Penumpang KRL Capai 155.009.997, Jaringan PT KAI Makin Terhubung

Alwan Ridha RamdaniAlwan Ridha Ramdani - Sabtu, 25 April 2026
Penumpang KRL Capai 155.009.997, Jaringan PT KAI Makin Terhubung

KRL Jabodetabek.(foto: Merahputih.com/Kanu)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pertumbuhan pengguna Kereta Rel Listrik (KRL) Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi (Jabodetabek) naik setiap tahun mengalami lonjakan yang signifikan.

Tren ini terlihat dari volume pengguna di seluruh lintas KRL Jabodetabek. Di lintas Bogor, jumlah pengguna meningkat dari 102.054.022 pelanggan pada 2022 menjadi 133.040.885 pelanggan pada 2023, lalu 145.920.264 pelanggan pada 2024, dan mencapai 155.009.997 pelanggan pada 2025.

"Pada Januari hingga Maret 2026, jumlahnya telah mencapai 38.203.481 pelanggan," kata Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba, Jumat (24/4).

Di lintas Cikarang, jumlah pengguna tercatat 55.660.235 pelanggan pada 2022, meningkat menjadi 71.636.443 pelanggan pada 2023, kemudian 84.426.385 pelanggan pada 2024, dan mencapai 85.936.774 pelanggan pada 2025. Pada Triwulan I 2026, jumlah pengguna telah mencapai 21.717.664 pelanggan.

Baca juga:

Biaya Murah dan Efisien, Penumpang KRL ke Wilayah Penyangga Jabodetabek Tembus Lebih daripada 100 Juta per Tahun

Lintas Rangkasbitung juga menunjukkan pertumbuhan konsisten, dari 43.317.716 pelanggan pada 2022 menjadi 62.085.471 pelanggan pada 2023, lalu 69.999.362 pelanggan pada 2024, dan 77.552.716 pelanggan pada 2025. Pada Januari hingga Maret 2026, jumlahnya mencapai 20.197.205 pelanggan.

Di lintas Tangerang, jumlah pengguna meningkat dari 15.333.812 pelanggan pada 2022 menjadi 21.451.515 pelanggan pada 2023, lalu 24.430.279 pelanggan pada 2024, dan 27.280.453 pelanggan pada 2025. Pada Triwulan I 2026, jumlah pengguna tercatat 6.987.364 pelanggan.

Sementara itu, lintas Tanjung Priok juga menunjukkan tren peningkatan, dari 1.599.107 pelanggan pada 2022 menjadi 2.676.363 pelanggan pada 2023, kemudian 3.377.633 pelanggan pada 2024, dan 3.531.311 pelanggan pada 2025. Pada Januari hingga Maret 2026, jumlah pengguna mencapai 873.658 pelanggan.

Pertumbuhan di seluruh lintas tersebut mencerminkan perubahan yang terjadi secara bertahap dalam kehidupan masyarakat.

Waktu perjalanan yang lebih teratur membuat aktivitas harian dapat direncanakan dengan lebih baik. Waktu yang sebelumnya habis di perjalanan kini dapat dimanfaatkan untuk bekerja, belajar, atau beristirahat.

Dari sisi biaya, tarif yang terjangkau menjaga mobilitas tetap dapat diakses oleh berbagai lapisan masyarakat. Efisiensi ini memberi ruang bagi pengeluaran ke kebutuhan produktif lain seperti pendidikan, kesehatan, dan kebutuhan rumah tangga.

Perubahan pilihan moda juga berdampak pada kondisi jalan. Kepadatan lalu lintas berkurang, perjalanan menjadi lebih lancar, dan risiko kecelakaan dapat ditekan. Lingkungan ikut membaik karena berkurangnya polusi karena penggunaan kendaraan pribadi.

Di sekitar stasiun, aktivitas ekonomi tumbuh mengikuti pergerakan penumpang. Pedagang, layanan transportasi lanjutan, hingga hunian berkembang dalam ekosistem yang semakin aktif. Mobilitas yang terhubung mendorong pergerakan ekonomi masyarakat secara langsung.

KAI memandang, infrastruktur transportasi yang tepat dapat membentuk kebiasaan masyarakat dalam jangka panjang.

Ketika jaringan semakin terhubung, kapasitas meningkat, dan layanan semakin terintegrasi, peralihan ke transportasi publik akan terjadi secara alami dan berkelanjutan.

Penguatan sistem perkeretaapian perkotaan di berbagai kota di luar Jawa dan Sumatra menjadi langkah yang semakin relevan seiring meningkatnya kebutuhan mobilitas. Pengembangan jaringan dan kapasitas yang konsisten akan memperluas manfaat bagi masyarakat sekaligus mendorong pola hidup yang lebih efisien.

"Infrastruktur transportasi yang terus diperkuat menghadirkan layanan publik yang semakin andal. Dampaknya terasa dalam kehidupan masyarakat, perjalanan menjadi lebih efisien, waktu lebih terjaga, dan aktivitas dapat berjalan dengan lebih produktif," tutup Anne. (Asp).

#Penumpang KRL #PT KAI #Commuter Line
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
KAI Susun Strategi Net Zero Emission, Targetkan Emisi Nol Bersih pada 2060
PT KAI menyusun strategi Net Zero Emission untuk mendukung target NZE Indonesia 2060. Fokus utama meliputi elektrifikasi jalur rel hingga penghijauan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 12 Juni 2026
KAI Susun Strategi Net Zero Emission, Targetkan Emisi Nol Bersih pada 2060
Fun
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Kereta Panoramic mencatat lonjakan pelanggan lebih dari 62 persen berkat panorama alam jalur selatan Jawa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
Pelanggan Kereta Panoramic Melonjak 62 Persen, Wisata Berbasis Pengalaman Kian Diminati
Indonesia
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional
KAI mencatat pengangkutan lebih dari 1 juta ton BBM hingga Mei 2026. Peran kereta api dalam distribusi energi dinilai semakin penting untuk menjaga kelancaran pasokan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 11 Juni 2026
KAI Angkut 1,09 Juta Ton BBM hingga Mei 2026, Perkuat Distribusi Energi Nasional
Indonesia
92 Lokasi Operasional PT KAI Sudah Sudah Pakai Pembangkit Listrik Tenaga Surya
Saat ini, panel surya yang terpasang di berbagai stasiun, balai yasa, depo, dan fasilitas operasional lainnya telah menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari perusahaan.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Juni 2026
92 Lokasi Operasional PT KAI Sudah Sudah Pakai Pembangkit Listrik Tenaga Surya
Indonesia
KAI Angkut 21,56 Juta Ton Batu Bara hingga Mei 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional
PT KAI mencatat angkutan batu bara mencapai 21,56 juta ton selama Januari-Mei 2026. Pada Mei saja, volume distribusi menembus 4,93 juta ton.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juni 2026
KAI Angkut 21,56 Juta Ton Batu Bara hingga Mei 2026, Perkuat Rantai Pasok Nasional
Indonesia
DPR Dukung Rel Kereta Banda Aceh-Bandar Lampung, Minta KAI Jangan Abaikan Jalur Lama
DPR mendukung pembangunan jalur kereta api Banda Aceh-Bandar Lampung. KAI pun diminta tak mengabaikan jalur lama.
Soffi Amira - Minggu, 07 Juni 2026
DPR Dukung Rel Kereta Banda Aceh-Bandar Lampung, Minta KAI Jangan Abaikan Jalur Lama
Indonesia
Asik Nih! PT KAI Berikan Diskon 30 Persen Kereta Api Ekonomi Komersial
Masyarakat dapat memanfaatkan program tersebut dengan merencanakan perjalanan lebih awal sehingga memperoleh pilihan jadwal dan tujuan yang sesuai kebutuhan.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 05 Juni 2026
Asik Nih! PT KAI Berikan Diskon 30 Persen Kereta Api Ekonomi Komersial
Indonesia
KRL Relasi Cikarang-Duri Runtuh Akibat Kebakaran di Tanah Abang, Buruh Ibu Kota Terancam Telat Massal
Akibat gangguan ini, waktu tunggu penumpang menjadi lebih lama dari biasanya
Angga Yudha Pratama - Jumat, 05 Juni 2026
KRL Relasi Cikarang-Duri Runtuh Akibat Kebakaran di Tanah Abang, Buruh Ibu Kota Terancam Telat Massal
Indonesia
116 Perlintasan Kereta Berisiko Tinggi Sudah Ditutup, Sisa Tinggal 56 Titik Lagi
PT KAI menutup 116 dari 172 perlintasan sebidang berisiko tinggi. Data menunjukkan 1.074 kecelakaan terjadi sejak 2023, mayoritas di perlintasan tidak terjaga.
Wisnu Cipto - Rabu, 03 Juni 2026
116 Perlintasan Kereta Berisiko Tinggi Sudah Ditutup, Sisa Tinggal 56 Titik Lagi
Indonesia
KAI Layani 1,4 Juta Penumpang Saat Long Weekend Idul Adha 2026, Rute Jakarta-Yogyakarta Terfavorit
PT KAI melayani 1.405.963 pelanggan selama libur panjang Idul Adha dan Hari Lahir Pancasila 2026. Relasi Gambir-Yogyakarta menjadi rute paling favorit penumpang.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 03 Juni 2026
KAI Layani 1,4 Juta Penumpang Saat Long Weekend Idul Adha 2026, Rute Jakarta-Yogyakarta Terfavorit
Bagikan