Penanganan Banjir di Jakarta Diklaim Bakal Bisa Dirasakan Warga 3 Tahun ke Depan

Angga Yudha PratamaAngga Yudha Pratama - Rabu, 11 November 2020
Penanganan Banjir di Jakarta Diklaim Bakal Bisa Dirasakan Warga 3 Tahun ke Depan

Genangan air setinggi 60 sentimeter menutup sebagian Jalan Raya Jambore akibat hujan lebat, Senin (26/10/2020). (ANTARA/Andi Firdaus)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

Merahputih.com - Panitia Khusus (Pansus) Banjir DPRD DKI menyebut penanganan banjir di ibu kota baru bisa dirasakan oleh masyarakat Jakarta paling tidak 2 hingga 3 tahun ke depan.

Ketua Pansus Banjir DPRD DKI, Zita Anjani menilai postur anggaran banjir 2021 menunjukkan keseriusan dari Pemda DKI menangani banjir.

"Bisa dilihat dari postur anggaran untuk banjir, mayoritas untuk pembangunan infrastruktur banjir. Karena mungkin juga Pemprov akhirnya sadar dan belajar dari banjir 2020 awal tahun," papar Zita di Jakarta, pada Rabu (11/11).

Baca Juga

Indonesia Dinilai Lebih Siap Hadapi Resesi Ekonomi

Pemprov serius mengatasi banjir pada tahun 2021 dengan memproyeksikan anggaran sebesar Rp4,05 triliun untuk penanggulangan banjir Dalam Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara Rancangan APBD Tahun Anggaran 2021.

Zita pun meminta Pemprov DKI untuk segera menyampaikan hal ini kepada warga DKI secara terbuka, sehingga ketika nanti hujan warga bisa melakukan antisipasi.

Kegiatan program Gerebek Lumpur. (Foto: MP/Asropih)
Kegiatan Gerebek Lumpur untuk penanggulanangan banjir di Jakarta. (Foto: MP/Asropih)

Ia juga mengingatkan agar anggaran tersebut difokuskan ke pembangunan infrastruktur.

"Kalau kapasitas sungai eksisiting kita hanya 950 meter kubik (m³) per detik, sedangkan rata-rata banjir tahunan debit airnya mencapai 2.100-2.650 m³ per detik. Bahkan awal 2020 mencapai 3.389 m³ detik. Jadi fokus disitu," tegasnya.

Sangat mustahil Pemprov DKI bisa menghilangkan banjir di Jakarta dalam kurun waktu 6 jam. Sebab masih banyak penunjang untuk pengentasan banjir masih kurang seperti lahan hijau dan sumur serapan.

Baca Juga

Jakpus Siapkan 148 Tempat Pengungsian Banjir di Tengah Pandemi

Ia pun meminta Pemprov DKI untuk meningkatkan lahan Hijau dan sumur serapan. Saat ini ruang terbuka hijau yang dimiliki DKI hanya 9,98 persen, padahal yang dibutuhkan untuk menyerap air di Ibukota sebesar 30 persen.

"Lalu mau mengandalkan sumur resapan yang nyatanya baru di bangun 1.772 titik dari 1,8 juta titik yang di butuhkan," tuturnya. (Asp)

#Banjir #Korban Banjir
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Saat ini, petugas gabungan dari BPBD, Dinas Damkarmat serta Satgas SAR masih berada di lapangan untuk melakukan observasi, pendataan kerugian materiil, serta membantu proses evakuasi warga terdampak.
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 12 Oktober 2026
Banjir Rendam 9 Kecamatan di Aceh Tamiang
Indonesia
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Penyediaan hunian menjadi salah satu prioritas agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan setelah bencana.
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 11 Oktober 2026
20.770 Unit Hunian Sementara Bagi Korban Bencana Sumatera Telah Selesai Dibangun
Dunia
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Bencana banjir parah terjang 23 provinsi di Thailand, tewaskan 19 orang dan berdampak pada 700 ribu warga Bangkok. Pemerintah tetapkan libur khusus!
Wisnu Cipto - Selasa, 29 September 2026
700 Ribu Orang Terjebak Banjir, Bangkok Lumpuh Total Kota Diliburkan!
Indonesia
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Akses jalan Solok-Padang di kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat, putus sementara akibat tertutup material banjir bandang yang menerjang kawasan tersebut pada Senin (21/9) malam.
Alwan Ridha Ramdani - Selasa, 22 September 2026
Jalan Solok-Padang Ditutup Akibat Banjir Bandang, 4 Orang Dikabarkan Terluka
Indonesia
Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Penanganan infrastruktur jembatan di wilayah terdampak bencana merupakan hal penting demi memastikan konektivitas masyarakat tetap terjaga.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 16 September 2026
 Pemerintah Pulihkan 3 Jembatan di Lintas Timur Aceh
Dunia
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Para korban yang kehilangan semuanya dan sedang berupaya mencari tempat di Kathmandu juga tak dapat menemukan fasilitas publik yang layak untuk melakukan ritual.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 04 September 2026
5.083 Orang Masih Hilang Akibat Banjir Bandang Nepal, Keluarga Upacara Pemakaman Simbolis
Dunia
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Banjir melanda kawasan Bright Angel Canyon dan Phantom Ranch, yang berada di bagian dalam taman nasional yang terpencil
Alwan Ridha Ramdani - Senin, 31 Agustus 2026
Lebih 20 Orang Dikabarkan Hilang Akibat Banjir Bandang Melanda Grand Canyon
Indonesia
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Federasi Internasional Palang Merah dan Bulan Sabit Merah (IFRC), Kamis, yang menggambarkan situasi tersebut sebagai "katastropik".
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 28 Agustus 2026
Korban Tewas Banjir Bandang di Nepal 298 Orang, 10 Ribu Orang Kehilangan Rumah
Indonesia
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Normalisasi Kali Cakung Lama ditargetkan selesai pada 2028. Progresnya kini sudah mencapai 25 persen.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Dunia
Banjir Terjang Texas, Sedikitnya 1 Orang Tewas
Banjir terjadi di daerah yang sama yang menelan lebih dari 130 korban jiwa akibat banjir bandang pada musim panas 2025.
Dwi Astarini - Jumat, 17 Juli 2026
Banjir Terjang Texas,  Sedikitnya 1 Orang Tewas
Bagikan