PT KAI Daop 3 Cirebon menyatakan bahwa penjualan tiket Lebaran di wilayah Daop 3 Cirebon baru 2 persen.
"Untuk penjualan paling tinggi di Daop 3 baru sekitar 2 persen saja," kata Manajer Humas Daop 3 Cirebon Krisbiyantoro di Cirebon, Jumat (24/3).
Dikatakannya, untuk Kereta Api Argo Jati masih belum laku sama sekali sejak pembukaan loket tiket arus mudik Lebaran. Krakteristik pengguna jasa kereta jarak menengah, seperti halnya di Daop 3 Cirebon, biasanya baru ramai pada untuk H-3 Lebaran.
Hal itu dikarenakan kebanyakan libur untuk perkantoran menjelang tiga hari sebelum Lebaran, jadi dapat dipastikan pada hari itu akan terjual.
"Kalau H-9 sampai H-5 masih banyak yang belum terjual dan bahkan ada satu kereta sama sekali belum ada peminat," tuturnya.
Sementara itu, lanjutnya, kereta jarak jauh terutama yang ekonomi tujuan Jakarta-Surabaya tercatat pada H-9 sudah banyak yang habis.
"Seperti KA Mataremaja, Gaya Baru malam dan kereta ekonomi lainnya, kebanyakan sudah habis," ujarnyaenya.
Penjualan tiket dilayani di channel internal yaitu situs tiket.kereta-api.co.id, contact center 121, aplikasi KAI access, loket stasiun, maupun channel eksternal melalui agen, loket multibiller, dan minimarket yang telah bekerja sama dengan perusahaan.
"Termasuk penjualan pada situs dan aplikasi smartphone yang dikelola mitra," tambahnya.
Berita ini merupakan laporan dari Mauritz, kontributor merahputih.com untuk wilayah Cirebon dan sekitarnya. Baca juga berita terkait Cirebon di: PT KAI : Suket Bisa Digunakan Untuk Membeli Tiket Kereta