Kesehatan Mental

Perkuat Koneksi Diri Sendiri Sebelum Berkencan

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Kamis, 18 November 2021
Perkuat Koneksi Diri Sendiri Sebelum Berkencan

Kenali diri sendiri biar makin percaya diri. (Foto: Unsplash/Tibor Papai)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

ME time di rumah selama masa pandemi mungkin membuatmu makin mengenal diri sendiri dan baik untuk kesehatan mental. Dengan kesadaran yang meningkat rupanya membuat banyak orang jadi lebih terbuka dan jujur mengenai diri sendiri, termasuk di aplikasi kencan Tinder.

Mengutip laman ANTARA, terlihat ada peningkatan penggunaan kata ‘cintai diri sendiri’ atau self-love sebanyak 550 peren di bio Tinder di Indonesia.

“Hubungan kamu dengan diri sendiri juga penting dalam mebangun sebuah koneksi dengan orang lain. Memahami diri sendiri dengan lebih baik dapat membantu kamu menjadi seseorang percaya diri dan empowererd,” kata pakar hubungan Inez Kristianti.

Penting bagi kamu yang belum mengenali dan berhubungan dengan diri sendiri untuk didalami, sebelum memilih berkencan dengan orang lain. Berikut tiga kegiatan yang bisa kamu lakukan.

Baca juga:

Jangan Tertipu, Begini Cara Mengetahui Niat Seseorang di Aplikasi Kencan Online!

1. Buat jadwal me time

Sebelum Kencan, Baiknya Perkuat Koneksi Diri Sendiri
Banyak aktivitas me time yang bisa kamu lakukan. (Foto: Unsplash/Fredrick Tendong)

Me time sangat penting untuk memberi jeda pada rutinitas dan kesehatan mentalmu. Banyak hal yang bisa kamu lakukan, seperti nonton Netflix, shopping, bernyanyi, nge-band bareng teman-teman, main game, atau sekadar rebahan dan main gawai.

Ini bisa jadi cara yang baik untuk terhubung kembali dengan diri dan pikiranmu sebelum memperkuat koneksi dengan teman kencan. Coba lakukan latihan pernapasan yang terbukti jitu untuk melatih fokus dan buat pikiranmu jadi lebih tenang.

2. Coba biasakan membuat jurnal

Sebelum Kencan, Baiknya Perkuat Koneksi Diri Sendiri
Bisa melatih kemampuan menulismu. (Foto: Unsplash/Gabrielle Henderson)

Menulis kegiatan sehari-hari rupanya bisa jadi cara terbaik untuk membangun koneksi dengan diri sendiri maupun memperkuat hubungan yang kamu miliki. Tulis saja kegiatan kamu hari ini, mulai dari bangun tidur, sarapan, bekerja, bermain dengan binatang peliharaan, sampai istirahat di malam hari.

Selain membuatmu senang, menulis jurnal juga mampu meningkatkan kemampuan menulismu. Petik juga pelajaran apa yang bisa diambil dari catatanmu untuk berkembang di masa mendatang.

Baca juga:

Raya, Aplikasi Kencan Eksklusif yang Lagi Trending di TikTok

3. Konsultasi dengan pakar

Sebelum Kencan, Baiknya Perkuat Koneksi Diri Sendiri
Konsultasikan dengan pakar agar mendapat solusi. (Foto: Unsplash/LinkedIn Sales Solutions)

Kalau kamu punya masalah, jangan dipendam saja. Curahkan masalah itu dengan orang yang kamu percaya. Atau kamu bisa mulai menjadwalkan sesi konsultasi dengan seorang pakar, lalu ceritakan masalah yang mengganggu demi mendapat dukungan yang pertolongan. Melalui sesi seperti ini, kamu bisa mendapatkan gambaran jelas terhadap akar masalah dan cara mengatasi. (and)

Baca juga:

Si Doi Ketahuan Main Aplikasi Kencan Online, Sah-Sah Saja?

#Kesehatan Mental #Relasi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
Selama ini, kesehatan mental masih belum ditempatkan sebagai salah satu prioritas dalam sistem membangun kesehatan daera
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 02 Juli 2026
Makin Banyak Warga Jakarta Cek Kesehatan Jiwa, Kesehatan Mental Jadi Penting
ShowBiz
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Yacko merilis 'Unbreakable Me', anthem tentang pemulihan kesehatan mental perempuan. Lagu ini juga jadi bagian kampanye di Sydney Marathon 2026.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 29 April 2026
Yacko Rilis 'Unbreakable Me', Jadi Anthem Perempuan Bangkit dan Lawan Trauma
Lifestyle
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Psikiater mengungkap stigma dan ejekan saat menstruasi bisa memicu tekanan mental. Perempuan didorong berani membela diri dan memahami kondisi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 April 2026
Jangan Dianggap Sepele, Stigma Menstruasi Bisa Ganggu Kesehatan Mental
Lifestyle
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
PMDD adalah gangguan menjelang haid yang lebih berat dari PMS. Psikiater ingatkan gejalanya bisa picu depresi hingga butuh penanganan serius.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 21 April 2026
Bukan Sekadar PMS, PMDD Bisa Berdampak Serius hingga Picu Depresi Berat
Indonesia
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Menurut pihak Kemenkes, baliho itu berpotensi memicu peniruan tindakan bunuh diri, terutama di tengah tren kenaikan signifikan angka kematian di Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 07 April 2026
Kemenkes Kritik Film ‘Aku Harus Mati’, Khawatirkan Perilaku Meniru
Indonesia
Promosi Film Horor "Aku Harus Mati" Dinilai Berdampak Buruk Bagi Kesehatan Mental Anak dan Remaja P
Sekitar 10 persen remaja mengalami gangguan kesehatan mental. Pada remaja dengan kerentanan psikologis seperti mereka, baliho film semacam "Aku Harus Mati" bisa memunculkan gagasan yang membahayakan.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 07 April 2026
Promosi Film Horor
Indonesia
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Saat ini pemerintah juga mempercepat pemenuhan tenaga psikolog klinis di Puskesmas yang jumlahnya masih terbatas,
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 09 Maret 2026
Hasil CKG, Ratusan Ribu Anak Diketahui Alami Cemas dan Depresi
Dunia
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Sekitar 2 persen orang dewasa di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental.
Wisnu Cipto - Kamis, 08 Januari 2026
Kemenkes: 4 dari 1.000 Orang Mengalami Skizofrenia
Olahraga
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Raphael Varane mengaku dirinya mengalami depresi saat masih membela Real Madrid. Ia menceritakan itu saat wawancara bersama Le Monde.
Soffi Amira - Rabu, 03 Desember 2025
Raphael Varane Ngaku Alami Depresi saat Masih di Real Madrid, Paling Parah setelah Piala Dunia 2018!
Indonesia
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Kemenkes membuka layanan healing 119.id bagi warga yang mengalami stres, depresi atau memiliki keinginan bunuh diri.
Wisnu Cipto - Kamis, 30 Oktober 2025
2 Juta Anak Alami Gangguan Kesehatan Mental, Kemenkes Buka Layanan healing 119.id Cegah Potensi Bunuh Diri
Bagikan