Perppu Ormas, Wiranto Heran Disebut Tidak Demokratis

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Senin, 17 Juli 2017
Perppu Ormas, Wiranto Heran Disebut Tidak Demokratis

Menko Polhukam Jenderal TNI (Purn) Wiranto. (MP/Dery Ridwansah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penerbitan Perppu No. 2 Tahun 2017 tentang Organisasi Kemasyarakatan (ormas) memunculkan polemik. Pemerintah disebut tidak demokratis dan otoriter dengan penerbitan Perppu tersebut.

"Jadi gini, saya luruskan. Kita membubat Perppu Ormas itu, 'kan diskresi presiden. Itu sangat biasa dalam tata negara. Kalau sekarang ribut agak aneh. Prosesnya betul. Itu sangat demokratis," kata Wiranto di Gedung Menkopolhukam, Jakarta, Senin (17/7).

Menurutnya, penerbitan Perppu Ormas sudah mengikuti tata acara hukum yang berlaku di negara demokratis dan mengikuti tahapan-tahapan proses yang sesuai.

"Ada prosesnya, kok. Sangat demokratis. DPR nanti meneliti lagi beri persetujuan atau tidak. Setelah setuju pun nanti ada proses meneliti lagi terhadap ormas mana yang kira-kira gak beres, diberesin. Kalau tidak setuju ada proses lagi. Ada UU yang mengatur boleh nanti mengajukan UU, apakah lewat PTUN, ataun ke MK. Ini semua kan sangat demokratis," katanya.

Mantan Pangab itu pun mengaku heran pemerintah dituding sewenang-wenang dan tidak demokratis.

"Saya sangat heran kalau ada yang bilang pemerintahan Jokowi-JK sangat tidak demokratis. Menkopolhukam sewenang-wenang, diktator," tandasnya.

Penerbitan Perppu itu, kata Wiranto, bukan untuk kepentingan pemerintah semata, bukan kepentingan Jokowi-JK, ataupun kepentingan Wiranto.

"Itu untuk kepentingan bangsa dan negara. Kalau mau cari enak, ya, tidak usah bikin Perppu. Tenang-tenang aja, jangan cari masalah. Apa kita tega negara terancam dengan gerakan massif yang membuat negara ini berubah," tandasnya. (Fdi)

Baca berita terkait Perppu Ormas lainnya di: Ketua Umum PPP Romahurmuziy Dukung Perppu Ormas

#Wiranto #Perppu Ormas
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
43.363 Orang Berencana Berangkat Umrah, Pemerintah Minta Ditunda
Calon jemaah umrah yang direncanakan berangkat hingga sebelum musim haji pada 18 April 2026 berjumlah 43.363 orang yang berasal dari 439 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 03 Maret 2026
43.363 Orang Berencana Berangkat Umrah, Pemerintah Minta Ditunda
Indonesia
Wiranto Sebut Mendiang Try Sutrisno Layak Disebut Negarawan Sejati, Taat Konstitusi
Try Sutrisno merupakan figur yang selalu memikirkan langkah terbaik untuk masyarakat selama menjalankan tugas kenegaraan.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Wiranto Sebut Mendiang Try Sutrisno Layak Disebut Negarawan Sejati, Taat Konstitusi
Indonesia
Pemakaman Istri di Karanganyar, Wiranto Turun Langsung ke Liang Lahat
Ratusan pelayat dari keluarga, kerabat, tokoh masyarakat, hingga pejabat negara hadir memberikan penghormatan terakhir.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 17 November 2025
Pemakaman Istri di Karanganyar, Wiranto Turun Langsung ke Liang Lahat
Indonesia
Jokowi Melayat Istri Wiranto di Lanud Adi Soemarmo tidak Ikut ke Lokasi Pemakaman
Wiranto mendapati Jokowi dan Iriana menunggu di landasan bandara untuk melayat, langsung menghampirinya dan mengajak bersalaman.
Wisnu Cipto - Senin, 17 November 2025
Jokowi Melayat Istri Wiranto di Lanud Adi Soemarmo tidak Ikut ke Lokasi Pemakaman
Indonesia
Jenderal Wiranto Berduka, Istrinya Tutup Usia Dimakamkan di Solo Hari Ini
Kabar duka datang dari keluarga mantan Panglima TNI Jenderal Purnawirawan Wiranto. Istrinya, Rugaiya Usman Wiranto, meninggal dunia
Wisnu Cipto - Senin, 17 November 2025
Jenderal Wiranto Berduka, Istrinya Tutup Usia Dimakamkan di Solo Hari Ini
Indonesia
Sepak Terjang Wiranto, Pernah Diisukan Berseberangan kini Jadi Penasihat Khusus Prabowo
Wiranto lahir di Yogyakarta 4 April 1947
Angga Yudha Pratama - Rabu, 23 Oktober 2024
Sepak Terjang Wiranto, Pernah Diisukan Berseberangan kini Jadi Penasihat Khusus Prabowo
Indonesia
Swasta Bersedia Bantu Impor Sapi Perah Program Makan Bergizi Gratis
“Kita Impor bahan baku yang belum ada, misal upaya beli sapi perah kecil dengan harapan 5 tahun ke depan sapi baru bisa diperah. Kolaborasi swasta diperlukan.”
Wisnu Cipto - Kamis, 19 September 2024
Swasta Bersedia Bantu Impor Sapi Perah Program Makan Bergizi Gratis
Berita
Wiranto Beberkan Alasan Dukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024
Wiranto menjelaskan alasan mengapa ia mendukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024.
Soffi Amira - Senin, 05 Februari 2024
Wiranto Beberkan Alasan Dukung Prabowo-Gibran di Pilpres 2024
Bagikan