Penyuluh Keluarga Bakal Dapat Motor, Tugas Sukseskan MBG Bagi Ibu Hamil dan Menyusui
Menteri Kemendukbangga/Kepala BKKBN Wihaji (depan) didampingi Wakil Wali Kota Madiun Bagus Panuntun (kanan) mengendarai sepeda motor saat kegiatan simulasi mekanisme pendistribusian program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan sasaran ibu hamil (bumil), ibu menyusui (busui), dan balita non-PAUD di kawasan kelurahan Nambangan Lor, Kota Madiun, Jatim, Rabu (26/2/2025). (ANTARA/HO-Diskominfo Kota Madiun)
MerahPutih.com - Presiden Prabowo Subianto dan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) Wihaji melakukan pertemuan membahas terkait pendistribusian MBG khusus ibu hamil, ibu menyusui dan balita non-PAUD. Saat ini, Indonesia memiliki 597.898 TPK, di mana 42.163 TPK membantu untuk distribusi MBG khusus.
Presiden berjanji akan memberikan bantuan berupa motor kepada para Tim Pendamping Keluarga (TPK) dan penyuluh yang telah mendistribusikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi ibu hamil, menyusui dan non-PAUD, untuk apresiasi dan bentuk dukungan atas kerja keras di lapangan.
Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Kemendukbangga/BKKBN) Wihaji mengatakan para penyuluh KB dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB), serta TPK berperan penting dalam memastikan MBG tersalurkan secara tepat sasaran dari rumah ke rumah.
"Bapak Presiden tadi menyampaikan akan memberikan bantuan motor kepada seluruh penyuluh di Indonesia untuk meringankan kerja dalam mendistribusikan MBG. Motor ini khusus para penyuluh KB dan PLKB," ujar Wihaji.
Baca juga:
Dapur MBG Wajib Miliki Ahli Gizi, Hindari Risiko
Wihaji menyampaikan, bantuan motor tersebut, kemungkinan akan berupa motor listrik untuk mempermudah mobilitas para penyuluh untuk mendistribusikan MBG.
Presiden juga meminta agar para penyuluh terus diperkuat kapasitasnya melalui edukasi dan sosialisasi program-program BKKBN, sebagai bagian dari upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Terkait dengan anggaran yang akan digunakan, Wihaji menyebut bahwa akan menyerahkan semua keputusan kepada Presiden.
"Saya tugasnya sebagai pembantu Beliau, nanti mendistribusikan kepada siapa dan biar kelihatan manfaatnya kepada rakyat Indonesia," jelasnya.
Bagikan
Alwan Ridha Ramdani
Berita Terkait
Agenda Prabowo Dalam Lawatan ke Inggris dan Swiss
Baru 1,1 Juta Mahasiswa Dapat Beasiswa, Presiden Prabowo Ingin Diperbanyak
Prabowo Tambah Anggaran Riset Rp 4 Triliun, Ini Peruntukannya
DPR Ingatkan Kebijakan Strategis Pangan Hingga Industri Pemerintah Tak Boleh Tereduksi Kepentingan Kelompok
Presiden Prabowo Wanti-Wanti Narasi Pesimisme terhadap Pemerintah
Prabowo Perintahkan Danantara Bersihkan Direksi BUMN, Rugi Tapi Minta Bonus
Prabowo: Proyek Hilirisasi Sebesar USD 6 Miliar Segera Dibangun di Indonesia
Momen Presiden Prabowo Subianto Resmikan Sekolah Rakyat Banjarbaru Kalimantan Selatan
Prabowo Sentil Praktik Mark Up Proyek, Pencurian di Siang Bolong
Akhirnya! Untuk Pertama Kali Prabowo Kunjungi IKN Sebagai Presiden