Game

Penjualan Switch Melemah, Laba Nintendo Turun

Andrew FrancoisAndrew Francois - Rabu, 10 Mei 2023
Penjualan Switch Melemah, Laba Nintendo Turun

Pendapatan dari perangkat lunak juga menurun. (Foto: Unsplash/Alvaro Reyes)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

NINTENDO mengumumkan pada Selasa (9/5), laba mereka untuk tahun yang berakhir pada Maret lalu turun 9,4 persen dari periode sebelumnya. Laba mereka kini menjadi USD 3,2 miliar atau setara Rp 4,7 triliun. Ini merupakan tahun kedua berturut-turut pendapatan Nintendo menurun.

Penurunan disinyalir tersebab melemahnya penjualan konsol gim andalan mereka Switch. Laba operasi turun 14,9 persen menjadi 504,38 yen (Rp 55 triliun) dengan penjualan 1,60 triliun yen, turun 5,5 persen, seperti diungkapkan laman ANTARA, mengutip Kyodo, Rabu (9/5).

Perusahaan gim raksasa Jepang itu menjual 17,97 juta unit konsol Switch pada tahun fiskal lalu, turun 22,1 persen dari 23,06 juta unit pada tahun sebelumnya. Pembatasan produksi akibat kekurangan chip dan permintaan yang lebih lemah selama musim belanja akhir tahun juga turut menjadi penyebab.

Baca juga:

Mungkinkah Generasi Terbaru Nintendo Switch Rilis di 2024?

Nintendo akan merilis penerus Switch. (Foto: Unsplash/Alexandr Sadkov)

Penjualan perangkat lunak Switch mengalami penurunan yang lebih kecil sebesar 9 persen menjadi 213,96 juta unit berkat permintaan yang kuat untuk beberapa judul populer, seperti Splatoon 3 dan seri gim Pokemon.

Hasil yang kurang memuaskan itu datang setelah Nintendo mencatat rekor laba bersih sebesar 480,38 miliar yen (Rp 52,4 triliun) untuk tahun fiskal 2020. Rekor tercapai karena pembatasan aktivitas selama pandemi virus Covid-19 yang mendorong penjualan gim di seluruh dunia. Permintaan untuk gim kembali normal seiring relaksasi pembatasan Covid-19.

"Nintendo sedang meneliti dan mengembangkan konsol pengganti Switch," kata Presiden Shuntaro Furukawa.

Perusahaan itu juga berupaya meningkatkan penjualan dalam bisnis lain, seperti film, dan meningkatkan toko resmi yang menjual gim dan barang karakter. Contoh terbaru adalah The Super Mario Bros. Movie.

Baca juga:

Bukan Switch OLED, Konsol Next-Gen Nintendo akan Rilis di 2022

Nintendo memprediksi penurunan masih akan berlanjut. (Foto: Unsplash/Maxim Hopman)

Film itu didasarkan pada karakter gim populer yang tayang perdana lebih dari sebulan lalu dan kini telah menjadi blockbuster. Furukawa berharap keberhasilan film itu akan berdampak positif pada bisnis utama perusahaan.

"Saya berharap orang-orang yang menonton film tertarik dengan gim juga," terangnya.

Untuk tahun fiskal saat ini yang berakhir Maret tahun depan, perusahaan memperkirakan laba bersihnya turun 21,4 persen menjadi 340 miliar yen (Rp 37,1 triliun) dan penjualan turun 9,5 persen menjadi 1,45 triliun yen (Rp 158,2 triliun) karena mengantisipasi penurunan lebih lanjut dalam penjualan Switch.

Perusahaan mengatakan, penjualan konsol tersebut akan turun 16,5 persen menjadi 15 juta unit pada tahun fiskal 2023 dengan penjualan perangkat lunaknya juga diperkirakan akan merosot 15,9 persen menjadi 180 juta unit. (waf)

Baca juga:

Begini Cara Menambahkan Teman di Nintendo Switch

#Nintendo #Bisnis #Nintendo Switch
Bagikan
Ditulis Oleh

Andrew Francois

I write everything about cars, bikes, MotoGP, Formula 1, tech, games, and lifestyle.

Berita Terkait

Dunia
Bos Baru Apple John Ternus Diharap Bawa Perbedaan, Mengubah Arah ke Pengembangan iPhone
Penunjukan Ternus menjadi sinyal bahwa Apple mencari diferensiasi dalam produknya.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
 Bos Baru Apple John Ternus Diharap Bawa Perbedaan, Mengubah Arah ke Pengembangan iPhone
Dunia
Apple Tunjuk Bos Anyar, John Ternus Siap Bawa Era Baru
Apple menunjuk John Ternus sebagai chief executive officer (CEO) baru untuk menggantikan Tim Cook yang mengundurkan diri setelah 15 tahun memimpin raksasa teknologi tersebut.
Dwi Astarini - Selasa, 21 April 2026
  Apple Tunjuk Bos Anyar, John Ternus Siap Bawa Era Baru
Indonesia
Syahmudrian Lubis Jadi Dirut Baru Ancol
Perubahan direksi ini berdasarkan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Pembangunan Jaya Ancol Tbk.
Dwi Astarini - Rabu, 15 April 2026
Syahmudrian Lubis Jadi Dirut Baru Ancol
Indonesia
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Sederhanakan Birokrasi di Dunia Usaha
Pemerintah DKI Jakarta akan membuka ruang seluas-luasnya bagi pelaku usaha untuk berkembang.
Dwi Astarini - Senin, 09 Maret 2026
Geliatkan Ekonomi Jakarta, Gubernur Pramono Sederhanakan Birokrasi di Dunia Usaha
Tekno
Harga Nintendo Switch 2 Terancam Naik pada 2026, Krisis DRAM Jadi Pemicunya
Harga Nintendo Switch 2 diperkirakan bakal naik pada 2026. Hal itu disebabkan oleh DRAM yang sedang diperebutkan dalam senjata AI.
Soffi Amira - Rabu, 25 Februari 2026
Harga Nintendo Switch 2 Terancam Naik pada 2026, Krisis DRAM Jadi Pemicunya
Olahraga
Jelang Tinggalkan Manchester United, Marcus Rashford Tarik Rp 193 Miliar dari Bisnisnya
Marcus Rashford menarik Rp 193 miliar dari bisnisnya, menjelang ia meninggalkan Manchester United.
Soffi Amira - Jumat, 20 Februari 2026
Jelang Tinggalkan Manchester United, Marcus Rashford Tarik Rp 193 Miliar dari Bisnisnya
Indonesia
Balai Latihan Kerja Bakal Jadi Tempat Inkubator Bisnis
Transformasi BLK ditujukan agar manfaat pelatihan lebih terasa bagi publik dimana keterampilan yang dipelajari lebih relevan dengan kebutuhan dunia kerja
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 01 Februari 2026
Balai Latihan Kerja Bakal Jadi Tempat Inkubator Bisnis
Fun
Brosur hingga Billboard: Alasan Promosi Offline Masih Efektif Menjangkau Konsumen
Promosi offline tetap relevan di era digital. Kenali jenis media promosi offline, manfaat, dan strategi efektif untuk bisnis dan event.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 13 Januari 2026
Brosur hingga Billboard: Alasan Promosi Offline Masih Efektif Menjangkau Konsumen
Lifestyle
'Summarecon Discovery', Pengalaman Visual Perjalanan 50 Tahun Bisnis Properti
Summarecon Discovery menampilkan perjalanan lima dekade perusahaan properti Indonesia ini.
Dwi Astarini - Jumat, 28 November 2025
'Summarecon Discovery', Pengalaman Visual Perjalanan 50 Tahun Bisnis Properti
Indonesia
Sosok Hans Patuwo yang Jebolan Universitas dan Perusahaan Ternama di AS, Calon ‘Orang Nomor Satu’ di GoTo
Pengangkatan akan diajukan dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) yang dijadwalkan pada 17 Desember 2025.
Dwi Astarini - Senin, 24 November 2025
Sosok Hans Patuwo yang Jebolan Universitas dan Perusahaan Ternama di AS, Calon ‘Orang Nomor Satu’ di GoTo
Bagikan