Penderita Asma, Hindari 5 Bahan Makanan Berikut

Zahrina IdzniZahrina Idzni - Selasa, 18 April 2017
Penderita Asma, Hindari 5 Bahan Makanan Berikut

(Foto: Pinterest active)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Tahukah Anda bahwa asma dapat dipicu oleh reaksi dari alergi? Reaksi ini menyebabkan saluran pernapasan mengalami peradangan dan penyempitan, yang pada akhirnya menimbulkan gejala asma, yang disebut dengan asma alergik. Salah satu penyebab serangan asma alergik adalah makanan, di antaranya sebagai berikut:

1. Telur

Makanan yang memiliki banyak manfaat ini ternyata tidak baik dikonsumsi bagi penderita asma alergik. Beberapa ahli medis mengatakan bahwa telur dapat menyebabkan alergi dengan kondisi yang buruk untuk penderita asma alergik. Reaksi cepat mengonsumsi telur bisa menyebabkan gatal-gatal, kulit keriput, sakit kepala, mual, muntah, dan sesak nafas.

2. Susu

Susu dan segala produknya memiliki dua kandungan yang kontras bagi penderita asma alergik. Di satu sisi, susu merupakan sumber terbaik dari vitamin D, yang dapat meringankan gejala asma. Namun, susu dan segala produknya ini mengandung lemak dalam jumlah besar, yang dapat membuat selaput lendir bekerja berlebihan dan menghambat kerja paru-paru. Akibatnya, penderita akan mengalami sesak napas, batuk, dan nyeri di bagian dada. Jika kondisi ini tidak segera mendapatkan perawatan medis maka bisa menyebabkan kematian karena kehabisan oksigen.

3. Kacang-kacangan

Kacang juga dapat menyebabkan reaksi alergi fatal bagi beberapa orang yang menderita asma. Kacang mengandung senyawa alami yang dapat memicu terbentuknya racun ketika masuk ke dalam tubuh. Bagi penderita asma, makanan ini bisa menyebabkan sesak nafas, rasa panas di perut, hingga muntah-muntah. Sebuah studi menemukan bahwa anak-anak penderita asma lebih cenderung cepat mendapatkan reaksi alerginya ketimbang orang dewasa. Karena itu, Anda harus lebih waspada terhadap makanan ini, khususnya jika anak Anda memiliki asma.

4. Garam

Ternyata, garam dapat menyebabkan penyempitan saluran udara bagi penderita asma yang mengonsumsinya. Bahan yang biasanya dijadikan sebagai bumbu penyedap ini bisa menyebabkan lendir dan cairan yang dihasilkan oleh saluran pernafasan menjadi lebih banyak. Garam juga bisa menyebabkan peradangan yang sangat cepat sehingga penderita asma akan sulit untuk bernafas seketika.

5. Kerang

Dan yang terakhir, ada salah satu makanan laut yang menjadi favorit banyak orang, tetapi tidak jadi favorit bagi si penderita asma karena dapat menyebabkan reaksi alergi yang lebih cepat. Kandungan asam amino tertentu pada kerang menyebabkan tubuh menghasilkan histamin berlebihan. Kerang juga menjadi salah satu penyebab alergi yang paling banyak terjadi pada anak-anak. Makanan laut lainnya seperti kepiting, udang karang, dan lobster juga perlu untuk Anda hindari.

Itulah beberapa makanan yang tidak baik, bahkan tidak boleh dikonsumsi bagi penderita asma alergik. Semoga bermanfaat! Bicara soal makanan, ternyata ada pula makanan pereda diare, yuk baca artikel ini: Mengalami Gangguan Pencernaan atau Diare, Ini yang Harusnya Anda Konsumsi

#Penyakit #Makanan Laut #Tips
Bagikan
Ditulis Oleh

Zahrina Idzni

Gaul, supel dan berkibarlah bendera negeri, Merah Putih Jaya

Berita Terkait

Olahraga
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Wabah Ebola mengacaukan persiapan Piala Dunia 2026. Laga RD Kongo vs Chili pun harus dibatalkan akibat wabah tersebut.
Soffi Amira - Rabu, 03 Juni 2026
Wabah Ebola Bikin Kacau Persiapan Piala Dunia 2026, Laga RD Kongo vs Chili Resmi Dibatalkan
Fun
Bosan Main HP Selama Libur Panjang? Coba 9 Aktivitas Seru Ini di Rumah!
Digital detox saat liburan bisa dilakukan dengan membaca, memasak, berkebun, olahraga ringan, hingga melukis.
Wisnu Cipto - Kamis, 28 Mei 2026
Bosan Main HP Selama Libur Panjang? Coba 9 Aktivitas Seru Ini di Rumah!
Dunia
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Data terbaru otoritas DRC mencatat 131 kematian akibat virus tersebut terjadi di negara tetangga Uganda
Angga Yudha Pratama - Rabu, 20 Mei 2026
Senggolan Bawa Petaka! Kemenkes Uganda Haramkan Warga Jabat Tangan Demi Cegah Penularan Wabah Ebola
Fun
5 Ide Kegiatan Seru di Rumah saat Long Weekend, Hemat tapi Tetap Menyenangkan!
Ide kegiatan seru di rumah saat long weekend ini bisa kamu lakukan. Dompet pun tetap aman dan liburan menyenangkan.
Soffi Amira - Kamis, 14 Mei 2026
5 Ide Kegiatan Seru di Rumah saat Long Weekend, Hemat tapi Tetap Menyenangkan!
Indonesia
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
BRIN mengimbau masyarakat untuk memahami penularan hantavirus. Virus ini berasal dari hewan pengerat atau tikus liar.
Soffi Amira - Rabu, 13 Mei 2026
BRIN Jelaskan Cara Penularan hingga Pencegahan Hantavirus, Gejalanya Mirip Flu
Indonesia
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Kasus hantavirus kini sudah muncul di Indonesia. Komisi IX DPR pun meminta pemerintah untuk memperkuat deteksi dini.
Soffi Amira - Senin, 11 Mei 2026
Hantavirus Ancam Dunia, DPR Desak Pemerintah Siapkan Deteksi Dini
Lifestyle
Dokter Tirta Sebut Hantavirus Sulit Jadi Pandemi Global, ini Alasannya
Dokter Tirta buka suara soal Hantavirus. Ia menyebutkan, bahwa penularannya sangat sulit.
Soffi Amira - Jumat, 08 Mei 2026
Dokter Tirta Sebut Hantavirus Sulit Jadi Pandemi Global, ini Alasannya
Indonesia
Jemaah Calon Haji Indonesia yang Wafat Bertambah Jadi 12 Orang, Kemenhaj Ungkap Penyebab
Dua jemaah calon haji Indonesia wafat di Arab Saudi. Kini, total calon haji yang meninggal dunia mencapai 12 orang.
Soffi Amira - Kamis, 07 Mei 2026
Jemaah Calon Haji Indonesia yang Wafat Bertambah Jadi 12 Orang, Kemenhaj Ungkap Penyebab
Indonesia
Cara Menangani Paparan Hantavirus Sejak Dini, Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus
Kenali cara menangani paparan hantavirus sejak dini, mulai dari membersihkan area terkontaminasi hingga mengenali gejala awal yang mirip flu biasa.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 07 Mei 2026
Cara Menangani Paparan Hantavirus Sejak Dini, Jangan Asal Bersihkan Kotoran Tikus
Dunia
WHO Ungkap Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar, Ketahui Cara Penularan hingga Risikonya
WHO melaporkan kasus hantavirus di kapal MV Hondius. 3 penumpang tewas, satu pasien dirawat intensif. Simak penjelasan pakar soal penularan dan bahayanya.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 06 Mei 2026
WHO Ungkap Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar, Ketahui Cara Penularan hingga Risikonya
Bagikan