hasan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Jepang telah mengirim kapal perang mereka ke perairan China melalui Selat Taiwan untuk pertama kalinya dalam sejarah. Aksi ini dilakukan sebagai upaya untuk mengirim pesan ke China.

Kapal perang Pasukan Bela Diri Maritim Jepang Sazanami melakukan perjalanan melalui selat tersebut dari Laut China Timur pada Rabu pagi, demikian seperti diberitakan The Independent, Jumat (27/9).

Kapal perusak SDF milik Jepang itu telah menghabiskan lebih dari 10 jam berlayar ke selatan untuk menyelesaikan pelayaran bersama dengan kapal angkatan laut dari Australia dan Selandia Baru.

Angkatan laut ketiga negara tersebut sedang dalam perjalanan untuk berpartisipasi dalam latihan militer multilateral direncanakan di Laut China Selatan yang disengketakan mulai hari Kamis kemarin.

Baca juga:

Pesawat Rusia Melintasi Wilayah Udara Jepang, Jet Tempur Tembakkan Suar

Kepala sekretaris kabinet Jepang Yoshimasa Hayashi menolak mengomentari transit tersebut tetapi menyatakan kekhawatirannya tentang meningkatnya aktivitas militer China di wilayah itu.

"Kami merasakan adanya krisis yang kuat karena pelanggaran wilayah udara telah terjadi satu demi satu dalam waktu yang singkat," katanya dalam konferensi pers rutin.

China, yang mengklaim Taiwan diperintah secara demokratis sebagai wilayahnya, di masa lalu telah bereaksi keras terhadap transit serupa melalui perairan ini.

Pengesahan terbaru ini diperkirakan akan semakin mengobarkan ketegangan dengan Beijing, terutama mengingat sengketa wilayah baru-baru ini antara China dan Jepang. (ikh)

#Perang
Bagikan
Ditulis Oleh

Ikhsan Aryo Digdo

Learner.

Berita Terkait

Indonesia
SBY Cemas dan Khawatir Kondisi Geopolitik Picu Perang Dunia III
Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat ini berharap semoga mimpi buruk terjadinya perang dunia disertai penggunaan senjata nuklir itu tidak terjadi.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
SBY Cemas dan Khawatir Kondisi Geopolitik Picu Perang Dunia III
Dunia
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman menyatakan keprihatinan mendalam mengenai potensi dampak terhadap stabilitas regional.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 19 Januari 2026
Israel Belum Siap Serangan Balasan, Trump Batalkan Serangan ke Iran
Dunia
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
AS mengklaim mendukung para pengunjuk rasa damai di seluruh dunia, termasuk di Iran.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
Trump Tebar Lagi Ancaman, Siap Serang Iran
Indonesia
Kemenlu Tengah Berupaya Keluarkan WNI dari Yaman, Wilayah Udara Masih Ditutup
Pihak Kemlu masih berkomunikasi dengan para WNI tersebut dan menyatakan bahwa mereka dalam keadaan baik, sehat, dan aman.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenlu Tengah Berupaya Keluarkan WNI dari Yaman, Wilayah Udara Masih Ditutup
Indonesia
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Retorika keras Gedung Putih bertujuan untuk membujuk Denmark agar menjual Greenland kepada Amerika Serikat.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 07 Januari 2026
Menlu: AS Ingin Beli Greenland Bukan Menginvasi
Indonesia
Seruan Indonesia Untuk Redakan Konflik Thailand dan Kamboja, Desak Saling Tahan Diri
Pertemuan khusus itu digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, selaku Ketua ASEAN, untuk membahas situasi terkini di perbatasan Kamboja–Thailand sejak konflik meningkat pada 8 Desember 2025.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 22 Desember 2025
Seruan Indonesia Untuk Redakan Konflik Thailand dan Kamboja, Desak Saling Tahan Diri
Indonesia
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Denmark, Prancis, Yunani, Slovenia, dan Inggris mengecam kekerasan Israel terhadap warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem Timur.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 17 Desember 2025
Israel Lakukan 813 Kali Pelanggaran Gencatan Senjata di Gaza, Akses Bantuan Masih Dihambat
Indonesia
Konflik Kamboja dan Thailand Bikin Sekolah Tutup, Ratusan Warga Mengungsi
prioritas utama saat ini adalah menghentikan pertempuran dan melindungi warga sipil di wilayah perbatasan
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 Desember 2025
Konflik  Kamboja dan Thailand  Bikin Sekolah Tutup, Ratusan Warga Mengungsi
Dunia
Trump Klaim Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Bakal Didukung Banyak Negara
Trump mengatakan pasukan stabilisasi itu telah beroperasi secara efektif dan akan semakin kuat dengan dukungan internasional yang meluas.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 16 Desember 2025
Trump Klaim Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza Bakal Didukung Banyak Negara
Indonesia
Kapal Perang USS Cincinnati-20 dan Drone AS Merapat ke Batam
Selain kapal perang, Kamboja, Laos, Thailand, dan Timor Leste juga berpartisipasi dengan mengirimkan Augmented Staff dalam latihan maritim ini.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Desember 2025
Kapal Perang USS Cincinnati-20 dan Drone AS Merapat ke Batam
Bagikan