Penjelasan Gerindra Terkait Timses Anies-Sandi Jadi Komisaris MRT Jakarta
Ketua DPD Gerindra DKI M Taufik (Foto: MP/Asropih)
MerahPutih.com - PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta mengangkat tim sukses Anies-Sandi pada kampanye Pilgub DKI Jakarta 2017 lalu, Adnan Pandu Praja menjadi anggota dewan Komisaris PT MRT Jakarta.
Pengangkatan tersebut dilakukan setelah terbit keputusan para pemegang saham di luar rapat umum pemegang saham PT MRT Jakarta per tanggal 31 Mei 2019.
Menurut Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta, M. Taufik penunjukan Adnan sebagai Komisaris MRT bukan kedekatan dengan Gubernur Anies namun karena profesionalisme.
BACA JUGA: Eks Bos KPK dan Kepala Basarnas Gawangi MRT Jakarta
Apalagi rekam jejak Adnan sebagau mantan Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Kata dia sosok seperti Adnan saat ini dibutuhkan di MRT.
"Saya kira karena berdasarkan profesionalismenya. Kalau sekelas Adnan Pandu untuk mengontrol jalannya perusahaan yang modalnya besar saya kira layak," ujar Taufik di DPRD DKI, Jakarta Pusat, Rabu (12/6).
Wakil Ketua DPRD DKI ini juga menilai bahwa Adnan diperlukan di PT MRT Jakarta untuk mengawasi anggaran yang harus dikelola secara ketat.
"Kenapa ditaruh di situ mungkin punya kepentingan karena MRT kan sesuatu yang besar juga. Yang menggunakan uang besar juga. Jangan lupa itu uang pinjaman, MRT mesti kembalikan. Sehingga perlu ada orang yang mengontrol secara ketat," tutur dia.
BACA JUGA: Cerita Bahagia Guru Honorer Ikut Mudik Gratis Pemprov DKI
Tak hanya Adnan, Mantan Kepala Basarnas Muhammad Syaugi juga diangkat sebagai komisaris utama Perseroan menggantikan Rukijo.
"Mengangkat Muhammad Syaugi sebagai Komisaris Utama Perseroan dengan masa jabatan sesuai dengan anggaran dasar Perseroan," ujar Corporate Secretary PT Mass Rapid Transit (MRT) Jakarta Muhamad Kamaludin melalui keterangan tertulisnya Rabu (12/6).
Adapun susunan direksi dan komisaris PT MRT Jakarta yakni:
Dewan Komisaris
Komisaris Utama: Muhammad Syaugi
Komisaris: Rukijo
Komisaris: Adnan Pandu Praja
Komisaris: Muhtasor
Komisaris: Zulfikri (ex Officio Direktur Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan RI)
Direksi
Direktur Utama: William P. Sabandar
Direktur Konstruksi: Silvia Halim
Direktur Operasi & Pemeliharaan: Muhammad Effendi
Direktur Keuangan & Administrasi: Tuhiyat
Direktur Pengembangan & Dukungan Bisnis: Ghamal Peris. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Dishub Atur Lalu Lintas Imbas Pengecoran MRT Fase 2 di Kawasan Thamrin
Cincin Donat MRT Jakarta Hubungkan 4 Gedung Sultan di Dukuh Atas Mulai 2026
Pembangunan MRT Fase 2 Berlanjut, Penumpang Ditargetkan Tembus 50 Juta
Ada Stasiun MRT, Kawasan Harmoni Diproyeksikan Jadi Pusat Transit Oriented Development
Pramono Anung Targetkan Stasiun Harmoni Sebagai Pusat Nongkrong Baru Warga Jakarta Tahun 2029
MRT Jakarta Bakal Tambah Jadwal dan Layanan Demi Kejar 50 Juta Penumpang Tahun Ini
Simak Nih! Ini Rekayasa Lalu Lintas Fase 2A MRT Jakarta Segmen Glodok-Kota, Dimulai Besok
Gubernur Pramono Dorong Percepatan MRT Jakarta hingga Kota Tua, Ditargetkan Beroperasi 2029
Rekayasa Lalu Lintas MRT Fase 2A Harmoni-Mangga Besar Dimulai, Cek Rute Terbarunya
Tarif MRT Jakarta Rp1 Berhasil Tarik 326.372 Pelanggan Saat Malam Tahun Baru, Blok M Hub Jadi Magnet Utama