MerahPutih.com - KPU telah mengidentifikasikan penonton yang menertawakan Capres Nomor Urut 02 Prabowo Subianto ketika sedang memberikan pemaparan dalam debat Pilpres Sabtu malam lalu. Tak hanya suporter kubu Jokowi-Ma'ruf Amin, tetapi juga dari kubu 02 teridentifikasi melakukan perbuatan tidak patut dan telah akan diberikan sanksi.
"Kita sudah mengidentifikasi nama-nama yang tidak tertib itu ternyata juga bukan elit partai, bukan pengurus harian partai kita sudah rekomendasikan kepada TKN dan BPN nama itu kita meminta agar untuk debat ke-5 orang-orang itu tidak diundang," kata Komisioner KPU Wahyu Setiawan, di Jakarta, kemarin.
Menurut Wahyu, sanksi ini diberlakukan agar debat terakhir nanti bisa berjalan lebih tertib. Namun, KPU enggan membongkar nama-nama orang yang bakal dikenai sanksi tidak boleh menghadiri debat Pilpres kelima nanti.
"Penonton yang datang ke arena debat itu ternyata bertindak tidak tertib dan sampai mengganggu jalannya debat, maka pada hakekatnya penonton tersebut adalah merugikan kepentingan seluruh masyarakat Indonesia yang menonton debat melalui jaringan internet dan televisi di rumah masing-masing," tutur dia.
Wahyu memastikan jika nanti masih ada suporter debat kelima yang melakukan aksi tidak patut atau menertawakan pemaparan para kandidat akan langsung diusir keluar area debat. "Itu sudah komitmen rapat kita dan KPU, Bawaslu akan bersikap tegas," tutup Komisioner KPU itu.
Untuk diketahui, Prabowo saat debat menanggapi pernyataan Jokowi lalu sempat ditertawakan sejumlah penonton. Ketika itu Prabowo mengkritik Jokowi mengenai teknologi pertahanan.
"Saya bukan menyalahkan, saya berpendapat. Kekuatan pertahanan kita masih rapuh. Salah siapa? Salah nggak tahu saya," ucap Prabowo, yang kemudian terpotong karena terdengar suara tertawa dari hadirin.
Prabowo pun langsung gusar dengan menghardik, "Jangan ketawa! Kenapa kalian ketawa? Pertahanan Indonesia rapuh kalian ketawa! Lucu ya? Kok lucu?" (Knu)