MerahPutih.com - Ketua Umum Perbasi DKI Jakarta, Lexyndo Hakim, menilai ajang Intercity Evergreen Veterans Basketball 2026 menjadi wadah silaturahmi bagi para pebasket senior dari berbagai daerah di Indonesia.
Menurut Lexyndo, turnamen tersebut tidak sekadar mempertemukan para mantan pemain basket, tetapi juga menjaga warisan ekosistem bola basket nasional melalui ruang temu lintas generasi yang tetap aktif berolahraga.
“Harapan saya tentunya seluruh peserta bisa bertanding dengan gembira dengan penuh kesenangan, saling jaga emosi, karena ajang ini bukan soal menang kalah di lapangan, tetapi bagaimana semuanya bisa menikmati setiap detik di lapangan dan berkumpul dengan seluruh insan basket dari berbagai dekade,” kata Lexyndo di Ancol Hoops, Rabu (13/5).
Ia mengatakan, keberlanjutan turnamen yang berpindah dari kota ke kota setiap tahun menunjukkan adanya upaya kolektif untuk menjaga warisan bola basket nasional agar tetap hidup dan relevan di tengah perkembangan zaman.
Baca juga:
Perbasi DKI Bidik Sapu Bersih Emas Basket di PON 2028, Siapkan Strategi Pembinaan hingga Kejurda
Lexyndo menegaskan, para peserta yang hadir bukan hanya datang untuk bertanding, tetapi juga bernostalgia, mempererat hubungan, sekaligus menularkan semangat bermain basket kepada generasi muda.
“Ya intinya bermain bersama dengan senang-senang, jangan ada emosional yang berlebihan,” ujarnya.
Berdasarkan data panitia, sebanyak 168 tim ambil bagian dalam edisi ke-18 Intercity Evergreen Veterans Basketball 2026 dengan total pemain mencapai lebih dari 2.500 orang.
Peserta terbagi ke dalam sejumlah kelompok usia, mulai 35-40 tahun, 40-45 tahun, 45-50 tahun, 50-55 tahun, hingga kategori usia 75 tahun untuk nomor putra maupun putri.
Baca juga:
Pertandingan berlangsung di sembilan lapangan, terdiri atas enam lapangan di Ancol Hoops, Jakarta Utara dan tiga lapangan di DBL Academy.
Selain didominasi tim dari Jakarta, peserta juga datang dari berbagai daerah lain seperti Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, hingga Papua. (Knu)