Penumpang Meninggal Dunia Usai Check In, Lion Air Minta Para Penumpang Jujur
Ilustrasi Lion Air. (Foto/MerahPutih/Rizky Fitrianto)
MerahPutih.com - Kejadian mengejutkan terjadi Terminal 1B Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta,Cengkareng (CGK), Sabtu (3/3). Seorang penumpang maskapai Lion Air Armiati Armis meninggal dunia setelah check-in.
Informasinya, Armiati dan keluarganya hendak terbang menuju ke andara Fatmawati Soekarno, Bengkulu (BKS) dengan pesawat nomor penerbangan JT 630.
Managing Director Lion Air Group Capt. Daniel Putut Kuncoro Adi menjelaskan, Armiati Armis menerima boarding pass nomor kursi 10F dengan jadwal penerbangan 15.30 WIB. Namun sekitar 15.50 WIB, salah satu keluarga Armiati melapor ke petugas.
"Mereka minta untuk melakukan perubahan jadwal keberangkatan (reschedule) pada tiket pesawat ke Customer Service 1B dengan petugas atas nama Siti Nurhanifah. Keterangan yang diberikan, bahwa seorang anggota keluarga yang akan ikut terbang dalam kondisi pingsan," kata Daniel seperti dikutip jpnn.
Petugas Lion Air yang bertugad di darat langsung melaporkan kepada petugas medis. Mereka lantas membawa Armiati Armis ke dalam ruangan, agar segera mendapatkan pertolongan pertama. Namun sayang, setelah dilakukan pemeriksaan, Armiati Armis dinyatakan meninggal dunia.
Menurut Daniel, sesuai standar layanan, ground crew Lion Air bersama dengan tim medis dan pihak berwenang, membawa dan mendampingi ke Kantor Kesehatan Pelabuhan Kelas 1 Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta (KKP). "Akan dilakukan proses penanganan lebih lanjut hingga jenazah Armiati Armis diterbangkan ke Bengkulu pada penerbangan berikutnya," jelasnya.
Menanggapi meninggalnya Armiati setelah check in, Daniel pun mengingatkan para penumpang untuk selalu jujur memberikan keterangan terkait kesehatan. Sebab, menurut kronologisnya, saat proses check-in untuk keberangkatan ke Bengkulu tidak ada pelanggan yang memberikan keterangan dalam keadaan sakit atau kondisi tertentu.
Berdasarkan prosedur layanan penerbangan, sambung dia, ground crew Lion Air selalu meminta informasi kepada setiap pelanggan yang akan bepergian ketika proses melaporkan diri di counter check-in.
"Lion Air Group juga menghimbau kepada seluruh pelanggan, untuk menginformasikan kepada petugas di darat apabila sedang hamil, sakit atau memiliki kondisi khusus yang dapat membahayakan diri sendiri dan mengganggu kenyamanan penumpang lain saat melakukan perjalanan. Apabila penumpang hamil, sedang sakit, memiliki riwayat sakit berat menular atau tidak menular, saat check-in harus menyampaikan keterangan rinci sesuai keadaan sebenarnya," ujar dia.(*)
Bagikan
Thomas Kukuh
Berita Terkait
Tersangka Penumpang Teriak Ada Bom di Pesawat Lion Air Pernah Dirawat di Rumah Sakit Jiwa
Penumpang Bertingkah dan Berteriak Ada Bom di Pesawat Lion Air, Ditangkap dan Dijadikan Tersangka
Detik-Detik Penumpang Lion Air Jakarta-Kualanamu Teriak ‘Bom’ hingga Bikin Ratusan Orang Pindah Pesawat
Ingat! Penerbangan Batik Air dan Citilink Pindah Bandara per 1 Agustus, Jangan Sampai Salah
Jalur Penerbangan Haji Lion Air ke Arab Saudi Dipastikan Tak Melintas Diatas Lokasi Konflik India dan Pakistan
Mulai 14 Desember 2024, Operasional Super Air Jet dan Lion Air di Bandara Soetta Pindah Terminal
Upah Pegawai Lion Air Selundupkan Narkoba di Bandara Soetta
Lion Air Muter-Muter di Langit Binjai, Ini Penyebabnya
Setelah Insiden Pintu Badan Boeing 737 Max 9 Jebol di AS, Pesawat Lion Air Sudah Bisa Terbang
Lion Air Klaim Pengalihan Penerbangan Bali-Solo ke Yogyakarta Alasan Keamanan