Pengamat Sebut Anies-Ahok Tak Bisa Bersatu Jika Keduanya Enggan Terbuka

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 11 Mei 2024
Pengamat Sebut Anies-Ahok Tak Bisa Bersatu Jika Keduanya Enggan Terbuka

Pengamat politik Jerry Massie (Dok Pribadi)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menjelang Pilkada 2024, muncul wacana duet Anies Baswedan dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) di Pemilihan Gubernur (Pilgub) Jakarta 2024. Wacana ini dianggap menarik karena keduanya dikenal ‘berseberangan’ dan bekas rival di Pilkada 2017 silam.

Sebab, jika duet ini sampai terwujud, rasanya sangat sulit mengalahkan keduanya karena masing-masing punya basis massa yang besar.

Pengamat politik Jerry Massie menilai, duet itu bisa terjadi kalau mereka mengubur persaingan masa lalu keduanya.

Baca juga:

Dianggap Wacana Berani, Penyatuan Anies-Ahok Bisa Hapus Politisasi Agama

“Menarik ditunggu publik unsur perdamaian," kata Direktur Eksekutif Political and Public Policy Studies ini kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (11/5).

Jerry menuturkan, kedua mantan Gubernur DKI Jakarta itu perlu melupakan sentimen dan sentilan tajam.

“Apalagi perang suporter dan antar relawan cukup tajam waktu itu," papar dia.

Sebaliknya, kata Jerry, wacana tersebut bisa kandas bila Anies dan Ahok enggan melupakan masa lalu. Butuh kerendahan hati dan kerelaan kedua sosok itu guna mewujudkan duet di Pilgub Jakarta 2024.

"Kalau keduanya tidak mau terbuka dan tidak sehati, akan tidak jalan dan banyak kendala," ujar dia.

Jerry mengatakan Anies dan Ahok harus meyakinkan masing-masing pendukungnya yang dikenal juga berbeda pemikiran politik.

Baca juga:

Anies Berpeluang Jadi Cagub DKI, PDIP: Tinggal Mendaftar

Jerry menyebut faktor berikutnya ialah partai politik. Partai Keadilan Sejahtera (PKS) diyakini bakal kembali mengusung Anies. Sementara, Ahok jadi kader PDIP yang dikenal berseberangan dengan PKS dan Anies.

Kontestasi bakal menarik bila kedua partai menemukan kata sepakat. "Dari pemerintahan ke pemerintahan mereka tidak pernah bergabung karena berseberangan," jelas dia.

#Basuki Tjahaja Purnama #Anies Baswedan
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Jika negara hadir memanfaatkan alat kuasa lewat sekolah sebagai pencetak tenaga kerja, hal yang muncul ialah Indonesia hanya sebagai negara pengguna, alih-alih menghasilkan inovasi lewat lulusannya.
Dwi Astarini - Rabu, 29 April 2026
Wacana Kemendikti Saintek Hapus Prodi di Universitas, Anies Baswedan: Harusnya Menjembatani, bukan Menggantikan
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Konten yang beredar merupakan hasil rekayasa AI, probabilitas atau kemungkinannya mencapai 99,1 persen.
Dwi Astarini - Sabtu, 18 April 2026
[HOAKS atau FAKTA] : Anies Bagikan Kuota Haji Gratis untuk Umat, Bisa Ganti dengan Uang Tunai jika Tak Mau
Indonesia
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Tiga anggota intel kodim itu mengaku sebelumnya menghadiri rapat pemantauan wilayah dan hendak makan siang di Soto Mbok Giyem. .
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Intel Kodim Kepergok Anies Ikut Makan di Soto Mbok Giyem, TNI Klarifikasi Murni Spontan
Indonesia
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Kodam IV/Diponegoro Jawa Tengah membenarkan tiga pria TNI yang berfoto bersama Anies Baswedan merupakan anggota intel Kodim Karanganyar.
Wisnu Cipto - Kamis, 05 Februari 2026
Kodam Diponegoro Akui 3 Pria Diajak Foto Bareng Anies Baswedan Intel Kodim
Indonesia
Pengamat Nilai Kesaksian Ahok Bongkar Borok Tata Kelola Pertamina 2013-2024, Kejaksaan Harus Tindaklanjuti
Sejauh ini, tim penyidik Jampidsus Kejagung menetapkan 18 tersangka yang berasal dari jajaran petinggi BUMN, perusahaan rekanan, hingga pengusaha swasta kenamaan
Angga Yudha Pratama - Minggu, 01 Februari 2026
Pengamat Nilai Kesaksian Ahok Bongkar Borok Tata Kelola Pertamina 2013-2024, Kejaksaan Harus Tindaklanjuti
Indonesia
Ahok 'Nyanyi' di Sidang Tipikor Dugaan Korupsi Pertamina, Sebut Laporan BPK dan BPKP Bersih dari Penyimpangan
Dalam kesempatan tersebut, Ahok juga merespons dakwaan jaksa penuntut umum (JPU) yang menyebut adanya kerugian negara fantastis mencapai Rp285 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
Ahok 'Nyanyi' di Sidang Tipikor Dugaan Korupsi Pertamina, Sebut Laporan BPK dan BPKP Bersih dari Penyimpangan
Indonesia
Candaan Ahok Pecahkan Suasana Sidang Korupsi Pertamina yang Tegang
Negara diperkirakan menanggung kerugian total mencapai Rp285,18 triliun
Angga Yudha Pratama - Selasa, 27 Januari 2026
Candaan Ahok Pecahkan Suasana Sidang Korupsi Pertamina yang Tegang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Beredar narasi di media sosial yang menyebut kehadiran Anies di lokasi bencana alam Aceh membuat beban korban hilang. Cek kebenaran informasinya!
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 09 Januari 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Peluk Anies, Beban Korban Bencana Alam di Aceh Tamiang Langsung Hilang
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Diketahui, konteks asli video yakni momen Anies tumpengan dalam peresmian jembatan jembatan gantung di Desa Cihanjuang, Pandeglang, Banten.
Dwi Astarini - Rabu, 24 Desember 2025
[HOAKS atau FAKTA]: Anies Gelar Syukuran setelah Roy Suryo Dipenjara atas Kasus Dugaan Hoaks Ijazah Palsu Jokowi
Indonesia
Gubernur DKI Jakarta Pramono Tanggapi Pernyataan Ahok Monas akan Kebanjiran jika Tanggul Laut Mutiara Jebol
Pramono berharap hal itu tak terjadi.
Dwi Astarini - Minggu, 16 November 2025
Gubernur DKI Jakarta Pramono Tanggapi Pernyataan Ahok Monas akan Kebanjiran jika Tanggul Laut Mutiara Jebol
Bagikan