MerahPutih.com - Pemprov DKI menyampaikan perkembangan terkini kasus COVID-19 di Jakarta, Senin (1/2). Dengan positivity rate 17,4 persen, penambahan kasus positif hari ini mencapai 3.614 jiwa.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan, pihaknya telah melakukan tes PCR sebanyak 12.221 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 10.312 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 3.093 positif dan 7.219 negatif.
"Namun, total penambahan kasus positif sebanyak 3.614 kasus, lantaran terdapat akumulasi data sebanyak 521 kasus dari 1 RS BUMN dan 1 RS TNI 7 hari terakhir yang baru dilaporkan," kata Dwi di Jakarta, Senin (1/2).
Baca Juga:
Rate test PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 251.351. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 115.224.
Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 1.411 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 24.793 (orang yang masih dirawat/isolasi).
Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 273.332 kasus. Dari 273.332, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 244.202 dengan tingkat kesembuhan 89,3 persen, dan total 4.337 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,6 persen, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,8 persen.
Positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 17,4 persen, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 10,2 persen.
Baca Juga:
Positivity rate DKI ini melebihi standar kasus positif yang ditetapkan organisasi kesehatan dunia atau WHO yang hanya 5 persen.
"WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5 persen," tuturnya.
Pemprov DKI terus memassifkan tes PCR untuk menemukan kasus baru secara cepat, agar dapat segera melakukan tindakan isolasi atau perawatan secara tepat. Sehingga, memperkecil potensi penularan COVID-19. (Asp)
Baca Juga:
Indonesia Bakal Dapat Puluhan Juta Vaksin COVID-19 AstraZeneca