Merahputih.com - Pengamat Politik Universitas Andalas Padang, Asrinaldi menilai pertemuan Presiden Joko Widodo dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh lebih membahas soal proses pemilu dari mulai pemungutan hingga penghitungan suara di daerah.
Hal tersebut dibahas, lantaran pemerintah dalam hal ini Komisi Pemilihan Umum (KPU) dinilai masih terkendala melakukan penghitungan di beberapa daerah.
Baca Juga:
Suara Anies-Muhaimin Paling Buncit di TPS Tempat Surya Paloh Nyoblos
"Saya yakin itu yang dibicarakan. Artinya bahwa jangan ini jadi gugatan, konflik atau sengketa," ujar Asrinaldi dikutip Antara, Senin (19/2).
Terkait sikap politik NasDem, dia yakin partai besutan Surya Paloh itu masih kokoh berada di barisan oposisi bersama partai pendukung 03.
Baca Juga:
Jokowi Panggil Surya Paloh ke Istana, Sahroni Sebut Silaturahmi biasa
Dia menilai NasDem dan partai di luar koalisi 02 harus memainkan peran sebagai oposisi agar pemerintah menjadi seimbang.
Dengan seimbang-nya pemerintahan, dia yakin oposisi akan dengan mudah mengawasi partai koalisi yang berada di pemerintah. Dengan demikian, proses demokrasi antara oposisi dan koalisi akan berjalan dengan baik.
Baca Juga:
Istana Klaim Pertemuan Jokowi-Surya Paloh Bahas Agenda Kebangsaan
"Saya memahami pertemuan ini bukan dalam konteks koalisi, ini lebih kepada konteks hasil pemilu yang sekarang sedang dihitung," kata Asrinaldi.