Penjualan Masker di Kepri Meningkat 500 persen

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Senin, 03 Februari 2020
Penjualan Masker di Kepri Meningkat 500 persen

Melindungi diri sendiri dengan menggunakan masker. (Foto: Vermont Public Radio)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Tingkat penjualan masker di Apotek Kimia Farma Jalan Bintan, Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), meningkat 500 persen setelah merebaknya Virus Corona asal Wuhan, China, di sejumlah negara.

Dalam sepekan terakhir apotek tersebut bisa menjual 20 hingga 50 kotak masker per hari, padahal sebelum marak kasus wabah corona, maksimal yang terjual hanya satu kotak per hari.

Baca juga:

Sedang Mewabah di Tiongkok dan Taiwan, Apa itu Virus Corona?

"Untuk satu kotak masker isinya 50 lembar, kalau misalnya laku 50 kotak, berarti ada 2.500 lembar yang terjual setiap harinya," kata Apoteker Apotek Kimia Farma Jalan Bintan, Zulia Farisanti dikutip Antara, Minggu (2/2) .

Zulia menyebut harga masker per kotak sebesar Rp40 ribu, sementara per lembar sebesar Rp900.

Pembeli masker berasal dari berbagai kalangan, mulai dari masyarakat awam, instansi pemerintahan hingga aparat penegak hukum, seperti TNI dan Polri.

"Ada yang beli buat pakai sendiri dan keluarga, ada pula untuk dibagi-bagikan kepada khalayak umum, seperti di jalan raya, pelabuhan, hingga bandara," beber dia.

Tak Sembarang Masker Bisa Cegah Penularan Virus Corona!
Masker bedah dianggap mampu mecegah penularan virus corona. (Foto: Unsplash/Tore F)

Salah seorang pembeli, Andri, mengaku membeli masker buat mengantisipasi penyebaran Virus Corona di tengah-tengah masyarakat.

"Meskipun di Tanjungpinang belum terinfeksi Corona, kita tetap perlu waspada, salah satunya melindungi diri dengan memakai masker," tutur Andri.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kepri Tjetjep Yudiana menyebut tingginya permintaan masker di Tanjungpinang dalam sepekan terkahir ini disebabkan warga sangat khawatir tertular Virus Corona.

Namun, Tjetjep mengimbau masyarakat tak perlu panik berlebihan, karena sampai saat ini virus mematikan itu tidak terdeteksi di Kepri, khususnya Tanjungpinang.

Baca juga:

Masker N95 vs Surgical Mask, Mana Lebih Efektif Cegah Penularan Virus Corona?

Dinas Kesehatan dan pihak terkait, kata dia, sudah siap dengan peralatan dan tenaga medis yang memadai guna menangani jika ditemukan adanya "suspect" Virus Corona tersebut.

"Percaya saja pada pihak kesehatan, yang penting warga tetap jaga kesehatan dengan rutin mencuci tangan menggunakan sabun, termasuk mengenakan masker kalau keluar rumah," tutur Tjetjep. (*)

#Masker #Virus Corona #Pasien Corona #Penyakit Corona
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Angga Yudha Pratama

Seorang jurnalis profesional, reporter senior, editor berita, dan asisten redaktur yang telah berkarya di industri media online nasional selama lebih dari satu dekade. Selalu mengedepankan akurasi, objektivitas, dan kualitas informasi dalam setiap karyanya berbekal dari pengalaman langsung bertahun-tahun melakukan peliputan di lapangan, penulisan berita, penyuntingan artikel, hingga pengelolaan konten digital. Keahlian tersebut membuat pemahaman secara menyeluruh proses produksi konten digital modern, mulai dari pencarian data, wawancara narasumber, verifikasi fakta, penulisan artikel, optimasi SEO, editing naskah, hingga publikasi berita sesuai kode etik jurnalistik. Lebih spesifik, pemahaman mengenai strategi optimasi SEO dan Digital Content untuk mesin pencari juga menjadi fokus saat ini di tengah disrupsi media. Keahlian itu meliputi SEO writing, content writing, copywriting, keyword research, semantic SEO, search intent, on page SEO, optimasi, artikel google, struktur heading SEO, evergreen content, optimasi readability, meta description hingga internal linking.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Penggelembungan Harga Masker di Tengah Bencana
Praktik tersebut dinilai merugikan masyarakat yang membutuhkan masker untuk melindungi kesehatan.
Dwi Astarini - Rabu, 09 September 2026
DPR Minta Pemerintah Tindak Tegas Pelaku Penggelembungan Harga Masker di Tengah Bencana
Indonesia
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Pelaku usaha yang terbukti menimbun atau membatasi pasokan hingga menyebabkan kelangkaan dan kenaikan harga tidak wajar dapat dikenai sanksi sesuai tingkat pelanggaran.
Dwi Astarini - Selasa, 08 September 2026
Kemenkes Ancam Pidanakan Penimbun Masker di Tengah Erupsi Anak Krakatau
Indonesia
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau mengancam kelompok rentan. Pramono Anung meminta pedagang tak memainkan harga masker.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 08 September 2026
Abu Vulkanik Gunung Anak Krakatau Mengancam Kelompok Rentan, Pramono Minta Harga Masker Tak Dipermainkan
Indonesia
Harga Masker N95 Naik di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Tembus Rp 25 Ribu per Lembar
Harga masker mengalami kenaikan imbas abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. Masyarakat pun mulai mengeluhkan sulitnya mendapat masker.
Soffi Amira - Senin, 07 September 2026
Harga Masker N95 Naik di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Tembus Rp 25 Ribu per Lembar
Berita Foto
Satpol PP Bagikan Masker Gratis bagi Pejalan Kaki Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Petugas Satpol PP memberikan masker gratis kepada pejalan kaki saat beraktivitas di trotoar kawasan Jalan Sudirman-Thamrin, Senayan, Jakarta, Senin (7/9/2026)
Didik Setiawan - Senin, 07 September 2026
Satpol PP Bagikan Masker Gratis bagi Pejalan Kaki Cegah Dampak Abu Vulkanik Krakatau
Indonesia
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
. Di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah, misalnya, ISPU sempat mencapai angka 1.919 pada 2 September 2026 atau masuk kategori berbahaya.
Dwi Astarini - Jumat, 04 September 2026
Asap Karhutla Mengepul, ini nih Pilihan Masker yang Direkomendasikan untuk Melindungi Pernapasan
Lifestyle
Tidur dengan Masker Menempel di Wajah tak Membuat Kulit Lebih Sehat Malah Merugikan, Pantang Dilakukan Nih
Malah bikin kulit jadi kering loh.
Dwi Astarini - Kamis, 13 Maret 2025
Tidur dengan Masker Menempel di Wajah tak Membuat Kulit Lebih Sehat Malah Merugikan, Pantang Dilakukan Nih
Dunia
Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Virus baru ini berasal dari subgenus merbecovirus, yang juga termasuk virus penyebab Middle East Respiratory Syndrome (MERS).
Dwi Astarini - Jumat, 21 Februari 2025
 Ilmuwan China Temukan Virus Corona Kelelawar Baru yang Sama dengan COVID-19, Disebut Dapat Menular ke Manusia Lewat
Bagikan