Penderita COVID-19 di Secapa TNI-AD Menyusut Drastis

Andika PratamaAndika Pratama - Rabu, 05 Agustus 2020
Penderita COVID-19 di Secapa TNI-AD Menyusut Drastis

Tes COVID-19 TNI AD. (Foto: MP/Kanugrahan)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Klaster penyebaran COVID-19 di Secapa TNI AD, Bandung terus menyusut. Jumlah pasien di sana yang dinyatakan negatif COVID-19 terus bertambah.

Kepala Dinas Penerangan AD Brigjen TNI Nefra Firdaus melaporkan, hingga Rabu (5/8), hasil laboratorium PCR dari swab test ke-2 sebagian siswa adalah negatif.

Baca Juga

Ratusan Pekerja Migran dari Luar Negeri Masih Jalani Karantina di RSD Wisma Atlet

Hasil Lab PCR dari swab lanjutan pasien di Secapa AD sejak Selasa 4 Agustus sampai dengan pagi ini Rabu 5 Agustus, ada 16 pasien lagi yang dinyatakan negatif.

"Sehingga, untuk total pasien yang terpapar COVID-19 kini masih 13,2 persen dari total sebelumnya," jelas Nefra dalam keteranganya, Rabu (5/8).

Pelaksanaan tes usap ke-2 bagi siswa di Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI AD, Bandung, Kamis (16/7/2020). (HO-Dok Dispenad)
Pelaksanaan tes usap ke-2 bagi siswa di Sekolah Calon Perwira (Secapa) TNI AD, Bandung, Kamis (16/7/2020). (HO-Dok Dispenad)

Dari total 1.308 pasien positif COVID-19 di Secapa AD, pada pagi ini sudah berkurang 1.136 orang atau 86.8 persen sudah menjadi negatif.

"Menjadi tinggal 172 orang atau 13.2 persen masih positif," ungkap Nefra.

Selain itu, untuk metode penyembuhan dengan donor plasma darah dalam gelombang ke-2 nanti, akan dilakukan terhadap delapan perwira mantan Secapa AD.

Baca Juga

Update COVID-19 DKI Selasa (4/8): 22.909 Positif, 14.381 Orang Sembuh

"Sementara itu, gelombang ke-2 donor plasma darah (untuk Terapi Plasma Convalesence) yang terdiri dari 8 Perwira mantan Secapa AD akan dilakukan hari ini di RSPAD," tutupnya. (Knu)

#TNI AD
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Helikopter Mi-17 Jatuh Saat Sendok Air Laut Buat Padamkan Karhutla, 3 Prajurit TNI-AD Gugur
Helikopter Mi-17 TNI AD jatuh di Seruyan Kalteng saat manuver water bombing karhutla pada 4 November 2026
Angga Yudha Pratama - Kamis, 05 November 2026
Helikopter Mi-17 Jatuh Saat Sendok Air Laut Buat Padamkan Karhutla, 3 Prajurit TNI-AD Gugur
Indonesia
Profil Jenderal Subagyo HS Wafat: Eks Danjen Kopassus Sekaligus Mantan Komandan Prabowo
Kabar duka, mantan KSAD Subagyo HS meninggal dunia di RS Panti Rapih Yogyakarta sore ini. Simak profil dan rekam jejak Jenderal Baret Merah era 3 presiden ini.
Angga Yudha Pratama - Senin, 19 Oktober 2026
Profil Jenderal Subagyo HS Wafat: Eks Danjen Kopassus Sekaligus Mantan Komandan Prabowo
Indonesia
Alasan TNI AD Tambah Kodam di 6 Provinsi
Keberadaan kodam-kodam baru ini juga diharapkan dapat lebih mempermudah TNI AD mengirim bantuan kepada warga jika terjadi bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 06 Oktober 2026
Alasan TNI AD Tambah Kodam di 6 Provinsi
Indonesia
Jembatan Gantung Pangandaran Buatan Kodim Putus Saat Peresmian, TNI AD: Batas Kapasitas Diabaikan
TNI AD pastikan struktur utama Jembatan Gantung Pongpet Pangandaran utuh, kini jembatan ditutup untuk perbaikan.
Wisnu Cipto - Senin, 31 Agustus 2026
Jembatan Gantung Pangandaran Buatan Kodim Putus Saat Peresmian, TNI AD: Batas Kapasitas Diabaikan
Indonesia
KRI Gajah Mada Bukan Sekadar Barang Bekas: Mengungkap Misi Rahasia Kapal Induk Giuseppe Garibaldi TNI AL
Kehadiran kapal induk Giuseppe Garibaldi mengubah wajah pertahanan maritim TNI AL. Bukan sekadar kapal bekas, ini adalah pusat komando bergerak untuk menjaga kedaulatan dan ujung tombak operasi kemanusiaan Indonesia
Angga Yudha Pratama - Minggu, 30 Agustus 2026
KRI Gajah Mada Bukan Sekadar Barang Bekas: Mengungkap Misi Rahasia Kapal Induk Giuseppe Garibaldi TNI AL
Indonesia
KKB Ndugama Sandera 9 Mama-Mama dan Anak Perempuan Jila, TNI Kerahkan Operasi Pencarian Besar-besaran di Mimika Papua
KKB Kodap III Ndugama culik 11 perempuan di Jila, Mimika. Dua orang jadi korban penembakan dan sembilan lainnya masih disandera
Angga Yudha Pratama - Senin, 24 Agustus 2026
KKB Ndugama Sandera 9 Mama-Mama dan Anak Perempuan Jila, TNI Kerahkan Operasi Pencarian Besar-besaran di Mimika Papua
Indonesia
TNI AD Ingatkan Publik Jangan Berspekulasi Liar Soal Ledakan Gudang Amunisi Madiun
NI AD minta publik tidak berspekulasi terkait ledakan gudang amunisi Madiun. Tim investigasi profesional dari Jakarta sudah dibentuk untuk menyelidiki penyebab insiden.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
TNI AD Ingatkan Publik Jangan Berspekulasi Liar Soal Ledakan Gudang Amunisi Madiun
Indonesia
TNI AD Kirim Tim Khusus dari Jakarta Investigasi Ledakan Gudang Amunisi Madiun
TNI AD bentuk tim investigasi profesional dari Jakarta untuk menyelidiki ledakan gudang amunisi Puspalad Madiun. 1 prajurit gugur, 6 luka. Korban dirawat di RSUD Caruban.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
TNI AD Kirim Tim Khusus dari Jakarta Investigasi Ledakan Gudang Amunisi Madiun
Indonesia
Gudang Amunisi TNI Madiun Meledak Saat Proses Pemeriksaan dan Perawatan
Ledakan gudang amunisi Puspalad Madiun terjadi saat inspeksi rutin. Satu prajurit gugur, empat luka berat, dua luka ringan.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
Gudang Amunisi TNI Madiun Meledak Saat Proses Pemeriksaan dan Perawatan
Indonesia
TNI AD Buka Suara Kondisi Terkini Ledakan Madiun: 4 Prajurit Luka Berat, 2 Luka Ringan
TNI AD buka suara terkait ledakan gudang munisi di Madiun. Satu prajurit gugur, empat luka berat, dua luka ringan. Korban dirawat di RSUD Caruban, penyebab masih diinvestigasi.
Wisnu Cipto - Kamis, 16 Juli 2026
TNI AD Buka Suara Kondisi Terkini Ledakan Madiun: 4 Prajurit Luka Berat, 2 Luka Ringan
Bagikan