Kesehatan

Penanganan Ketika Tersengat Serangga Mematikan: Tawon Vespa Affinis

Ananda Dimas PrasetyaAnanda Dimas Prasetya - Selasa, 09 Juli 2019
Penanganan Ketika Tersengat Serangga Mematikan: Tawon Vespa Affinis

Penanganan pertama bila tersengat serangga mematikan (Foto: projectnoah)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

RAMAI dibicarakan, tawon vespa affinis mengancam masyarakat Indonesia. Keterlambatan dalam memberikan penanganan pertama saat tersengat serangga ini bisa menimbulkan kematian. Berukuran lebih besar daripada tawon pada umumnya, tawon vespa affinis memiliki panjang sekitar 3 cm berwarna kuning kehitaman. Kandungan racun dalam sengatan tawon vespa affinis ini memiliki efek samping yang membahayakan tubuh.

Sengatan beracun dari tawon ini bisa menyebabkan hiperalergi, penumpukan cairan, kerusakan organ tubuh hingga meninggal dunia. Meski mematikan, sengatan tawon dalam skala ringan bisa kamu hambat dengan penanganan pertama yang tepat. Umumnya, sengatan ringan akan menunjukkan alergi dan bengkak. Jangan panik, ini yang harus kamu lakukan ketika tersengat tawon vespa affinis.

1. Kompres dengan es batu

Penanganan Pertama Tersengat Serangga Mematikan, Tawon Vespa Affinis
Kompres sengatan tawon dengan es batu (Foto: Pixabay/Yamsri)

Bagian yang tersengat tawon kemungkinan akan mengalami bengkak dan nyeri. Kompreslah dengan es batu selama beberapa menit hingga merasa lebih baik.

Baca juga:

Tips Aman untuk Menjauhkan Serangga dari Rumah

Cara ini dapat meredakan pembengkakan dan nyeri. Namun, sengatan tawon dalam skala besar harus segera dibawa ke rumah sakit terdekat karena mengompres tak lagi berguna.

2. Antisipasi dengan analgesik dan konsumsi obat-obatan antihistamin

Penanganan Ketika Tersengat Serangga Mematikan: Tawon Vespa Affinis
Analgesik dan obat-obatan antihistamin untuk memperlambat penyebaran racun (Foto: Pixabay/Qimono)

Memperlambat peredaran racun dalam sengatan tawon vespa affinis dapat kamu lakukan dengan memberikan obat analgesik dan antihistamin.

Baca juga:

Ini Pertolongan Pertama Jika Digigit Serangga

Obat analgesik bisa meredakan nyeri karena mengandung anti-inflamasi nonsteroid. Sedangkan, obat antihistamin mampu mengobati alergi. Konsumsi obat-obatan tersebut sesuai dengan anjuran yang berlaku.

3. Lakukan pengobatan lebih lanjut ke tim medis

Penanganan Ketika Tersengat Serangga Mematikan: Tawon Vespa Affinis
Meminta bantuan medis untuk pengobatan lebih lanjut (Foto: Pixabay/MRI)

Untuk menghindari efek samping yang lebih berbahaya, hubungi atau kunjungi rumah sakit terdekat. Terutama bagi kamu yang tersengat dalam skala besar (banyaknya jumlah sengatan).

4. Hubungi pemadam kebakaran

Penanganan Ketika Tersengat Serangga Mematikan: Tawon Vespa Affinis
Menghubungi pemadam kebakaran untuk mengamankan sarang tawon (Foto: Unsplash/Marjan Blan)

Setelah mendapat penanganan, hubungi tim pemadam kebakaran sesegera mungkin. Tim pemadam kebakaran berguna untuk mengamankan sarang tawon. Hal ini membantu untuk mencegah bertambahnya korban. (dys)

#Serangga Mematikan #Pertolongan Pertama #Kesehatan #Info Kesehatan #Tips Kesehatan
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Ananda Dimas Prasetya

Penulis, editor, dan praktisi konten digital dengan latar belakang akademis di bidang jurnalistik serta pengalaman dalam penyusunan artikel berita, konten informatif, dan optimasi mesin pencari (SEO). Lulusan Fakultas Ilmu Komunikasi, Jurusan Jurnalistik, Universitas Padjadjaran (2007–2014) dengan pemahaman mendalam mengenai kaidah jurnalistik, etika media, verifikasi informasi, dan teknik penulisan profesional. Berfokus pada pengembangan konten yang mengutamakan akurasi, relevansi, dan nilai informasi bagi pembaca. Memastikan artikel disusun melalui proses riset, verifikasi sumber, dan pengolahan data cermat guna menjamin kualitas informasi yang disajikan. Berbagai topik yang menjadi perhatian meliputi pemerintahan, ekonomi, pendidikan, teknologi, budaya, hiburan (musik & film), gaya hidup, motorsports, hingga isu-isu sosial yang berkembang di masyarakat.
Show More
Follow Me

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan