Penembakan di Exit Tol Seret Stafsus Pejabat DKI, Wagub Enggan Berspekulasi

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 01 Desember 2021
Penembakan di Exit Tol Seret Stafsus Pejabat DKI, Wagub Enggan Berspekulasi

Ilustrasi penembakan. (ANTARA)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Kasus penembakan di Exit Tol Bintaro, Jakarta Selatan, terus mendapat sorotan. Selain melibatkan seorang anggota polri, perkara tersebut pun menyeret nama staf khusus (Stafsus) pejabat DKI.

Atas insiden penembakan tersebut satu orang meninggal dunia dan satu orang lainnya tengah menjalani perawatan intensif di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

Baca Juga:

Akhirnya Identitas Terduga Pelaku Penembakan Misterius di Bintaro Terungkap

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria enggan berspekulasi soal siapa stafsus tersebut.

"Saya sendiri belum cek ke DPRD siapa orangnya, bagaimana nanti kita akan cek ya," ujar Riza Patria, Rabu (1/12).

Secara umum, Riza mempercayakan pengusutan kasus tersebut kepada polisi.

"Jadi kami percaya langkah yang akan diambil oleh polda metro. Saya kira sudah sesuai aturan," pungkasnya.

Baca Juga:

Korban Penembakan di Exit Tol Bintaro Sudah Jalani Operasi di Bagian Perut

Kasus penembakan di exit Tol Bintaro, Jakarta Selatan, Jumat (26/11) terjadi sekitar pukul 19.00 WIB. Belakangan, diketahui bahwa pelaku penembakan merupakan seorang polisi berinisial Ipda OS. Dia merupakan anggota Ditlantas Polda Metro Jaya.

Insiden penembakan terjadi ketika Ipda OS menerima laporan ada warga inisial O yang merasa terancam karena dibuntuti korban penembakan. Kemudian warga tersebut melapor dan diarahkan Ipda OS untuk ke kantor Satuan PJR Jaya 4. Setelah keluar Exit Tol Bintaro peristiwa penembakan tersebut terjadi.

Menurut informasi yang beredar, warga yang melapor ke anggota Dirlantas Polri itu merupakan staf khusus dari Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi.

Baca Juga:

Pangkat Hingga Tempat Dinas Pelaku Penembakan di Exit Tol Bintaro Terkuak

Ketika dikonfirmasi mengenai informasi itu, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes E. Zulpan belum bisa memastikannya. Alasannya, sampai saat ini perkata penembakan itu masih terus didalami.

"Nanti masih didalami dulu," ujar Zulpan. (Asp)

#Penembakan #Kasus Penembakan #Penembakan Misterius
Bagikan
Ditulis Oleh

Asropih

Berita Terkait

Dunia
Polisi Sebut Terduga Penembak di Bondi Bertindak Sendiri, tanpa Pelatihan di Filipina
Polisi menyatakan ayah dan anak tersebut tidak menjalani pelatihan atau melakukan ‘persiapan logistik’ di Filipina untuk serangan pada 14 Desember.
Dwi Astarini - Selasa, 30 Desember 2025
  Polisi Sebut Terduga Penembak di Bondi Bertindak Sendiri, tanpa Pelatihan di Filipina
Dunia
Naveed Akram, Pelaku Penembakan di Pantai Bondi, Australia, Didakwa atas 15 Pembunuhan
Akram juga menghadapi 40 dakwaan menyebabkan luka berat dengan niat membunuh, serta satu dakwaan melakukan tampilan publik simbol organisasi teroris terlarang.
Dwi Astarini - Rabu, 17 Desember 2025
 Naveed Akram, Pelaku Penembakan di Pantai Bondi, Australia, Didakwa atas 15 Pembunuhan
Indonesia
Perburuan Rusa di Taman Nasional Komodo Berujung Baku Tembak, 3 Pemburu Liar Ditangkap
Tim gabungan Kemenhut dan Polisi sempat terlibat baku tembak saat menghadang kelompok pemburu liar di Taman Nasional Komodo.
Soffi Amira - Rabu, 17 Desember 2025
Perburuan Rusa di Taman Nasional Komodo Berujung Baku Tembak, 3 Pemburu Liar Ditangkap
Dunia
Penembakan Massal Sydney, PM Australia Anthony Albanese Usulkan UU Senjata Nasional yang Lebih Ketat
Albanese mengatakan ia akan mengusulkan pembatasan baru, termasuk mengatur jumlah senjata yang dapat dimiliki seorang pemegang izin.
Dwi Astarini - Senin, 15 Desember 2025
Penembakan Massal Sydney, PM Australia Anthony Albanese Usulkan UU Senjata Nasional yang Lebih Ketat
Indonesia
Insiden Penembakan di Pantai Bondi, KJRI Sydney Rilis Nomor Darurat untuk WNI
KJRI Sydney merilis nomor darurat untuk WNI. Hal itu terkait insiden penembakan di Pantai Bondi, pada Minggu (14/12) lalu.
Soffi Amira - Senin, 15 Desember 2025
Insiden Penembakan di Pantai Bondi, KJRI Sydney Rilis Nomor Darurat untuk WNI
Indonesia
Indonesia Kutuk Penembakan di i Pantai Bondi Sydney, KJRI Minta WNI Waspada
Konsulat Jenderal RI (KJRI) mengimbau masyarakat Indonesia untuk tetap waspada menyusul penembakan di Pantai Bondi tersebut.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 15 Desember 2025
Indonesia Kutuk Penembakan di i Pantai Bondi Sydney, KJRI Minta WNI Waspada
Dunia
Ayah dan Anak Diduga Jadi Pelaku Penembakan di Pantai Bondi Sydney
Penembakan terjadi saat upacara penyalaan lilin Hanukkah yang dihadiri banyak anggota komunitas Yahudi setempat.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 15 Desember 2025
Ayah dan Anak Diduga Jadi Pelaku Penembakan di Pantai Bondi Sydney
Indonesia
Polisi NSW Kategorikan Penembakan Bondi Aksi Terorisme, Korban Tewas Jadi 16 Orang
Komisioner Kepolisian NSW Mal Lanyon secara resmi telah menyatakan tragedi penembakan massal di Pantai Bondi dikategorikan sebagai aksi terorisme.
Wisnu Cipto - Senin, 15 Desember 2025
Polisi NSW Kategorikan Penembakan Bondi Aksi Terorisme, Korban Tewas Jadi 16 Orang
Dunia
Penembakan Massal Pantai Bondi Sydney Dilakukan Ayah-Anak, 1 Pelaku Tewas di TKP
Pria berusia 50 tahun itu meninggal dunia saat melakukan aksi penembakan, sedangkan anaknya dalam kondisi terluka.
Wisnu Cipto - Senin, 15 Desember 2025
Penembakan Massal Pantai Bondi Sydney Dilakukan Ayah-Anak, 1 Pelaku Tewas di TKP
Dunia
12 Orang Meninggal Akibat Penembakan di Pantai Bondi Australia
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese menyatakan kejadian di Bondi itu merupakan peristiwa yang mengejutkan dan sangat memprihatinkan
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 15 Desember 2025
12 Orang Meninggal Akibat Penembakan di Pantai Bondi Australia
Bagikan