Penembakan Massal Pantai Bondi Sydney Dilakukan Ayah-Anak, 1 Pelaku Tewas di TKP
Ilustrasi (ANTARA/HO)
MerahPutih.com - Kepolisian New South Wales (NSW) telah menetapkan ayah dan anaknya sebagai tersangka penembakan massal di Pantai Bondi, Sydney, yang menewaskan belasan orang dan puluhan orang lainnya luka-luka.
“Para pelaku adalah seorang pria berusia 50 tahun dan seorang pria berusia 24 tahun, yang merupakan ayah dan anak," kata Komisaris Kepolisian NSW Mel Lanyon, dalam keterangannya kepada media, dikutip Antara, Senin (15/12).
Lanyon mengungkapkan tersangka pria berusia 50 tahun itu telah meninggal dunia saat melakukan aksinya, sedangkan anaknya dalam kondisi terluka.
Baca juga:
12 Orang Meninggal Akibat Penembakan di Pantai Bondi Australia
"Pria berusia 50 tahun telah meninggal dunia, sementara pria berusia 24 tahun saat ini dirawat di rumah sakit,” tutur pejabat kepolisian NSW itu.
Kepolisian NSW menambahkan ayah dan anak itu dalam aksinya menyasar komunitas Yahudi di Sydney. Berdasarkan hasil penyelidikan sementara, hanya dua orang yang terlibat dalam serangan tersebut.
Penembakan terjadi pada Minggu (14/12) kemarin, ketika beberapa pria bersenjata melepaskan tembakan ke arah warga di Pantai Bondi, Sydney.
Baca juga:
Prabowo Bertemu PM Australia Anthony Albanese di Sydney, Bahas Penguatan Kerja Sama Strategis
Berdasarkan laporan penyiar publik Israel Kan, insiden berlangsung saat upacara penyalaan lilin Hanukkah yang dihadiri banyak anggota komunitas Yahudi setempat. (*)
Bagikan
Wisnu Cipto
Berita Terkait
Indonesia Pesta Gol ke Gawang Korsel 5-0 di Laga Pembuka Piala Asia Futsal 2026
Gara-Gara Utang BP Tega Bunuh Ibu Kandung, Jasad Dibakar Dibuang di Jalan
Pesawat Smart Air Jatuh di Perairan Nabire, Seluruh Penumpang Dilaporkan Selamat
Gempa M 5,7 Guncang Pacitan, Getaran Terasa hingga Bali
Hampir Semua Rumah 2 Kampung Tertimbun Longsor Cisarua: 8 Jasad Ditemukan 82 Orang Hilang
Gerbang Rafah Pintu Masuk Gaza dari Mesir Kembali Dibuka 2 Arah
Warga Kota Tangerang Jangan Sampai Lewat, Ada 8 Paket Diskon Pajak PBB-P2 dan BPHTB
Pesawat ATR 400 Yogyakarta-Makassar Hilang Kontak di Maros, Angkut 11 Orang
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Maluku Tengah Sabtu (17/1) Pagi, Tak Berpotensi Tsunami