Pengamat Nilai Elektabilitas Gerindra Bisa Melorot, Jika...
Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Sumsel Syaifuddin Aswari Rivai (kedua kanan) menandatangani spanduk sebagai bentuk dukungan meminta Prabowo Subianto maju sebagai Calon Presiden 2019-2023. (ANTARA F
MerahPutih.com - Pengamat politik Universitas Al-Azhar Indonesia, Ujang Komarudin menilai, elektabilitas Partai Gerindra bisa merosot tajam bila tak mengusung Prabowo Subianto dalam Pemilihan Presiden 2019 mendatang.
Mengingat, pemilihan legislatif dan pemilihan presiden akan berjalan secara serentak. Untuk itu, menurut Ujang, figur Prabowo masih dibutuhkan sebagai magnet elektoral pendulang suara bagi partai berlambang burung Garuda tersebut.
"Kampanye presiden itu akan berdampak ke partai politik. Jadi kalau Prabowonya muncul sebagai calon Presiden, terpublikasi dengan baik, kampanye dengan baik, akan ada pengaruh elektoral terhadap partai Gerindra," kata Ujang kepada merahputih.com, Senin, (9/3).
Meski begitu, kata Ujang, tak menutup kemungkinan Gerindra mengusung capres selain Prabowo. Namun, dia mengingatkan elektabilitas Gerindra bakal merosot tajam.
"Kalau tiket (capres) itu diberikan ke orang lain yang dikhawatirkan adalah popularitas atau elektabilitas dari partai Gerindra akan menurun tajam," ujarnya.
Karena itu, Direktur Indonesia Political Review (IPR) ini memprediksi, Prabowo akan tetap maju sebagai capres dari Gerindra dan kembali bertarung dengan Joko Widodo.
"Ya bisa saja (usung capres lain). Namun persoalannya rugi bagi partai Gerindra karena ketokohan Prabowo sangat dibutuhkan Gerindra," pungkasnya.
Diketahui, Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto hingga kini belum mendeklarasikan diri sebagai bakal calon presiden. Padahal, 34 DPD Gerindra telah mendesak mantan Danjen Kopasus itu untuk kembali maju dalam Pemilihan Presiden 2019 mendatang. (Pon)
Baca juga berita terkait di: Kalkulasi Politik Prabowo Sebelum Putuskan Bertarung di Pilpres 2019
Bagikan
Ponco Sulaksono
Berita Terkait
Diperintah Kelola Sampah oleh Presiden, Kota Bandung Siapkan Anggaran Rp 348 Miliar
Kemeriahan Perayaan HUT ke-18 Partai Gerindra di Gedung DPR Jakarta
Semua Menteri Gerindra Kumpul di Syukuran HUT Partai di DPR
Bertemu Prabowo, PM Australia Sampaikan Duka Atas Bencana Banjir Sumatera dan Longsor di Jawa Barat
Prabowo Minta Australia Bantu Tingkatkan Kualitas Pendidikan Indonesia
HUT 18 Tahun Gerindra Pilih Tema "Kompak, Bergerak, Berdampak", Apa Maknanya?
Presiden Prabowo dan PM Australia Albanese Bakal Tandatangani Traktat Keamanan Bilateral
Megawati Paparkan Sikap Politik ke Prabowo Pada Putra Mahkota Abu Dhabi
PKB Kenalkan Seluruh Pengurus Daerah ke Presiden Prabowo di Istana
Pemerintah Siapkan Pendanaan Gentenisasi, Tidak Andalkan APBN dan APBD