Penelitian Ungkap Bermain Video Game seperti Olahraga di Gym

Soffi AmiraSoffi Amira - Kamis, 24 Oktober 2024
Penelitian Ungkap Bermain Video Game seperti Olahraga di Gym

Penelitian ungkap bermain game seperti olahraga di gym. Foto: Unsplash/Sean Do

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Menurut penelitian baru, bermain video game memiliki manfaat yang baik untuk otak. Sama halnya dengan olahraga, yang berfungsi untuk menjaga kesehatan tubuh. Namun, kita jarang memikirkan bagaimana caranya agar otak kita tetap dalam kondisi prima.

Layanan Kesehatan Nasional Inggris merekomendasikan olahraga selama 150 menit dalam seminggu. Tak hanya untuk menjaga tubuh tetap bugar, tetapi juga membantu meningkatkan kesehatan mental.

Sebuah penelitian baru-baru ini menemukan, bahwa meskipun olahraga dapat membantu mengatasi kondisi seperti kecemasan dan depresi, video game jauh lebih efektif untuk meningkatkan daya ingat, perhatian, pemikiran, serta keterampilan penalaran.

Ahli saraf dari Western University di Kanada, Profesor Adrian Owen, melakukan penelitian untuk mencari hubungan antara kesehatan dan gaya hidup.

Baca juga:

Gamer Sedang Pikirkan Waktu Libur untuk Menyambut Perilisan 'GTA VI'

“Orang yang sering bermain video game, yaitu lima jam atau lebih per minggu untuk satu jenis permainan, rata-rata memiliki kinerja kognitif seperti orang yang 13,7 tahun lebih muda (dari mereka)," katanya dikutip dari The Sun, Kamis (24/10).

Penelitian yang dilakukan oleh Profesor Owen dan peneliti lainnya dari Science Museum Group itu, melakukan survei terhadap 1.000 orang dewasa berusia antara 18 dan 87 tahun.

Laporan ini mengajukan pertanyaan soal kondisi medis setiap orang, mulai dari tingkat pendidikan hingga status pekerjaan.

“Saya terkejut bahwa video game meningkatkan kognisi, sedangkan olahraga teratur tidak, sebagian karena kami telah menunjukkan secara meyakinkan di masa lalu bahwa permainan 'pelatihan otak' yang terkomputerisasi tidak meningkatkan fungsi kognitif," ujarnya.

Baca juga:

'Golfment' Mengubah Pandangan Golf Olahraga Mahal

Video game dapat meningkatkan kognisi
Video game dapat meningkatkan kognisi. Foto: Unsplash/Florian Olivo

“Namun, jenis game yang sering dimainkan para gamer saat ini sangat berbeda dengan game yang melatih otak konsumen.”

Sementara itu, rara gamer yang ikut serta dalam penelitian ini mengutip berbagai game, seperti Minecraft, Grand Theft Auto, dan Mario Kart. Tampaknya, siapa pun yang sering memainkan permainan populer ini mengalami peningkatan fungsi kognitif.

Namun, bukan hanya efek video game terhadap kognisi yang mengesankan para peneliti, tetapi kurangnya efek olahraga.

“Mengenai olahraga yang tidak memengaruhi kognisi, itu juga merupakan kejutan, mengingat rekomendasi Organisasi Kesehatan Dunia bahwa olahraga ringan dapat bermanfaat bagi kognisi," tambah Owen.

Baca juga:

Mengenal 5 Fungsi VGA pada Komputer, Sering Digunakan Gamers

Menurutnya, hasil penelitian ini sama sekali tidak mengejutkan. Kemudian, mereka telah melihat hasil serupa dalam penelitian lain, seperti penelitian yang dilakukan NewScientist baru-baru ini yang menunjukkan, bahwa video game baik untuk kesehatan mental.

Saat menguraikan cara kerja video game yang masuk akal, semuanya menguji koordinasi tangan-mata, dan banyak yang menguji ingatan dan waktu reaksi.

Mereka yang tidak bermain video game mungkin melakukan aktivitas hiburan yang lebih pasif, seperti menelusuri media sosial atau menonton TV.

Hal ini akan menyebabkan kesenjangan yang lebih besar antara kemampuan kognitif mereka yang bermain game dan mereka yang tidak. (sof)

#Olahraga #Video Game #Penelitian
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
Para Atletik Indonesia Koleksi 22 Medali di Asian Para Games 2026, Partin Muhlisin Pecahkan Rekor
Para atletik Indonesia menutup Asian Para Games 2026 dengan raihan 22 medali, terdiri dari tiga emas, delapan perak, dan 11 perunggu.
Soffi Amira - Sabtu, 24 Oktober 2026
Para Atletik Indonesia Koleksi 22 Medali di Asian Para Games 2026, Partin Muhlisin Pecahkan Rekor
Olahraga
Jadwal Asian Para Games 2026 23 Oktober: Indonesia Berpeluang Tambah Emas dari Bulu Tangkis
Jadwal Indonesia di Asian Para Games 2026 pada 23 Oktober akan berlangsung. Leani Ratri Oktila dan kolega tampil di lima final bulu tangkis.
Soffi Amira - Jumat, 23 Oktober 2026
Jadwal Asian Para Games 2026 23 Oktober: Indonesia Berpeluang Tambah Emas dari Bulu Tangkis
Lifestyle
Perusahaan Gim Indonesia Mulai Kembangkan Premium PC, Gim Benuansa Nyaman Paling Diminati Pasar
Ada sejumlah alasan mengapa prospek industri gim di Indonesia mempunyai masa depan yang cerah dan dapat memimpin di masa depan.
Alwan Ridha Ramdani - Kamis, 22 Oktober 2026
Perusahaan Gim Indonesia Mulai Kembangkan Premium PC, Gim Benuansa Nyaman  Paling Diminati Pasar
Olahraga
Catat Rekor Para Renang Asia Baru, Maulana Rifky Sapu Bersih 2 Emas Indonesia
Maulana Rifky Yavianda sabet 2 emas & rekor Asia baru di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026. Kalahkan wakil tuan rumah Jepang. Simak selengkapnya!
Wisnu Cipto - Selasa, 20 Oktober 2026
Catat Rekor Para Renang Asia Baru, Maulana Rifky Sapu Bersih 2 Emas Indonesia
Olahraga
Menpora Erick Thohir Lepas 103 Atlet Asian Para Games Jepang, Tegaskan Bonus Sama dengan Asian Games
Pemerintah terus mendukung National Paralympic Committee Indonesia untuk bisa terus mengirimkan atlet terbaik.
Dwi Astarini - Senin, 12 Oktober 2026
Menpora Erick Thohir Lepas 103 Atlet Asian Para Games Jepang, Tegaskan Bonus Sama dengan Asian Games
Olahraga
Indonesia Raih 5 Emas Asian Games 2026, Ketum NOC Soroti Sistem Pembinaan Olahraga
Tantangan yang lebih besar yakni bagaimana prestasi tersebut diperluas ke lebih banyak cabang olahraga dan bisa dipertahankan dalam jangka panjang.
Dwi Astarini - Kamis, 08 Oktober 2026
Indonesia Raih 5 Emas Asian Games 2026, Ketum NOC Soroti Sistem Pembinaan Olahraga
Olahraga
Peringkat FIFA Timnas Indonesia Naik, Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Dengan koleksi poin tersebut, peringkat FIFA Timnas Indonesia kini ada di posisi 117.
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Peringkat FIFA Timnas Indonesia Naik, Kalahkan Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026
Olahraga
Porturin Targetkan Bawa Pulang Empat Emas untuk Indonesia di Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship
Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship harus digunakan semaksimal mungkin karena sistem perlombaan ini memiliki poin yang bagus.
Dwi Astarini - Jumat, 02 Oktober 2026
Porturin Targetkan Bawa Pulang Empat Emas untuk Indonesia di Asia Pacific Deaf Multi Sport Championship
Olahraga
Jersey 'Last Dance' Jordan Terjual Seharga Rp 190,65 Miliar, Penanda Puncak Era Basket sebagai Fenomena Budaya Global
Ia mengenakan jersey tersebut pada gim ketiga Final NBA 1998, yang merupakan musim terakhirnya bersama Chicago Bulls.
Dwi Astarini - Kamis, 01 Oktober 2026
Jersey 'Last Dance' Jordan Terjual Seharga Rp 190,65 Miliar, Penanda Puncak Era Basket sebagai Fenomena Budaya Global
Olahraga
UEFA Nations League, Inggris dan Spanyol Kompak Raih Kemenangan
Timnas Inggris dan Spanyol sama-sama mengamankan poin dan optimisme untuk laga berikutnya.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
UEFA Nations League, Inggris dan Spanyol Kompak Raih Kemenangan
Bagikan