Penasihat Hukum Bantah Asma Dewi Kirim Uang Rp 75 Juta ke Saracen

Zulfikar SyZulfikar Sy - Selasa, 12 September 2017
Penasihat Hukum Bantah Asma Dewi Kirim Uang Rp 75 Juta ke Saracen

Hoax (Foto: Istimewa)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Penasihat hukum Asma Dewi, Djuju Purwantoro membantah kliennya telah mengirim uang sebesar Rp 75 juta kepada kelompok penebaran kebencian SARA dan hoax, Saracen.

"Tidak benar itu semua pengiriman uang. Tidak ada keterkaitan," kata Djuju saat dihubungi, Selasa (12/9).

Djuju memastikan Asma Dewi tidak berkenalan dengan anggota kelompok Saracen. Ia beralasan, LBH Kebangkitan Jawara dan Pengacara (Bang Japar) juga menangani kasus Saracen dan mereka tidak menemukan hubungan antara Dewi dengan Saracen.

"Tidak kenal dia dengan teman-teman Saracen itu," bebernya.

Sementara itu, Djuju juga menanyakan bukti yang menunjukkan indikasi kliennya mengalirkan dana kepada Saracen. Pihaknya heran kepada aparat kepolisian menyebarkan informasi yang belum sepenuhnya terbukti.

"Ini gak jelas semuanya kecuali, Mas, kasih bukti foto kopi saya kwitansi sekian nah itu. Kalau bukti transfer gak ada, bukti ini gak ada, dari siapa?" ungkapnya.

Sebelumnya, Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri kembali menangkap seorang tersangka Asma Dewi karena diduga melakukan ujaran kebencian di media sosial. Aksinya tersebut juga diketahui memiliki keterkaitan dengan sindikat kelompok ujaran penebaran kebencian SARA dan hoax, Saracen.

Asma Dewi ditangkap oleh polisi pada Jumat 8 September 2017 di Kompleks AKRI, Jakarta Selatan. (Asp)

Baca juga berita tentang penangkapan Asma Dewi dalam artikel: Diduga Anggota Saracen, Seorang Ibu Rumah Tangga Diamankan

#Saracen #Berita Hoax
Bagikan
Ditulis Oleh

Zulfikar Sy

Tukang sihir

Berita Terkait

Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Mobil di Atas 1.400 CC Dilarang Isi Pertalite Mulai Juni 2026
Mobil di atas 1.400 cc dilarang mengisi Pertalite mulai Juni 2026. Lalu, apakah informasi itu bisa dibenarkan?
Soffi Amira - Rabu, 10 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Mobil di Atas 1.400 CC Dilarang Isi Pertalite Mulai Juni 2026
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bisa Bubarkan DPR Lewat Dekrit, Benarkah?
Presiden RI, Prabowo Subianto, dikabarkan bisa membubarkan DPR lewat dekrit. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Selasa, 09 Juni 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Bisa Bubarkan DPR Lewat Dekrit, Benarkah?
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Dikabarkan Mau Hapus Utang Pensiunan PNS
Presiden RI, Prabowo Subianto, dikabarkan mau menghapus utang pensiunan PNS. Lalu, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Sabtu, 23 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Dikabarkan Mau Hapus Utang Pensiunan PNS
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Nyatakan Indonesia dalam Kondisi Darurat, Kumpulkan Semua Pejabat Negara
Presiden RI, Prabowo Subianto, dikabarkan mengumpulkan semua pejabat negara. Ia menyatakan bahwa Indonesia dalam kondisi darurat.
Soffi Amira - Senin, 18 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Nyatakan Indonesia dalam Kondisi Darurat, Kumpulkan Semua Pejabat Negara
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Singapura Serang Kapal Perang RI yang Patroli di Selat Malaka
Singapura menyerang kapal perang RI yang sedang patroli di Selat Malaka. Namun, apakah informasi ini benar?
Soffi Amira - Selasa, 05 Mei 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Singapura Serang Kapal Perang RI yang Patroli di Selat Malaka
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Koperasi Merah Putih Buka Pinjaman Online Lewat WhatsApp
Koperasi Merah Putih dikabarkan membuka layanan pinjaman online lewat WhatsApp. Lalu, apakah informasi itu benar?
Soffi Amira - Minggu, 26 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Koperasi Merah Putih Buka Pinjaman Online Lewat WhatsApp
Indonesia
Dituding Punya 750 Dapur MBG, Uya Kuya Laporkan Akun Medsos Penyebar Hoaks
Uya Kuya melaporkan akun media sosial yang menyebarkan hoaks soal dirinya memiliki 750 dapur MBG.
Soffi Amira - Selasa, 21 April 2026
Dituding Punya 750 Dapur MBG, Uya Kuya Laporkan Akun Medsos Penyebar Hoaks
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Minta Indonesia Dukung Donald Trump agar Negara Aman
Presiden RI, Prabowo Subianto, dikabarkan meminta rakyat Indonesia untuk mendukung Presiden AS, Donald Trump. Apakah berita ini benar?
Soffi Amira - Sabtu, 11 April 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Prabowo Minta Indonesia Dukung Donald Trump agar Negara Aman
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Kirim Bantuan Rudal untuk Iran, Begini Fakta Sebenarnya
Indonesia dikabarkan mengirim bantuan rudal untuk Iran. Informasi itu diunggah oleh akun Facebook bernama Rahmat Al Muhajir.
Soffi Amira - Senin, 30 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Indonesia Kirim Bantuan Rudal untuk Iran, Begini Fakta Sebenarnya
Indonesia
[HOAKS atau FAKTA]: Las Vegas Hancur usai Dihantam Rudal Buatan Iran
Las Vegas dikabarkan hancur usai dihantam rudal Iran. Lalu, apakah informasi tersebut bisa dibenarkan?
Soffi Amira - Selasa, 17 Maret 2026
[HOAKS atau FAKTA]: Las Vegas Hancur usai Dihantam Rudal Buatan Iran
Bagikan