Pengamat Nilai Ada Kejanggalan PKS Loloskan Ahmad Syaikhu Jadi Cawagub DKI

Andika PratamaAndika Pratama - Selasa, 12 Februari 2019
Pengamat Nilai Ada Kejanggalan PKS Loloskan Ahmad Syaikhu Jadi Cawagub DKI

Ahmad Syaikhu. Foto: MP/Mauritz

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Gerindra telah resmi memunculkan dua nama calon Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta pendamping Gubernur Anies Baswedan di Pemprov DKI Jakarta. Keduanya yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

Menurut Pengamat Politik dan Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Ujang Komarudin, ada kejanggalan bila tim panelis meloloskan Syaikhu menjadi cawagub DKI Jakarta.

Mantan Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu

Sebab, sambung Ujang, Syaikhu yang gagal di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Jawa Barat 2018 lalu harus bersaing menduduki kursi DKI 2. Di Pilkada tahun lalu saja masyarakat Jawa Barat tak memilih dirinya.

"Ini persoalan kita, ketika Syaikhu nggak jadi wagub Jabar maka geser lah ke Jakarta. Ini persoalan, masyarakat Jabar aja tidak memilih tapi di Jakarta diloloskan. Ini sesuatu yang janggal bagi kita," kata Ujang saat dihubungi, Selasa (12/2).

Namun memang, kata dia, itu merupakan hak PKS yang memilih Ahmad Syaikhu dan Agung Yulianto untuk ikut bersaing menggantikan Sandiaga Uno.

"Tapi bagi saya sesuatu yang aneh saja ketika sudah gagal ya kasih kesempatan yang lain lah," tutupnya

Sebelumnya diberitakan, Ketua Umum DPW PKS Syakir Purnomo menyampaikan dua cawagub yang direkomendasikan ke awak media. Ia mengatakan Tim panelis fit and proper test merekomedasikan dua nama tersebut yakni Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.

Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat nomor urut tiga Sudrajat (tengah)-Ahmad Syaikhu (kedua kanan) saat jumpa pers hasil hitung cepat lembaga survei Pilgub Jawa Barat 2018. Foto: ANTARA

Menurut dia, direkomendasikannya Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu oleh tim panelis sudah melalui berbagai proses pertimbangan yang sangat matang.

"Bahwa dua nama yang akan disampaikan ke gubernur nanti insya Allah adalah Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu," Jelas Syakir saat dihubungi Senin (11/2). (Asp)

#Ahmad Syaikhu #Partai Keadilan Sejahtera (PKS) #Partai Gerindra
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Indonesia
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Partai Gerindra memberikan peringatan keras bahwa tidak ada ruang bagi pelanggaran serupa di masa depan
Angga Yudha Pratama - Jumat, 15 Mei 2026
Gerindra Beri Sanksi Keras ke Anggota DPRD Jember Achmad Syahri yang Asyik Merokok dan Main Game Saat Rapat
Indonesia
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Partai Gerindra akan menggelar sidang terhadap anggota DPRD Jember, Ahmad Syahri Assidqi. Ia ketahuan main game sambil merokok saat rapat.
Soffi Amira - Jumat, 15 Mei 2026
Ketahuan Main Game dan Merokok saat Rapat, Anggota DPRD Jember Bakal Disidang Gerindra
Indonesia
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Survei yang berlangsung pada 13–22 April 2026 ini melibatkan 1.200 responden di 38 provinsi melalui metode multi-stage random sampling
Angga Yudha Pratama - Rabu, 06 Mei 2026
Survei NRI: Elektabilitas Gerindra Meroket 27,25 Persen, Dampak Kepuasan Publik pada Prabowo-Gibran
Indonesia
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
DPW Partai Nasdem Jawa Timur menegaskan tetap menghormati kebebasan pers sebagai salah satu pilar demokrasi.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 15 April 2026
DPW NasDem Jatim Sampaikan Sikap Resmi Terkait Isu Merger
Indonesia
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Wakil Ketua Umum Partai NasDem, Saan Mustopa menanggapi munculnya isu mengenai kemungkinan fusi atau penggabungan antara Partai NasDem dengan Partai Gerindra.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Fusi Partai NasDem dan Gerindra Bukan Perkara Mudah, Saan Mustopa: Belum Menjadi Pembicaraan Internal
Indonesia
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Candaan disampaikan Ketua Komisi XIII DPR Willy Aditya melihat anggota DPR Fraksi NasDem Muslim Ayub duduk bersebelahan dengan anggota DPR Fraksi Gerindra Anwar Sadad dalam ruang rapat.
Frengky Aruan - Senin, 13 April 2026
Kelakar saat RDP Komisi XIII DPR RI di Tengah Isu Merger NasDem-Gerindra: dari Gondangdia ke Kertanegara
Indonesia
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Willy Aditya berkelakar soal merger Gerindra dan NasDem dalam rapat DPR. Candaan ini muncul di tengah isu politik yang tengah berkembang.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 13 April 2026
Willy Aditya Kelakar Soal Merger Gerindra-NasDem di Rapat DPR
Indonesia
Semua Menteri Gerindra Kumpul di Syukuran HUT Partai di DPR
Budisatrio berterima kasih kepada seluruh kader maupun tim ahli anggota DPR RI Fraksi Gerindra yang sudah setia mengawal kinerja para legislator di DPR.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 06 Februari 2026
Semua Menteri Gerindra Kumpul di Syukuran HUT Partai di DPR
Indonesia
RDF Rorotan Dikeluhkan Warga, DPRD Gerindra Minta Operasional Dihentikan
DPRD Gerindra meminta operasional RDF Rorotan dihentikan sementara. Sebab, RDF Rorotan dinilai masih menimbulkan bau.
Soffi Amira - Selasa, 03 Februari 2026
RDF Rorotan Dikeluhkan Warga, DPRD Gerindra Minta Operasional Dihentikan
Indonesia
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Partai Gerindra membantah Presiden RI, Prabowo Subianto, mengusulkan Thomas Djiwandono menjadi Deputi Gubernur BI.
Soffi Amira - Rabu, 21 Januari 2026
Gerindra Bantah Prabowo Usulkan Thomas Djiwandono Jadi Deputi Gubernur BI
Bagikan