Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Penjualan Album K-Pop Meningkat 37 Persen di 2021

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Jumat, 14 Januari 2022
Penjualan Album K-Pop Meningkat 37 Persen di 2021

Penjualan Album K-Pop meningkat di 2021 (Foto: soompi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

SEPANJANG 2021, penjualan album K-Pop mengalami peningkatan signifikan. Hal itu diumumkan pelacak tangga lagu Korea Gaon Chart, yang merilis laporan akhir tahun 2021.

Pada laporan tersebut, diugkap bahwa penjualan album K-Pop mengalami kenaikan sebesar 36,9 persen apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Baca Juga:

Hanin Dhiya Rilis Tiga Lagu Baru Bersama Ahmad Dhani

Seperti dikutip Yonhap, data Gaon Chart pun menunjukkan, dari 400 album teratas Kroea Selatan, telah terjual 57 juta kopi di dalam dan luar negeri di sepanjang 2021. Sementara itu, pada 2020, album yang terjual hanya mencapai 41,7 juta kopi.

BTS merupakan salah satu grup yang meraih penjualan album terbanyak di 2021 (Foto: instagram @bts.bighitofficial)

Berdasarkan data Gaon Chart, yang memimpin pasar album K-Pop dengan penjualan terbanyak yakni agensi Hybe dan SM Entertainment.

Hybe, agensi yang menaungi grup vokal pria seperti BTS dan Seventeen, menyumbang 33,5 persen dari total penjualan 100 album teratas pada tangga lagu tahunan Gaon. Sementara itu, gabungan penjualan 26 album artis Hybe mencapai 15,23 juta kopi.

Single berbahasa Inggris yang dirilis BTS pada Mei, Butter, menduduki posisi teratas dengan sekitar 3 juta kopi. Sementara itu, artis Hybe lainnya, seperti Seventeen, Tomorrow X Together, dan Enhypen, juga meraih penjualan yang cukup baik.

Baca Juga:

Eksplorasi Talenta Amanda Manopo di Lagu 'Rahasia Tuhan'

Di lain hal, SM Entertainment mencatat penjualan gabungan sebanyak 17,6 juta kopi Jumlah itu dua kali lipat dari 2020. Agensi tersebut menaungi sejumlah grup papan atas, seperti NCT, EXO, dan Aespa.

Sejumlah artis dari SM Entertainment juga sukses menjual cukup banyak album di 2021 (Foto: instagram @exo)

Seorang sumber mengatakan kepada Yonhap bahwa kondisi pandemi COVID-19 yang terjadi sejak 2020 memicu para penggemar membeli album idola, lantaran kecewa akibat tidak bisa menonton pertunjukan secara langsung.

"Penjualan album fisik mungkin sedikit melambat jika konser kembali normal lagi. Namun, tren kenaikan mungkin akan berlanjut dalam jangka menengah hingga panjang," ujar peneliti senior di Gaon Chart, Kim Jin-woo.

Di lain sisi, penjualan musik digital mengalami kelesuan. Hal itu terlihat dari penjualan gabungan 400 lagu teratas yang turun sebanyak 10,3 persen pada 2021 jika dibanding dengan tahun sebelumnya. (Ryn)

Baca Juga:

Nyanyikan Lagu Orang Lain, Amanda Caesa Mencoba Keluar dari Zona Nyaman

#Musik #K-Pop #BTS #EXO #NCT
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

ShowBiz
Lagu 'Tunnel' Liz IVE Langsung Menghidupkan Emosi di Episode Perdana 'Spooky in Love'
Liz IVE menyanyikan OST drama Korea 'Spooky in Love' berjudul 'Tunnel'. Lagu ini menghadirkan nuansa emosional tentang kecemasan, kesepian, dan harapan.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Lagu 'Tunnel' Liz IVE Langsung Menghidupkan Emosi di Episode Perdana 'Spooky in Love'
ShowBiz
Rayakan Ulang Tahun ke-30, Wonwoo SEVENTEEN Hadirkan Lagu Baru 'Spring, Summer, Fall, Winter'
Wonwoo SEVENTEEN merayakan ulang tahunnya yang ke-30 dengan merilis lagu baru 'Spring, Summer, Fall, Winter'.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Rayakan Ulang Tahun ke-30, Wonwoo SEVENTEEN Hadirkan Lagu Baru 'Spring, Summer, Fall, Winter'
ShowBiz
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
Liriknya mengisahkan tentang mimpi, harapan, persatuan, dan perjuangan untuk menjadi yang terbaik, selaras dengan semangat yang mewarnai ajang Piala Dunia.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'Un'estate Italiana', Lagu Tema FIFA World Cup 1990
ShowBiz
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
Lebih dari 20 tahun tersimpan sebagai rekaman legendaris, penampilan bersejarah Discus di ProgSol Festival Swiss akhirnya resmi dirilis dalam format CD.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Setelah 20 Tahun, Discus Resmi Merilis 'Live in Switzerland 2005' dalam Format CD
ShowBiz
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
Lagu yang dirilis pada 1998 sebagai bagian dari album Vuelve ini memadukan unsur Latin pop, samba, dan musik dansa dengan irama yang penuh energi.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Lirik 'La Copa de la Vida' dari Ricky Martin, Lagu Tema Piala Dunia yang tak Lekang Waktu
ShowBiz
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
for Revenge resmi dipercaya membawakan lagu original versi Indonesia untuk film Spider-Man: Brand New Day.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 23 Juli 2026
Resmi! for Revenge Jadi Pengisi Lagu Original Film 'Spider-Man: Brand New Day'
ShowBiz
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
The Odyssey hanya menghadirkan satu lagu sebagai soundtrack utama, yakni When I'm Home (2026).
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Makna Lagu 'When I'm Home', Soundtrack Emosional 'The Odyssey'
ShowBiz
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
EP yang diproduksi secara independen ini menghadirkan lima lagu yang disusun sebagai sebuah narasi utuh.
Dwi Astarini - Kamis, 23 Juli 2026
Dream Catcher! Tuangkan Kisah Romansa Remaja dalam EP Debut Self Titled
ShowBiz
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
Dirilis sejak 1979, 'Mayonaka no Door~stay with me' Miki Matsubara kembali mencetak sejarah. Lagu City Pop Jepang ini kini telah melampaui 500 juta streaming Spotify.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Miki Matsubara Cetak Sejarah, 'Mayonaka no Door~stay with me' Tembus 500 Juta Streaming
ShowBiz
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Supple membuka fase baru lewat album Nothing Can Explain. Delapan lagu dalam rilisan ini membawa pendengar menyusuri penyangkalan, obsesi, tekanan sosial, hingga survivor's guilt.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 22 Juli 2026
Supple Rilis Album 'Nothing Can Explain', Hadirkan Eksplorasi Musik yang Lebih Matang
Bagikan