Pertama dalam Sejarah, Paus Fransiskus Izinkan Perempuan Ikut Voting di Sinode

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Jumat, 28 April 2023
Pertama dalam Sejarah, Paus Fransiskus Izinkan Perempuan Ikut Voting di Sinode

Vatikan umumkan ada perubahan dalam sinode di tahun ini. (Foto: Instagram/Pope Francis)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SINODE atau synode merupakan sidang majelis di gereja yang biasanya digelar dalam rangka membahas doktrin, penyelesaian disiplin, hingga administrasi. Selama sejarah Katolik, sinode yang digelar di Vatikan biasanya menjadi pertemuan global yang mempertemukan para uskup yang berpengaruh.

Pihak Vatikan mengumumkan bahwa sinode selanjutnya akan digelar pada bulan Oktober 2023. Menariknya, terdapat hal yang berbeda di sinode tahun ini.

Paus Fransiskus mengambil keputusan yang disebut sebagai perdana dalam sejarah untuk sinode kali ini usai mengizinkan lima suster untuk memberikan suaranya pada voting nanti.

Hal ini disebut langsung memicu banyak pembicaraan, mengingat ini merupakan kali pertamanya perempuan diberikan hak memberikan suara dalam sinode. Pasalnya, pada sinode sebelumnya, para suster biasanya datang hanya sebagai pengamat saja.

Baca juga:

Paus Fransiskus: Homoseksualitas Bukan Kejahatan, tapi Dosa

Paus Fransiskus melakukan aksi progresif di sinode dengan mengundang suster tak hanya hadir saja tapi juga memberikan suaranya. (Foto: Instagram/@hercircleofficial)

Pada dasarnya, sinode merupakan pertemuan yang pada dasarnya dipandang sebagai badan penasihat kepausan yang nantinya akan membantu Paus Fransiskus memutuskan terkait usulan atau topik tertentu.

Sebelum kebijakan baru ini, biasanya pemungutan suara di sinode Vatikan hanya melibatkan para uskup yang hadir di sana saja.

Pengumuman ini disampaikan Vatikan, Rabu (26/4), menyatakan bahwa kelima suster dapat memberikan hak suaranya tapi tetap mayoritas suara yang ada di sana tetap berasal dari kaum Adam.

Walaupun demikian, langkah ini dianggap menjadi momen progresif bagi Gereja Katolik Roma yang digadang-gadang kepemimpinannya selalu di bawah laki-laki. Sehingga tak heran bila kelompok advokasi pastor perempuan di Amerika Serikat, yakni Women Ordination Conference menyambut kebijakan Paus Fransiskus ini dengan antusias.

Baca juga:

Keluar dari Rumah Sakit, Paus Fransiskus Langsung Lontarkan Candaan

Kebijakan baru dari Paus Fransiskus ini dipandang sebagai langkah yang positif bagi para pastor perempuan serta suster di lingkup Katolik Roma. (Foto: Instagram/Pope Francis)

“Selama bertahun-tahun perwakilan Vatikan dan para uskup menentang untuk menggerakan tiang gawang di setiap sinode tentang mengapa perempuan tidak diizinkan untuk memilih. Alasan tak terucapkan selalu seksisme. Dalam waktu dekat, kami berharap sinode terus berkembang menjadi badan yang sepenuhnya mewakili umat Tuhan,” tulis Women’s Ordination Conference di akun Twitter resminya, sebagaimana dikutip dari BBC Kamis (27/4).

Menariknya perubahan pada sinode di 2023 ini tak hanya berhenti di situ saja. Karena kebijakan pemungutan suara juga lebih dilebarkan lagi dengan kehadiran hingga 70 orang perwakilan non-klerus yang berasal dari komunitas religius Katolik untuk turut hadir dan ikut voting. Bahkan Paus Fransiskus berharap setengah dari 70 orang itu adalah perempuan serta para generasi Katolik muda. (aru)

Baca juga:

Paus Fransiskus Berikan Hadiah Istimewa untuk Raja Charles III Jelang Penobatan

#Paus Fransiskus #Vatikan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Lifestyle
Dokumenter 'Aldeas, the Final Dream of Pope Francis' Tayang Perdana di Vatikan, Ungkap Pesan Terakhir Paus Fransiskus
Film dokumenter Aldeas menghadirkan kesaksian terakhir Paus Fransiskus. Diproduseri Martin Scorsese, tayang perdana di Vatikan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Dokumenter 'Aldeas, the Final Dream of Pope Francis' Tayang Perdana di Vatikan, Ungkap Pesan Terakhir Paus Fransiskus
Dunia
Paus Jawab Hinaan Presiden AS, Tak Takut Dengan Pemerintahan Trump
Menurut pemimpin tertinggi Gereja Katolik itu, ia hanya berpegang pada ajaran Injil dan akan terus "bersuara lantang untuk menentang perang."
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 13 April 2026
Paus Jawab Hinaan Presiden AS, Tak Takut Dengan Pemerintahan Trump
Dunia
Sampaikan Pesan Paskah, Paus Leo XIV Menyeru ke Pemimpin Dunia: Pilih Perdamaian
Paus pertama yang lahir di Amerika Serikat itu telah menjadi pengkritik vokal perang Iran.
Dwi Astarini - Minggu, 05 April 2026
Sampaikan Pesan Paskah, Paus Leo XIV Menyeru ke Pemimpin Dunia: Pilih Perdamaian
Dunia
Ziarah ke Makam Paus Fransiskus, Presiden Abbas: Beliau Akui Palestina tanpa Harus Diminta
Presiden Palestina Mahmoud Abbas terlihat meletakkan buket bunga di atas makam sederhana berlapis marmer putih dengan ukiran nama Franciscus
Wisnu Cipto - Jumat, 07 November 2025
Ziarah ke Makam Paus Fransiskus, Presiden Abbas: Beliau Akui Palestina tanpa Harus Diminta
Dunia
Pertemuan Bersejarah Paus Leo XIV dan Presiden Palestina, Vatikan Tegaskan Dukung Solusi 2 Negara
Paus Leo XIV untuk pertama kalinya bertemu dengan Presiden Palestina Mahmoud Abbas di Vatikan, Roma, Italia. Pertemuan bersejarah ini digambarkan berlangsung dalam suasana bersahabat
Wisnu Cipto - Jumat, 07 November 2025
Pertemuan Bersejarah Paus Leo XIV dan Presiden Palestina, Vatikan Tegaskan Dukung Solusi 2 Negara
Indonesia
Menag Nasaruddin Umar Bahas Tindak Lanjut Deklarasi Istiqlal-Vatikan dengan Paus Leo XIV di Roma
Menteri Agama Nasaruddin Umar bertemu Paus Leo XIV di Vatikan membahas tindak lanjut Deklarasi Istiqlal-Vatikan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 30 Oktober 2025
Menag Nasaruddin Umar Bahas Tindak Lanjut Deklarasi Istiqlal-Vatikan dengan Paus Leo XIV di Roma
ShowBiz
Al Pacino Jadi Aktor Pertama yang Bertemu Paus Leo XIV dalam Pertemuan Khusus
Pertemuan dengan Paus Leo XIV merupakan momen inspirasi spiritual dan budaya yang mendalam.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 17 Juni 2025
Al Pacino Jadi Aktor Pertama yang Bertemu Paus Leo XIV dalam Pertemuan Khusus
Indonesia
Jabat Tangan Paus Leo XIV, Cak Imin: Simbol Persahabatan dan Komitmen Kemanusiaan
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, menghadiri langsung pelantikan Paus Leo XIV di Vatikan sebagai utusan resmi Presiden RI, Prabowo Subianto, Minggu (18/5).
Frengky Aruan - Senin, 19 Mei 2025
Jabat Tangan Paus Leo XIV, Cak Imin: Simbol Persahabatan dan Komitmen Kemanusiaan
Indonesia
Diiisukan Terseret Kasus Dugaan Judi Online, Budi Arie Malah ‘Mejeng’ di Pelantikan Paus Leo XIV
Budi Arie Setiadi menghadiri pelantikan pemimpin Gereja Katolik Paus Leo XIV di Basilika Santo Petrus, Vatikan.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 18 Mei 2025
Diiisukan Terseret Kasus Dugaan Judi Online, Budi Arie Malah ‘Mejeng’ di Pelantikan Paus Leo XIV
Dunia
Paus Leo XIV Dilantik Hari ini di Basilika Santo Petrus, 250 Ribu Orang hingga Sejumlah Pemimpin Dunia Hadir
Pelantikan ini digelar 10 hari setelah Paus Leo XIV yang bernama asli Robert Francis Prevost resmi terpilih sebagai penerus mendiang Paus Fransiskus.
Dwi Astarini - Minggu, 18 Mei 2025
Paus Leo XIV Dilantik Hari ini di Basilika Santo Petrus, 250 Ribu Orang hingga Sejumlah Pemimpin Dunia Hadir
Bagikan