Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Din Syamsudin Pun Berterima Kasih Atas Pernyataan Paus Fransiskus

Zulfikar SyZulfikar Sy - Senin, 14 Mei 2018
Din Syamsudin Pun Berterima Kasih Atas Pernyataan Paus Fransiskus

Paus Fransisku. (Instagram/ franciscus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PEMIMPIN tertinggi gereja Katolik Paus Fransiskus memberikan ucapan belasungkawa atas peristiwa teror bom di Surabaya, Jawa Timur. Paus juga mengajak agar tidak ada kebencian atau kekerasan atas peristiwa yang terjadi.

Paus Fransiskus secara khusus menyebut peristiwa teror di Surabaya saat menyapa para peziaarah, di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, Minggu (13/4). Paus secara langsung menyebut peristiwa Surabaya dan mengajak umat untuk mendoakan para korban dan keluarga korban.

"Saya menyampaikan doa untuk para korban dan keluarga mereka. Mari memohon kepada Tuhan untuk perdamaian, untuk menghentikan kekerasan ini," kata Paus Fransiskus yang kemudian banyak disebarkan melalui beragam media sosial.

lintas agama
Sejumlah biarawati bersalaman bersama masyarakat muslim usai melakukan doa bersama untuk korban teror bom gereja di Surabaya, di Alun-alun Purwokerto, Jawa Tengah, Minggu (13/5). (ANTARA FOTO/Idhad Zakaria/18)

Paus menyebutkan jangan sampai ada kebencian atas peristiwa yang terjadi di Surabaya. Sebaliknya dia mengajak semua orang untuk berdoa kepada Tuhan agar tercipta perdamaian. "Saya sangat dekat dengan warga Indonesia, terutama dengan komunitas kristen di Surabaya yang terkena dampak serangan di gereja."

"Semoga di hati semua orang tidak ada perasaan kebencian dan kekerasan, tetapi rekonsiliasi dan persaudaraan."

Pernyataan Paus tersebut juga disinggung oleh Uskup Agung Jakarta Mgr Ignatius Suharyo saat memberikan pernyataan pers terkait teror yang terjadi di Surabaya. Ia menyatakan bahwa patut digarisbawahi Paus mengajak umat agar tidak ada kebencian atas peristiwa yang telah terjadi.

Pernyataan Paus tersebut menunjukkan bahwa tidak tidakan teror tersebut tidak mewakili komunitas agama tertentu. Namun, teror telah melukai semua komunitas agama dan seluruh rakyat Indonesia sebagai sebuah bangsa.

lintas agama
Sejumlah warga menandatangani spanduk pernyataan sikap melawan terorisme di Semarang, Jawa Tengah, Minggu (13/5). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

"Paus sangat jarang berbicara secara khusus tentang Indonesia, jika tidak ada peristiwa besar yang luar biasa. Dan tak ada kata-kata beliau yang mengancam. Maka, jauhkan kita dari rasa benci," kata Uskup Suharyo.

Uskup Suharyo juga menceritakan bahwa ia langsung ditelepon oleh Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antaragama dan Peradaban Din Syamsuddin. Din menyampaikan belasungkawa dan mengucapkan terima kasih atas pernyataan yang menyejukkan dari pemimpin umat Katolik terhadap reaksi atas peristiwa teror gereja di Surabaya.

"Saya juga dapat telepon dari Pak Din Syamsuddin yang mengucapkan belasungkawa atas peristiwa yang terjadi, dan berterima kasih karena Paus menyampaikan kata-kata yang sejuk," kata Uskup Suharyo. (*)

#PausFransiskus #Teror Bom
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Terkuak Motif Teror Bom SDN 15 Jagakarsa, Tersangka Tersinggung Sama Sekolah
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, mengaku kesal kepada sekolah soal seragam anaknya.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
Terkuak Motif Teror Bom SDN 15 Jagakarsa, Tersangka Tersinggung Sama Sekolah
Indonesia
Terungkap, Tersangka Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Sebelumnya Sering Didatangi Penagih Pinjol
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, diketahui terlilit utang pinjol, koperasi, hingga rentenir.
Wisnu Cipto - Rabu, 15 Juli 2026
 Terungkap, Tersangka Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Sebelumnya Sering Didatangi Penagih Pinjol
Indonesia
Teror Bom SDN Jagakarsa Bukan Keisengan Pertama MY, Pernah Kirim Pesan Serupa ke Pak RT
MY (34), tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, ternyata pernah iseng kirim pesan ancaman serupa ke ketua RT. Kini ia dijerat Pasal 601 KUHP dengan ancaman hukuman hingga seumur hidup.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Teror Bom SDN Jagakarsa Bukan Keisengan Pertama MY, Pernah Kirim Pesan Serupa ke Pak RT
Indonesia
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Polresta Padang memeriksa pelajar 17 tahun terduga perakit bom rakitan di MAN 3 Padang. Pemeriksaan dilakukan dengan pendampingan orangtua
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Didampingi Orangtuanya, Pelajar 17 Tahun Perakit Bom MAN 3 Diperiksa di Polres Padang
Indonesia
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Densus 88 menyatakan ancaman bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jagakarsa, Jakarta Selatan, tidak memenuhi unsur tindak pidana terorisme. Penanganan kasus dilimpahkan ke Polres Metro Jakarta Selatan.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ancaman Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa di Mata Densus 88 Bukan Terorisme
Indonesia
Ledakan Bom MAN 3 Padang, Pelajar Terduga Pelaku Terinspirasi Kasus SMAN 72 Jakarta
Ledakan bom rakitan terjadi di MAN 3 Padang, Sumatera Barat. Densus 88 mengamankan pelajar 17 tahun yang mengaku terinspirasi kasus SMA Negeri 72 Jakarta 2025. Tidak ada korban jiwa.
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Ledakan Bom MAN 3 Padang, Pelajar Terduga Pelaku Terinspirasi Kasus SMAN 72 Jakarta
Indonesia
Polisi Tetapkan Tersangka Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Terancam 20 Tahun Penjara
Tersangka teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi terancam 20 tahun penjara. Pelaku mengaku, motifnya hanya iseng.
Soffi Amira - Selasa, 14 Juli 2026
Polisi Tetapkan Tersangka Teror Bom SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Terancam 20 Tahun Penjara
Indonesia
Sempat Berdalih Iseng, Status MY Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Naik Jadi Tersangka
Polisi menetapkan MY (34) sebagai tersangka kasus teror bom di SDN Srengseng Sawah 15 Pagi, Jakarta Selatan. MY dijerat Pasal 601 KUHP
Wisnu Cipto - Selasa, 14 Juli 2026
Sempat Berdalih Iseng, Status MY Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Naik Jadi Tersangka
Indonesia
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan aktivitas belajar di SDN Srengseng Sawah 15 kembali normal setelah ancaman bom dipastikan tidak terbukti.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 14 Juli 2026
Kondisi SDN Srengseng Sawah 15 Setelah Ancaman Bom, Sekolah Kembali Normal
Indonesia
Bilang Motifnya Iseng, Pelaku Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Akan Dites Kejiwaan
Polisi akan melakukan tes kejiwaan terhadap MY (34), pelaku teror bom SDN Srengseng Sawah 15 Jagakarsa, yang mengaku motifnya cuma iseng.
Wisnu Cipto - Senin, 13 Juli 2026
Bilang Motifnya Iseng, Pelaku Teror Bom SDN 15 Pagi Jagakarsa Akan Dites Kejiwaan
Bagikan