Perangi Bullying, TikTok Hadirkan Fitur Hapus Komentar Massal

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Senin, 24 Mei 2021
Perangi Bullying, TikTok Hadirkan Fitur Hapus Komentar Massal

TikTok akan menghadirkan fitur baru untuk memerangi bullying (foto: pixabay/solen feyisha)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

DI TENGAH maraknya kasus bullying pada berbagai plaftorm media sosial, TikTok melakukan sebuah upaya untuk memerangi tindakan tersebut di platformnya.

Platform video musik ternama asal Tiongkok tersebut, memperkenalkan sejumlah fitur baru yang akan membuat penggunanya merasa lebih aman dari serangan bullying.

Baca Juga:

TikTok Uji Coba Fitur Pencarian Kerja

Dalam hal ini bukan memoderasi setiap komentar per-akun, tapi TikTok akan menghadirkan sebuah opsi yang memungkinkan si pengguna bisa menghapus banyak komentar sekaligus.

Fitur baru tiktok akan memudahkan si pemilik akun untuk membatasi komentar di postingan mereka (foto: pixabay/antonbe)

Dengan adanya fitur baru tersebut, maka akan memudahkan si pemilik akun, untuk membatasi komentar yang melanggar aturan pada postingan mereka.

Kemudian, TikTok pun akan memungkinkan para penggunanya untuk memblokir sejumlah akun secara berkelompok, serta memudahkan para pengguna dalam memutuskan siapa saja pengguna lain yang bisa melihat konten mereka.

Seperti yang dilansir dari laman Hypebeast, untuk mengakses fitur-fitur tersebut, para pengguna bisa melakukannya dengan hanya tap ikon pensil pada sudut kiri atas aplikasi untuk membuka menu.

Atau kamu juga bisa menekan lama pada komentar tertentu, yang kemudian akan memungkinkanmu untuk menandai serangkaian komentar serta akun lain yang terblokir atau terhapus.

Kabarnya fitur baru TikTok itu akan diluncurkan pertama kalinya di Inggris, Spanyol, Korea Selatan, Vietnam, Uni Emirat Arab dan Thailand. Kemudian nantinya dikabarkan akan hadir di negara lain, seperti Amerika Serikat, pada beberapa minggu ke depan.

Fitur baru TikTok akan diluncurkan di sejumlah negara (foto: pixabay/nikuga)

Sebelumnya TikTok juga telah menghadirkan sebuah fitur baru yang bermanfaat bagi para orang yang membutuhkan pekerjaan.

Menurut laporan dari Axios, TikTok sudah menguji alat perekrutan pekerjaan sebagai upaya membantu pengguna yang membutuhkan pekerjaan, dan untuk perusahaan yang ingin merekrut karyawan baru.

Baca Juga:

TikTok Hadirkan Toolkit Keamanan Keluarga, Intip Fungsinya

Namun, pada laporan tersebut, fitur baru itu kabarnya tak akan dimasukkan ke dalam aplikasi inti TikTok. Fitur itu hanya ada di halaman web. "Kamu bisa mengunggah resume video dibanding menulis resume yang membosankan. Kamu juga bisa menambahkan video resume kamu pada profil TikTok kamu," ujar pihak TikTok, seperti yang dikutip dari laman engadget.

Melihat banyak anak muda hingga orang dewasa yang menghabiskan waktu untuk bermain TikTok, tentunya fitur tersebut merupakan langkah jitu bagi TikTok untuk menjangkau orang-orang yang ingin mendapat pekerjaan.

Tapi, di sisi lain, banyak kasus orang kehilangan pekerjaan lantaran postingan yang tak pantas bila perusahaan melihat lebih jauh akun TikTok mereka.

Karena itu, sebaiknya kamu mengantisipasi dengan menyiapkan dua buah akun. Satu akun untuk hiburan semata, dan satu akun lainnya untuk tujuan profesional atau untuk pekerjaan. (Ryn)

Baca Juga:

Terdapat 'Celah' Pada Tiktok yang Bisa dimanfaatkan oleh Peretas

#TikTok #Aplikasi TikTok
Bagikan
Ditulis Oleh

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special

Berita Terkait

Lifestyle
Lirik Lagu 'Call Me Maybe' yang Mendadak Viral Lagi dan Menjajah FYP TikTok
Bagian hook yang mudah diingat serta nuansa lagu yang unik membuat trek berdurasi tiga menit itu semakin melekat di benak pendengar
Angga Yudha Pratama - Minggu, 31 Mei 2026
Lirik Lagu 'Call Me Maybe' yang Mendadak Viral Lagi dan Menjajah FYP TikTok
ShowBiz
'EVERYTHING HALLELUJAH' Viral di TikTok, Bentuk Refleksi Diri Justin Bieber
Lagu “EVERYTHING HALLELUJAH” banyak dipakai sebagai latar video karena memiliki nuansa emosional yang kuat sekaligus mudah melekat di telinga pendengar.
Frengky Aruan - Jumat, 29 Mei 2026
'EVERYTHING HALLELUJAH' Viral di TikTok, Bentuk Refleksi Diri Justin Bieber
Fun
1 dari 3 Pengguna TikTok di Indonesia Suka Museum, 51% Suka Sejarah
Lebih dari 1 dari 3 pengguna TikTok di Indonesia tertarik pada museum.
Wisnu Cipto - Jumat, 22 Mei 2026
1 dari 3 Pengguna TikTok di Indonesia Suka Museum, 51% Suka Sejarah
Indonesia
Raup Rp 50 Juta Sebulan, NS Belajar Bikin Kosmetik Bermerkuri dari YouTube Dijual di 3 Akun TikTok Ini!
Tersangka NS mempelajari cara membuat kosmetik ilegal melalui video di YouTube dan memasarkan produknya melalui akun TikTok Lavia Skincare, Fiana Store, dan Hetty Skincare.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Raup Rp 50 Juta Sebulan, NS Belajar Bikin Kosmetik Bermerkuri dari YouTube Dijual di 3 Akun TikTok Ini!
Indonesia
Hati-Hati Beli Kosmetik di TikTok dari Cirebon, 5 Akun Jual Krim Bermerkuri Laku Rp 70 Juta Sebulan
Jaringan produsen kosmetik ilegal mengandung merkuri yang dijual melalui sejumlah akun TikTok digerebek Bareskrim di Cirebon, Jawa Barat. Empat orang diamankan, termasuk pemilik akun TikTok.
Wisnu Cipto - Rabu, 20 Mei 2026
Hati-Hati Beli Kosmetik di TikTok dari Cirebon, 5 Akun Jual Krim Bermerkuri Laku Rp 70 Juta Sebulan
Indonesia
Kemkomdigi Ultimatum Flatform Digital Pada Juni 2026 Laporkan Hapus Akun di Bawah 16 Tahun
Kemkomdig) menegaskan, 6 Juni 2026 menjadi batas akhir bagi penyelenggara sistem elektronik (PSE) untuk melaporkan evaluasi mandiri atau self-assesment risiko
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
Kemkomdigi Ultimatum Flatform Digital Pada Juni 2026 Laporkan Hapus Akun di Bawah 16 Tahun
Indonesia
TikTok Tutup 1,7 Juta Akun Anak, Jadi Pertama Penuhi Kewajiban PP Tunas
Selain menyampaikan angka deaktivasi akun anak di bawah usia 16 tahun, Meutya mengatakan bahwa TikTok juga telah menyampaikan rencana aksi kepatuhan yang lebih rinci dan terukur di masa mendatang.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 29 April 2026
TikTok Tutup 1,7 Juta Akun Anak, Jadi Pertama Penuhi Kewajiban PP Tunas
Indonesia
Australia Bikin Aturan Pajak Baru, Paksa Raksasa Teknologi Beli Konten dari Media Lokal
Meta, Google, dan TikTok akan diberi kesempatan untuk menjalin kesepakatan konten dengan penerbit berita lokal.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
  Australia Bikin Aturan Pajak Baru, Paksa Raksasa Teknologi Beli Konten dari Media Lokal
ShowBiz
Viral di TikTok, 'Meski Takkan Selalu Indah' Adiw Sering Masuk FYP
Salah satu alasan lagu ini cepat viral yakni karena sering dipakai sebagai latar musik dalam konten Reza Arap dan Lula Lahfah.
Dwi Astarini - Kamis, 16 April 2026
Viral di TikTok, 'Meski Takkan Selalu Indah' Adiw Sering Masuk FYP
Indonesia
Patuhi Regulasi, TikTok Mulai Nonaktifkan Pemilik Akun Berusia 16 Tahun ke Bawah
Pengguna TikTok yang berusia di atas 16 tahun tetapi terdampak penonaktifan akun nantinya dapat mengajukan upaya banding
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 14 April 2026
Patuhi Regulasi, TikTok Mulai Nonaktifkan Pemilik Akun Berusia 16 Tahun ke Bawah
Bagikan