Peneliti Temukan Spesimen Burung Langka, Setengah Jantan Setengah Betina

Raden Yusuf NayamenggalaRaden Yusuf Nayamenggala - Sabtu, 10 Oktober 2020
Peneliti Temukan Spesimen Burung Langka, Setengah Jantan Setengah Betina

Penliti menemukan spesimen burung langka (Foto: facebook/annie lindsay)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

PARA peneliti di Powdermill Nature Reserve di Pennsylvania, baru-baru ini menemukan sebuah penemuan yang sangat langka. Yakni seekor burung rose-breasted grosbeak setengah jantan, setengah betina.

Annie Lindsay dan rekan-rekannya di Powdermill Nature Reserver, menangkap dan mengikat burung dengan tanda pengenal pada 24 September, ketika seorang rekan peneliti memanggilnya lewat waklkie-talkie untuk melihat sesuatu yang luar biasa.

Baca Juga:

Burung Kecil Ini Bisa Terbang Selama 10 Bulan Tanpa Mendarat

Peneliti menemukan spesimen burung langka (Foto: facebook/powdermill nature reserve)

Saat dia melihat koleganya menemukan burung tersebut, Annie tahu apa yang dia lihat, makhluk setengah laki-laki dan setengah perempuan yang sangat langka, dikenal sebagai gynandromorph.

Burung rose-breasted grosbeak memamerkan bulu khas jantang di satu setengah tubuhnya, dan warna betina di sisi lain.

"Itu spektakuler, Burung ini tidak dalam fase berkembang biak, jadi pada musim semi ketika sedang dalam masa berkembang biak, ia akan menjadi lebih jantan," ujar Annie Lindsay, manager program banding di Powdermill.

"Sementara itu ketika menjadi betina, Warna burung akan menjadi lebih hidup, dan garis antara sisi jantan dan betina akan menjadi lebih jelas," tambah Lindsay.

Baca Juga:

Mirip 'Permata Hidup', Hewan Ini Jadi Sorotan di Media Sosial

Foto yang diambil oleh para peneliti menunjukan bahwa burung rose-breasted grosbeak gynandromorph memiliki bulu hitam dan ciri khas ketika merah muda untuk jantan di satu sisi, dan ketiak berwarna kuning pada sisi lainnya.

Burung itu memiliki garis yang membentang ditengahnya, memisahkan dua bagian. Para ilmuwan mengatakan, bahwa bila burung itu seperti gynandromorph yang dipelajari sebelumnya, pemisahan khusus jantannya juga muncul di bagian dalam, yang berarti burung itu memiliki otak setengah jantan dan setengah betina, serta organ reproduksi.

Tidak seperti hermafrodit yang memiliki organ reproduksi jantan dan betina. Gynandromorph ialah jantan di satu sisi tubuh dan betina di sisi lain.

Burung langka ini setengah jantan, setengah betina (Foto: facebook/powdermill nature reserve)

Karena betapa langka spesimen ini, ada banyak hal yang tak diketahui para ilmuwan tentang mereka, serta seperti apakah mereka bisa bereproduksi.

Dalam 64 tahun burung banding, Pusat penelitian Avian Powdermill hanya mencatat kurang dari 10 penampakan gynandromorph.

"Seluruh tim sangat bersemangat untuk melihat kelangkaan seperti ini dari dekat, dan mungkin merupakan pengalaman sekali seumur hidup, salah satu dari mereka menggambarkannya seperti melihat unicorn, dan yang lainnya menggambarkan aliran adrenalin ketika melihat sesuatu yang luar biasa," jelas Lindsay.

Lindsay menambahkan para peneliti sangat bersyukur menjadi bagian dari penelitian yang sangat menarik ini. Ginandromorfisme bilateral bukanlah hal yang umum, karena itu merupakan proses genetik menakjubkan yang jarang ditemui orang. (Ryn)

Baca Juga:

Hewan ini Renggut 600 Nyawa dalam Semalam

#Burung #Hewan Langka
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Raden Yusuf Nayamenggala

I'm not perfect but special
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Pengadaan Burung Merpati Rp 305 Juta di Istana Disorot ICW, Segini Rinciannya
Pengadaan burung merpati Rp 305 juta disoroti ICW. Lalu, berapa biaya harga merpati lokal per ekornya?
Soffi Amira - Jumat, 21 Agustus 2026
Pengadaan Burung Merpati Rp 305 Juta di Istana Disorot ICW, Segini Rinciannya
Indonesia
ICW Kritik Anggaran Burung Merpati Rp 305 Juta di Perayaan HUT ke-81 RI
ICW menyoroti pengadaan burung merpati Rp 305 juta dalam perayaan HUT ke-81 RI. Pengadaan tersebut dinilai berlebihan.
Soffi Amira - Kamis, 20 Agustus 2026
ICW Kritik Anggaran Burung Merpati Rp 305 Juta di Perayaan HUT ke-81 RI
Indonesia
Orang Utan Koleksi Solo Safari Lepas, Langsung Dicek Kesehatan Begitu Tertangkap
Proses penanganan dilakukan secara terukur dengan mengutamakan keselamatan masyarakat dan satwa, sesuai prosedur yang berlaku.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 18 Agustus 2026
Orang Utan Koleksi Solo Safari Lepas, Langsung Dicek Kesehatan Begitu Tertangkap
Indonesia
Dikira Punah 6.000 Tahun Lalu, Possum Kecil dan Glider Muncul di Papua Barat
Penemuan seperti ini dikenal sebagai ‘lazarus taxon’, sebuah istilah yang terinspirasi dari tokoh dalam Alkitab yang dibangkitkan dari kematian.
Dwi Astarini - Jumat, 06 Maret 2026
 Dikira Punah 6.000 Tahun Lalu, Possum Kecil dan Glider Muncul di Papua Barat
Indonesia
Kasus Kakek Dipenjara karena Curi 5 Burung Cendet, DPR: Hukum Harus Berkeadilan
Kakek Masir (71) kini menjalani proses hukum karena mencuri lima ekor burung cendet di kawasan Taman Nasional Baluran.
Soffi Amira - Senin, 15 Desember 2025
Kasus Kakek Dipenjara karena Curi 5 Burung Cendet, DPR: Hukum Harus Berkeadilan
Dunia
Langka Banget, Lynx Iberia Putih Pertama di Dunia Terekam di Spanyol Diduga Alami Kelainan Genetik
Seekor Lynx Iberia berwarna putih berhasil diabadikan fotografer satwa liar asal Spanyol, Ángel Hidalgo, di kawasan konservasi alam di pegunungan Spanyol bagian selatan.
Wisnu Cipto - Sabtu, 01 November 2025
Langka Banget, Lynx Iberia Putih Pertama di Dunia Terekam di Spanyol Diduga Alami Kelainan Genetik
Berita Foto
Aktivitas Pedagang Pasar Burung Barito Pasca SP1 Relokasi dari Pemkot Jakarta Selatan
Suasana pedangan buah saat menunggu pelanggan di Pasar Burung Barito, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (8/10/2025).
Didik Setiawan - Rabu, 08 Oktober 2025
Aktivitas Pedagang Pasar Burung Barito Pasca SP1 Relokasi dari Pemkot Jakarta Selatan
Berita Foto
Mengintip Rehabilitasi Burung Elang Jawa di Pusat Suaka Satwa Elang Jawa Bogor
Seekor Burung Elang Jawa bertengger dalam rehabilitasi oleh Pusat Suaka Satwa Elang Jawa di Balai Taman Nasional Gunung Halimun Salak (BTNGHS), Loji, Cigombong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Selasa (7/10/2025).
Didik Setiawan - Selasa, 07 Oktober 2025
Mengintip Rehabilitasi Burung Elang Jawa di Pusat Suaka Satwa Elang Jawa Bogor
Fun
Kucing Merah Kalimantan Muncul Setelah 20 Tahun, Ini Keunikan dan Ancaman terhadap Keberadaannya
Catopuma badia, kucing misterius endemik Kalimantan, terekam lagi di TN Kayan Mentarang setelah dua dekade. Ini dia keunikan, habitat, dan ancaman konservasinya!
Hendaru Tri Hanggoro - Selasa, 03 Juni 2025
Kucing Merah Kalimantan Muncul Setelah 20 Tahun, Ini Keunikan dan Ancaman terhadap Keberadaannya
Fun
Kura-Kura Galapagos Berumur 100 Tahun Hasilkan Anak untuk Pertama Kalinya
Spesies kura-kura nan terancam punah dan berusia hampir 100 tahun ini akhirnya menjadi orangtua untuk pertama kalinya.
Dwi Astarini - Selasa, 08 April 2025
 Kura-Kura Galapagos Berumur 100 Tahun Hasilkan Anak untuk Pertama Kalinya
Bagikan