Home Leaderboard 1
Home Leaderboard 1

Kalahkan Gresik Phonska 3-1, Jakarta Pertamina Enduro Juara Putaran Kedua Proliga 2026

Soffi AmiraSoffi Amira - Senin, 20 April 2026
Kalahkan Gresik Phonska 3-1, Jakarta Pertamina Enduro Juara Putaran Kedua Proliga 2026

Jakarta Pertamina Enduro (JPE) menutup laga putaran kedua Proliga 2026 usai mengalahkan Gresik Phonska Plus, Minggu (19/4). Foto: Dok. Proliga

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Juara bertahan tim putri Jakarta Pertamina Enduro (JPE) menutup laga putaran kedua dengan kemenangan sekaligus menjuarai putaran kedua Final Four Proliga 2026.

Mereka berhasil mengalahkan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia dengan skor 3-1 (25-18, 16-25, 25-15, 25-17) di GOR Jatidiri Semarang, Minggu (19/4) malam.

Hasil ini mengulang gelar juara putaran pertama pada dua pekan lalu di Solo. JPE pun menerima hadiah uang pembinaan sebesar Rp 60 juta.

Pertemuan JPE dan Phonska Plus kembali akan bertemu di babak grand final yang dimainkan di GOR Amongrogo, Yogyakarta, pekan depan.

Baca juga:

SBY Turun Gunung, LavAni Kunci Tiket Grand Final Proliga 2026

Pada laga penutup putaran kedua itu, kedua tim memilih untuk merotasi skuad dengan menurunkan deretan pemain pelapis guna memberikan jam terbang sekaligus menjaga kebugaran pemain inti.

Pelatih JPE, Bullent Karsioglu, memberikan kepercayaan kepada Wilma Salas untuk memimpin barisan pemain muda, seperti Yesky, Tina, Erie, dan Fiola.

Strategi ini terbukti efektif dengan inisiatif serangan yang tajam sejak awal laga. Di sisi lain, Phonska Plus yang mengandalkan Rika, Ajeng Fiona, Bela Sabrina, dan Putri Agustin sempat kewalahan dan tertinggal jauh 9-16.

Sementara itu, juru taktik Phonska Plus, Alessandro Lodi, mencoba memecah kebuntuan dengan memasukkan Dhea.

Baca juga:

Jakarta Pertamina Enduro Perkasa! Juara Putaran Pertama Final Four Proliga 2026 usai Tumbangkan Gresik Phonska

Pergantian ini sempat membuahkan hasil lewat dua angka beruntun, mengubah skor menjadi 12-17. Namun, JPE yang sudah menemukan ritme permainan tetap unggul 21-17 di fase kritis dan menutup set pertama dengan skor 25-18.

Memasuki set kedua, JPE sempat memimpin cepat 6-1. Namun, momentum berbalik saat Lodi memasukkan Geofani dan Dhea. Phonska Plus mencetak tujuh angka beruntun untuk membalikkan keadaan menjadi 8-6. Dominasi tim asal Gresik ini berlanjut hingga pertengahan set dengan skor mencolok 15-7.

Tertinggal jauh 8-18, Bullent Karsioglu mengambil time out untuk menenangkan tim. Namun, kesalahan servis dari Nabila dan solidnya pertahanan Phonska Plus membuat JPE sulit mengejar.

Set kedua berakhir dominan untuk Phonska Plus dengan skor 25-16, mengubah kedudukan menjadi 1-1.

Duel sengit kembali terjadi di set ketiga. Phonska Plus sempat memimpin 8-5 melalui aksi Bela Sabrina dkk. Namun, kematangan Wilma Salas membawa JPE menyamakan skor menjadi 9-9 dan 11-11, sebelum akhirnya berbalik unggul 13-11.

Baca juga:

Megawati Bantu Petrokimia Kalahkan Electric PLN 3-1, Rebut Juara Tiga Proliga

Kesalahan attack yang berulang dari pemain Phonska Plus dimanfaatkan dengan baik oleh JPE untuk menjauh 16-11. JPE terus melaju tanpa hambatan di akhir set dan menutupnya dengan kemenangan telak 25-15.

Set keempat berjalan cukup ketat di awal laga dengan aksi saling kejar poin. Namun, selepas pertengahan set, JPE berhasil melepaskan diri dari tekanan dan memimpin 18-13.

Fokus pemain Phonska Plus mulai goyah di angka-angka tua, yang membuat JPE semakin menjauh 23-16. JPE akhirnya memastikan kemenangan setelah menutup set keempat dengan skor 25-17.

Meski bertajuk "laga formalitas", rotasi pemain yang dilakukan kedua tim memberikan tontonan menarik bagi publik Semarang.

Kemenangan ini menjadi modal psikologis penting bagi JPE, sementara bagi Gresik Phonska Plus, performa pemain pelapis seperti Dhea dan Geofani menjadi catatan positif untuk kedalaman skuad mereka di musim mendatang.

Setelah laga, Alessandro Lodi mengatakan, bahwa dia sengaja mengistirahatkan pemain intinya.

"Ini strategi kami untuk pertandingan grand final nanti," kata Lodi.

Ia juga menyayangkan pertandingan final tiga hari berturut-turut.

"Makanya hari ini kami mengistirahatkan pemain startingnya. Ini juga bagian dari evaluasi dengan memainkan semua pemain di lapangan," katanya.

Pelatih JPE, Bullent Karsioglu, juga mengungkapkan alasan memainkan pemain pelapis.

"Ini kesempatan yang kita tunggu, dengan memainkan pemain pelapis. Dan hasilnya kita ketahui semua, kita bisa mengambil kemenangan," kata Bullent. (Ismail/Jawa Tengah)

#Proliga #Voli #Jakarta Pertamina Energi #Olahraga
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Soffi Amira

Content editor, jurnalis digital, content writer yang terbiasa menulis artikel Search Engine Optimization (SEO). Ilmu Komunikasi (Jurnalistik) Universitas Multimedia Nusantara (UMN) 2012-2017. Aktif menulis, mengedit, dan mengembangkan berbagai jenis konten, mulai dari sepak bola, teknologi, hingga isu-isu yang sedang tren.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Olahraga
NOC Indonesia Pilih Fokus Siapkan Atlet untuk Olimpiade Los Angeles 2028
Pertimbangan tersebut menjadi salah satu dasar penundaan kongres yang memuat agenda pemilihan kepengurusan hingga Maret 2029.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
NOC Indonesia Pilih Fokus Siapkan Atlet untuk Olimpiade Los Angeles 2028
Olahraga
JHL Sport Competition 2026: Synchronize to Win Resmi Dimulai, Tebarkan Semangat Sportmanship Jelang HUT Ke-80 RI
Ajang kompetisi berbagai cabang olahraga ini digelar untuk merayakan kemeriahan peringatan ulang tahun ke-80 Indonesia.
Dwi Astarini - Selasa, 21 Juli 2026
JHL Sport Competition 2026: Synchronize to Win Resmi Dimulai, Tebarkan Semangat Sportmanship Jelang HUT Ke-80 RI
Olahraga
FIP Bronze Banten 2026 Berakhir, Pasangan Spanyol dan Duet Jerman-Belanda Raih Gelar Juara
Sebanyak 141 pasangan ambil bagian dalam turnamen, terdiri dari 108 pasangan putra dan 34 pasangan putri.
Dwi Astarini - Senin, 20 Juli 2026
FIP Bronze Banten 2026 Berakhir, Pasangan Spanyol dan Duet Jerman-Belanda Raih Gelar Juara
Olahraga
NOC Indonesia Perkuat Safe Sport dan Kesetaraan Gender bagi Atlet
Langkah ini dilakukan NOC Indonesia mengikuti IWG Global Summit on Women & Sport 2026 di Birmingham, Inggris.
Dwi Astarini - Kamis, 16 Juli 2026
NOC Indonesia Perkuat Safe Sport dan Kesetaraan Gender bagi Atlet
Berita
Atlet Indonesia Menginap di Kapal Pesiar saat Asian Games 2026, Persiapan Sudah Dimatangkan
Atlet Indonesia akan menginap di kapal pesiar selama Asian Games 2026. Hal itu diungkapkan CdM Asian Games 2026.
Soffi Amira - Kamis, 16 Juli 2026
Atlet Indonesia Menginap di Kapal Pesiar saat Asian Games 2026, Persiapan Sudah Dimatangkan
Fun
GRID Cardio Rush 2026 Makin Meriah, Influencer dan Pebasket Top Siap Turun ke Lintasan!
GRID Cardio Rush 2026 menggandeng influencer hingga pebasket top. Ajang lari ini akan digelar 2 Agustus 2026.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Juli 2026
GRID Cardio Rush 2026 Makin Meriah, Influencer dan Pebasket Top Siap Turun ke Lintasan!
Fun
GRID Cardio Rush 2026 Gabungkan Lari dan Konservasi, Targetkan 1.500 Bibit Pohon
GRID Cardio Rush 2026 akan kembali digelar. Event ini menggabungkan konsep lari dan konservasi dengan menanam 1.500 bibit pohon.
Soffi Amira - Sabtu, 11 Juli 2026
GRID Cardio Rush 2026 Gabungkan Lari dan Konservasi, Targetkan 1.500 Bibit Pohon
Olahraga
Legislator Tanggapi Pengakuan Desak Made Rita, Minta Tata Kelola Dukungan Atlet Dievaluasi
Desak Made Rita mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas dalam ajang bergengsi tersebut. 

Dwi Astarini - Rabu, 08 Juli 2026
Legislator Tanggapi Pengakuan Desak Made Rita, Minta Tata Kelola Dukungan Atlet Dievaluasi
Olahraga
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
NOC Indonesia memanfaatkan program IVLP di Amerika Serikat untuk mempelajari sistem pembinaan atlet dan tata kelola olahraga.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 08 Juli 2026
NOC Indonesia Pelajari Ekosistem Olahraga AS, Siapkan Model Pembinaan Atlet Berkelanjutan
Olahraga
Desak Made Rita Bersinar, Panjat Tebing Indonesia Bawa Pulang 4 Medali Kejuaraan Dunia
Tim panjat tebing Indonesia meraih satu emas, satu perak, dan dua perunggu di World Climbing Series Krakow 2026. Desak Made Rita Kusuma Dewi tampil sebagai bintang dengan tiga medali.
Wisnu Cipto - Senin, 06 Juli 2026
Desak Made Rita Bersinar, Panjat Tebing Indonesia Bawa Pulang 4 Medali Kejuaraan Dunia
Bagikan