MERAHPUTIH.COM - OPERASIONAL pemulangan jemaah haji ke Tanah Air telah berakhir. Hingga Senin (22/4), jemaah haji dan petugas telah diterbangkan ke Tanah Air berjumlah 213.568 orang. Mereka tergabung dalam 548 kelompok terbang (kloter).
Anggota Media Center Kementerian Agama Widi Dwinanda menyebut 316 jemaah haji kelompok terbang (kloter) 30 asal embarkasi Kertajati (KJT-30) menjadi kloter terakhir yang diterbangkan dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah menuju Bandara Kertajati di Jawa Barat.
“Ini sekaligus menutup operasional pemulangan jemaah ke Tanah Air,” kata Widi di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (22/7).
Widi mengungkap jumlah jemaah haji yang meninggal pada 2024 ini. “Jemaah haji reguler wafat pada musim haji tahun ini berjumlah 461 orang,” terang Widi. Tak hanya itu, 62 jemaah juga masih tertahan di Arab Saudi karena tengah dirawat lantaran sakit.
Baca juga:
182 Ribu Haji Indonesia Sudah Pulang ke Tanah Air, Diminta Lapor ke Puskesmas
“Semua jemaah haji yang masih dirawat di Rumah Sakit Arab Saudi menjadi tanggung jawab pemerintah Indonesia hingga jemaah dapat pulang ke Tanah Air,” pungkas Widi.
Sementara itu, Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas mendoakan para jemaah bisa memiliki predikat haji mabrur dan mabrurah.
Pria yang akrab disapa Gus Yaqut ini berpesan agar predikat itu dijaga dengan baik saat berbaur dengan masyarakat di kampung halaman masing-masing.
“Karena menjaga kemabrubran itu tidak lebih mudah ketimbang mencapainya," kata Gus Yaqut.(knu)