Perkuat Rupiah, Indonesia Butuh Mesin Produksi Devisa

Rendy NugrohoRendy Nugroho - Sabtu, 20 Desember 2014
Perkuat Rupiah, Indonesia Butuh Mesin Produksi Devisa

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih Nasional - Nilai tukar rupiah belum juga membaik dari hari ke hari. Padahal, nilai tukar Rupiah beberapa hari yang lalu berada pada level Rp 12.900 terhadap dolar. Kendati demikian, tim ekonomi pemerintahan Jokowi-JK belum juga melakukan evaluasi atas merosotnya nilai mata uang rupiah tersebut.

Ekonom, Suharso Monoarfa tidak bisa memprediksi kapan mata uang Indonesia bisa stabil kembali. Dia mengatakan, tidak stabilnya mata uang rupiah karena disebabkan tidak adanya kemampuan dan tidak adanya mesin yang bisa memproduksi devisa. Padahal, mesin untuk memproduksi devisi sangat dibutuhkan di negeri yang dihuni sekitar 240 juta lebih jiwa ini.

"Mesin itu adalah mesin ekspor namanya yang dibukukan dalam bentuk neraraca dan perdagangan," kata Suharso saat menjadi
pembicara pada diskusi berjuk "Seberapa Lama Rupiah Melemah?" Di restoran GADO-GADO BOPLO, jl. Gereja Theresia No. 41, Menteng - Jakarta Pusat.

Menurut Suharso, dalam konteks melemahnya rupiah mestinya juga melakukan rekonstruksi atas fluktiatifnya rupiah yang luar biasa ini. Andaikan ada mesin untuk menabung devisa maka apapun gejolak yang terjadi di luar negeri maka hal itu tidak akan mempengaruhi terhadap mata uang dalam negeri. Bahkan, kata Suharso, gejolak yang terjadi akan semakin mempekuat mata uang Indonesia.

"Tapi kita tidak bisa mmeproduksi itu dengan baik. karena apa? Ada faktor di dalam sana yang harus diperbaiki, yaitu Bagaimana caranya kita menekan impor. Kenapa kita tidak bisa memanfaatkan pasar domistik kita?," tanya Suharso yang juga politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) ini.

Menurutnya, jika saja impor bisa ditekan dan bisa memanfaatkan pasar domistik, kemudian membuat tekanan balik untuk menjadi eksportir. Namun sayang, kata dia, hal itu tidak dilakukan oleh pemerintah. Justru yang terjadi sebaliknya, katanya, adalah pasar dalam negeri menjadi pasar industri-industri luar negeri.

"Akibatnya kita mesti membayar dengan dolar. Bahkan untuk membayar stadar dalam negeri saja kita memakai dollar. Hotel kita bayar pakar dolar, penerbangan kita bayar pakai dollar, transaksi dengan proyek-proyek pemerintah pakai dolar. Aneh. ini untuk rupiah ataukah untuk dolar. Ini negara rupiah. Maka sudah saatnya mengembalikan kedaulautan rupiah itu. Ini bukan soal sepele, ini soal kebijakan," katanya.

#Rupiah Melemah #Indonesia
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Travel
Unik Tidak Punya Ekor, Ayam Tukong Diakui Unggas Genetik Khas Kalbar
Ayam tukong memiliki ciri khas tidak memiliki tulang ekor, sehingga bulu ekor pun tidak tumbuh.
Wisnu Cipto - Kamis, 20 Agustus 2026
Unik Tidak Punya Ekor, Ayam Tukong Diakui Unggas Genetik Khas Kalbar
Dunia
Trump Tutup 5 Konsulat AS di 4 Negara, Termasuk Indonesia
Presiden AS Donald Trump menutup lima misi diplomatik, termasuk Konsulat AS di Medan, Indonesia.
Wisnu Cipto - Kamis, 06 Agustus 2026
Trump Tutup 5 Konsulat AS di 4 Negara, Termasuk Indonesia
Olahraga
Ganda Putra Leo/Daniel Cetak Sejarah, Wakil Indonesia Pertama Juara Taipei Open
Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mencetak sejarah sebagai wakil Indonesia pertama yang juara Taipei Open 2026. Mereka menundukkan ganda Malaysia Aaron Chia/Aaron Tai dua gim langsung.
Wisnu Cipto - Senin, 03 Agustus 2026
Ganda Putra Leo/Daniel Cetak Sejarah, Wakil Indonesia Pertama Juara Taipei Open
Berita Foto
Indonesia Juara Umum World Cup Woodball Championship 2026
Ketua Umum IWbA, Aang Sunadji mendampingi Atlet Woodball Indonesia raih juara umum World Cup Woodball Championship 2026 di Perlis, Malaysia, Rabu (29/7/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 29 Juli 2026
Indonesia Juara Umum World Cup Woodball Championship 2026
Berita Foto
Aksi Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dalam Laga Kontra Kamboja di Piala AFF 2026
Aksi pelatih Timnas Indonesia John Herdman pada laga melawan Kamboja dalam ASEAN Championship 2026 di Stadion Pakansari, Bogor, pada Senin (27/7/2026).
Didik Setiawan - Senin, 27 Juli 2026
Aksi Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dalam Laga Kontra Kamboja di Piala AFF 2026
Indonesia
Rupiah Terancam Melemah usai Perry Warjiyo Mundur, Ekonom Beberkan Penyebabnya
Ekonom mengingatkan, Rupiah terancam melemah usai Perry Warjiyo mundur dari Gubernur BI.
Soffi Amira - Senin, 27 Juli 2026
Rupiah Terancam Melemah usai Perry Warjiyo Mundur, Ekonom Beberkan Penyebabnya
Indonesia
Indeks Kesiapan Masa Depan Dunia Kerja RI Lampaui Malaysia, Tetapi Lemah di Kualitas Lulusan PT
Indonesia naik ke posisi 32 QS World Future Skills Index 2027, unggul atas Malaysia di kesiapan pasar kerja. Namun, kualitas lulusan perguruan tinggi masih jadi tantangan.
Wisnu Cipto - Minggu, 26 Juli 2026
Indeks Kesiapan Masa Depan Dunia Kerja RI Lampaui Malaysia, Tetapi Lemah di Kualitas Lulusan PT
Indonesia
IHSG dan Rupiah Kompak Anjlok Berjamaah Akibat Sentimen Ekonomi pada Pembukaan Perdagangan Hari Ini
Perbandingan menunjukkan posisi sebelumnya berada di level Rp17.936 per dolar AS
Angga Yudha Pratama - Jumat, 24 Juli 2026
IHSG dan Rupiah Kompak Anjlok Berjamaah Akibat Sentimen Ekonomi pada Pembukaan Perdagangan Hari Ini
Fun
Aisyah Chustiya Bawa Indonesia Juara Stick Nation Wood Cup lewat Kayu Berbentuk Unik
Secara sepintas, tampilannya menyerupai tongkat atau kail berukuran besar dengan lengkungan alami yang hampir membentuk huruf 'U'.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Aisyah Chustiya Bawa Indonesia Juara Stick Nation Wood Cup lewat Kayu Berbentuk Unik
Indonesia
MUI Khawatir Warga Palestina Dideportasi dari Indonesia Ujungnya Diserahkan ke Zionis Israel
MUI mengkhawatirkan deportasi warga Palestina Abdul Karim Raeq Miqdad dari Indonesia ke Siprus berujung penyerahan ke Israel. MUI menilai kasus ini bisa merusak reputasi Indonesia sebagai negara pendukung Palestina.
Wisnu Cipto - Rabu, 22 Juli 2026
MUI Khawatir Warga Palestina Dideportasi dari Indonesia Ujungnya Diserahkan ke Zionis Israel
Bagikan