Peran dan Keterlibatan Perong di Kasus Pembunuhan Vina Cirebon
Konferensi Pers kasus pembunuhan Vina Cirebon. (Foto: Tangkapan laya YouTube Kompas TV)
MerahPutih.com - Kepolisian Polda Jawa Barat menggelar konferensi pers memberikan update informasi terbaru terkait kasus pembunuhan Vina Dewi Arsita dan Muhammad Rizky alias Eki di Cirebon 2016 silam.
Konferensi pers hari ini menghadirkan Pegi Setiawan alias Pegi alias Perong, salah satu daftar pencarian orang (DPO) yang berhasil ditangkap beberapa waktu lalu.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes Pol Jules Abraham Abast membeberkan keterlibatan dan peran Perong dalam pembunuhan Vina dan Eki. Perong diduga merupakan salah satu DPO pembunuhan Vina dan Eki Cirebon.
"Pegi Setiawan alias Perong melempari korban Eki dan Vina dengan menggunakan batu yang mengenai spakbor lalu mengejarnya sampai di flyover. Kemudian memukul Eki dan Vina dengan tangan kosong ke arah tubuh, lalu membonceng ke lahan kosong di belakang bangunan sorum mobil seberang SMP Negeri 11 Cirebon bersama dengan Rivaldi," kata Abast dalam konferensi persnya, Minggu (26/5).
Baca juga:
Perong Bantah Lakukan Pembunuhan Vina Cirebon saat Konferensi Pers
Selanjutnya, Perong memukul menggunakan samurai pendek berbentuk pipa ke korban Eki dan memukul korban Vina dengan menggunakan tangan kosong mengenai hidung sampai mengeluarkan darah.
"Di TKP lalu mengangkat korban Vina kedekat korban Eki kemudian mencium dan memegang payudarah Vina di TKP yang selanjutnya membawa korban Vina ke flyover dan meninggalkannya," tuturnya.
Baca juga:
Tersangka Kasus Pembunuhan Vina Cirebon 9 Orang, Hanya 1 DPO
Peran Perong, berdasarkan keterangan saksi, menyuruh dan mengejar korban Eki dan Vina dengan menggunakan sepeda motor Honda Beat warna orange. Perong juga melakukan pemerkosaan terhadap korban Vina.
"Selanjutnya mukul korban Rizky, menggunakan balok kayu lalu memperkosa korban Vina dan membunuh korban Vina dengan cara dipukul menggunakan balok kayu dan membawa Rizky dan Vina ke Fly Over," tuturnya.
Baca juga:
Polisi Tangkap DPO Pembunuh Vina, Ternyata Menyamar Jadi Tukang Bangunan
Abast menuturkan, saksi bekerja di sekitar TKP selama 5 tahun dan saksi mengenal wajah yang biasa nongkrong di seberang SMPN 11 Cirebon namun tidak tahu namanya. Saksi mengenal lima wajah pelaku salah satunya Perong.
"PS merupakan teman masa kecil saksi, PS mempunyai nama panggilan Perong. PS mempunyai motor smash warna pink. PS sering nongkrong di seberang SMPN 11 Cirebon dan belakang MAN 2 Cirebon," urainya. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Kasus Alvaro tak Kunjung Usai, PSI Minta Pramono Tepati Janji soal CCTV RT
Ibu Alvaro Dipulangkan untuk Cocokkan DNA dengan Kerangka Diduga Milik Sang Anak
Makam Alvaro di Bintaro Berukuran 120 Sentimeter, Keluarga Tinggal Tunggu Hasil Tes DNA
Polisi Cari Rahang Alvaro di Dekat Jembatan Cilalay, Anjing Pelacak Sampai Dikerahkan
Tragedi Kematian Alvaro Jadi Sorotan Tajam, Polisi Diminta Lebih Gesit Lagi Tangani Kasus Penculikan Anak
Alasan Ayah Tiri Buang Jasad Alvaro ke Bogor, Lokasi Sepi dan Sulit Ditemukan
Polisi Diminta Lebih Gesit dan Berkolaborasi dengan KPAI Usut Kasus Kematian Alvaro Kiano
Kawal Kasus Kematian Alvaro, Puan: Situasi Darurat, Harus Ditanggapi Serius
Ayah Tiri Simpan Jasad Alvaro di Garasi Mobil selama 3 Hari, Sebelum Dibuang ke Bogor
Alex Iskandar Tega Simpan Mayat Alvaro di Garasi Mobil Selama 3 Hari, Dibuang ke Tenjo Pakai Mobil Silver