Papua Harusnya Di-Tinombala-kan, Saran Pengamat Intelijen

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Sabtu, 08 Desember 2018
Papua Harusnya Di-Tinombala-kan, Saran Pengamat Intelijen

Jenazah korban pembunuhan di Papua tiba di hanggar bandara Mozes Kilangin Timika (tribratanews.papua.polri.go.id)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Pengamat Militer dan Intelijen, Jerry Indrawan menilai, perlu ada sikap tegas dari pemerintah untuk menangani Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang menewaskan puluhan pekerja trans Papua.

Pemerintah disarankan segera mengambil langkah operasi militer layaknya Operasi Tinombala di Sulawesi Tengah atau menetapkan darurat militer di Papua.

Menurut Jerry, operasi militer itu perlu dilakukan, karena sudah sangat jelas aksi itu bukan kriminal bersenjata biasa melainkan pemberontak bersenjata yang ingin memerdekakan Papua.

"Ini jelas gerakan OPM, pemberontak bersenjata, jadi pendekatannya bukan lagi yang biasa, dulu pendekatan presiden dahulu pendekatan pengamanan, kalau Presiden Jokowi pendekatan kesejahteraan, BBM satu harga, infrastruktur, kita lihat pendekatan keamanan melawan, pendekatan kesejahteraan melawan. Saya kira sebetulnya diterapkan di Papua bukan lagi pendekatan seperti itu," kata Jerry, Sabtu (8/12).

panglima TNI
Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menghadiri penyerahan jenazah karyawan PT Istaka Karya di Hanggar Airfast, Bandara Mozes Kilangin, Timika, Papua, Jumat (7/12) (puspen TNI)

Jerry menjabarkan operasi darurat militer perlu diterapkan di Papua untuk mengikis habis OPM. Dengan catatan operasi hanya diberlakukan di Pegunungan Papua. "Mungkin DOM di Papua bukan di kota, ya tapi operasi militer seperti di Tinombala," terangnya.

Karena untuk menghadapi OPM, kata Dosen Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Jakarta itu, tidak bisa lagi dengan pendekatan semacam tadi. Mereka memang dianggap kelompok bersenjata, pemberontak, separatis yang harus ditangani TNI bukan lagi polisi.

"Menurut saya ini yang belum, kalau secara aturan masih menggunakan hukum sipil. Padahal sudah puluhan tahun OPM ini," ujar Jerry. (Fdi)

#Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) #Operasi Militer
Bagikan
Ditulis Oleh

Fadhli

Berkibarlah bendera negerku, tunjukanlah pada dunia.

Berita Terkait

Indonesia
Lebaran di Garis Depan, Operasi Damai Cartenz 2026 Pastikan Papua Aman Saat Warga Asyik Sungkeman
Para penjaga perdamaian ini memilih setia pada garis tugas, memastikan stabilitas tetap terjaga kala sebagian besar penduduk negeri merayakan kemenangan
Angga Yudha Pratama - Selasa, 24 Maret 2026
Lebaran di Garis Depan, Operasi Damai Cartenz 2026 Pastikan Papua Aman Saat Warga Asyik Sungkeman
Indonesia
Prancis Kerahkan Kapal Induk Charles de Gaulle ke Selat Hormuz, Amankan Jalur Minyak Dunia
Selain pengerahan armada mandiri, Prancis memperkuat komitmennya terhadap keamanan kolektif Eropa
Angga Yudha Pratama - Senin, 09 Maret 2026
Prancis Kerahkan Kapal Induk Charles de Gaulle ke Selat Hormuz, Amankan Jalur Minyak Dunia
Indonesia
KKB Papua Kocar-kacir, Satgas Cartenz 2026 Ungkap Peran Meno Kogoya Dalam Rentetan Penembakan Pesawat
Selain Meno, Satgas juga mengungkap identitas tiga pelaku lainnya, yakni Kotor Payage alias Kotoran Giban, Enage Heluka, dan Homi Heluka.
Angga Yudha Pratama - Selasa, 03 Maret 2026
KKB Papua Kocar-kacir, Satgas Cartenz 2026 Ungkap Peran Meno Kogoya Dalam Rentetan Penembakan Pesawat
Indonesia
Kontak Tembak dengan Kelompok Separatis di Nabire Papua, Aparat Kuasai Markas Lawan dan Temukan 561 Butir Amunisi Berbahaya
Upaya penindakan dilakukan setelah aparat memperoleh informasi terkait keberadaan kelompok tersebut di salah satu markas persembunyian mereka.
Dwi Astarini - Senin, 02 Maret 2026
Kontak Tembak dengan Kelompok Separatis di Nabire Papua, Aparat Kuasai Markas Lawan dan Temukan 561 Butir Amunisi Berbahaya
Dunia
Operasi Militer terhadap Iran Mungkin Dilakukan Sekitar 4 Minggu, Kata Presiden AS Donald Trump
Dalam laporan lain, Donald Trump mengindikasikan bahwa operasi militer terhadap Iran akan dilakukan sampai ‘semua tujuan tercapai’.
Frengky Aruan - Senin, 02 Maret 2026
Operasi Militer terhadap Iran Mungkin Dilakukan Sekitar 4 Minggu, Kata Presiden AS Donald Trump
Indonesia
Iran Barat Kini Jadi Sasaran AS-Israel, Ruang Angkasa Negara-Negara Teluk Tutup Berjamaah
Iran secara resmi menyatakan bahwa tindakan AS dan Israel merupakan bentuk agresi bersenjata melanggar Pasal 51 Piagam PBB
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 28 Februari 2026
Iran Barat Kini Jadi Sasaran AS-Israel, Ruang Angkasa Negara-Negara Teluk Tutup Berjamaah
Indonesia
Kedubes Iran di RI Kecam Serangan AS-Israel ke Tehran, Sebut Langgar Piagam PBB
Selain menuntut pertanggungjawaban Dewan Keamanan PBB, Iran juga menyoroti kegagalan hukum internasional dalam membendung aksi Amerika Serikat dan Israel selama ini
Angga Yudha Pratama - Sabtu, 28 Februari 2026
Kedubes Iran di RI Kecam Serangan AS-Israel ke Tehran, Sebut Langgar Piagam PBB
Indonesia
Satgas Damai Cartenz Tangkap Anggota KKB Meno Heluka di Yahukimo, Terlibat Penembakan TNI
Satgas Operasi Damai Cartenz menangkap anggota KKB Meno Heluka di Yahukimo, Papua. KKB ini terlibat kasus penembakan Serka Segar Mulyana pada 16 Juni 2025.
Soffi Amira - Rabu, 25 Februari 2026
Satgas Damai Cartenz Tangkap Anggota KKB Meno Heluka di Yahukimo, Terlibat Penembakan TNI
Indonesia
Papua Belum Aman, DPR Desak Strategi Ganda Hadapi Gerilya KKB
Kondisi di Bumi Cendrawasih saat ini dinilai belum sepenuhnya stabil
Angga Yudha Pratama - Jumat, 20 Februari 2026
Papua Belum Aman, DPR Desak Strategi Ganda Hadapi Gerilya KKB
Indonesia
Tragedi Smart Air Papua, DPR Sebut Sistem Keamanan Bandara Bocor
Bandara itu adalah sarana yang sangat vital. Kalau tidak ada rasa aman, orang bisa membatalkan kunjungannya
Angga Yudha Pratama - Kamis, 19 Februari 2026
Tragedi Smart Air Papua, DPR Sebut Sistem Keamanan Bandara Bocor
Bagikan