Body Building

Pemula, Begini Cara Membentuk Otot Bisep dan Trisep

Andreas PranataltaAndreas Pranatalta - Senin, 11 Oktober 2021
Pemula, Begini Cara Membentuk Otot Bisep dan Trisep

Bisa dilakukan di tempat gym atau di rumah. (Foto: Unsplash/John Fornander)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MEMILIKI lengan yang berotot dan kuat bisa jadi impian para pria agar disukai perempuan atau memudahkan melakukan aktivitas sehari-hari. Di balik lengan yang berotot, tubuh kita melibatkan peran dua otot yakni otot bisep dan trisep. Lalu, bagaimana cara melatih kedua otot tersebut?

Otot bisep berada di lengan atas bagian depan, berfungsi untuk melakukan gerakan menarik dan merentangkan siku. Sedangkan otot trisep berada di lengan atas bagian belakang dan samping, berfungsi membantu meluruskan tangan. Otot bisep dan trisep juga berfungsi untuk menjaga agar posisi bahu kokoh dan tegap.

Bukan hanya mendapatkan bentuk lengan yang lebih indah, membangun kekuatan dan massa otot bisep dan trisep juga penting untuk mendukung kegiatan sehari-hari, misalnya membawa barang belanjaan, menggendong anak, atau mengangkat benda berat.

Seiring bertambahnya usia, kekuatan dan massa otot lengan akan berkurang, terutama jika jarang dilatih. Akibatnya, lengan tampak menggelambir. Oleh karena itu, kamu harus rajin melatih otot bisep dan trisep agar kekuatan dan massa ototnya tetap terjaga.

Mengutip laman Alodokter untuk latihan otot bisep, kamu bisa melakukan teknik standing biceps curl. Caranya cukup mudah, berdiri tegak dengan kaki dilebarkan sejajar bahu dan lutut sedikit ditekuk. Genggam dumbel dengan berat kurang lebih 4-5 kilogram dengan salah satu tangan, posisi telapak tangan menghadap ke depan dan posisi lengan lurus di samping.

Baca juga:

3 Langkah Mudah Kencangkan Otot dengan Botol, Lakukan Saat Berangkat Kerja

Tekuk siku hingga dumbel naik sampai sekitar bahu dan jaga agar lengan atas tidak bergerak dan tetap sejajar dengan badan. Kembalikan lengan ke posisi semula dan ulangi gerakan pada lengan yang satunya. Lakukan sebanyak 8-12 kali repetisi pada masing-masing lengan. Kamu juga bisa melakukannya sekaligus pada kedua lengan.

Teknik kedua ada hammer curls. Caranya, berdiri dengan kaki selebar bahu, posisi badan berdiri tegak. Pegang dumbel seperti memegang palu dengan telapak tangan menghadap ke paha. Posisi lengan lurus ke bawah dan gerakkan dumbel ke arah atas sejajar bahu. Ulangi gerakan ini pada lengan yang satunya, dan lakukan sebanyak 8-12 kali repetisi pada masing-masing lengan.

Sekarang beralih ke latihan otot trisep, yakni teknik lying triceps extension. Duduklah dalam posisi tegak lurus di flat bench atau pada sisi tempat tidur, lalu berbaling dengan posisi telentang. Pegang dumbel di tangan kanan dan posisikan lengan kanan lurus di samping badan. Angkat dumbel hingga lengan tegak lurus ke atas, kemudian tekuk siku membentuk sudut 90 derajat sampai tangan mendekati dahi.

Baca juga:

Ingin Tubuh Atletis? Perbanyak Latihan Otot Tricep


Saat melakukan gerakan, pastikan lengan atas (bahu hingga siku) tidak bergerak. Jika perlu tahan posisi lengan dan siku dengan tangan kiri. Lakukan gerakan ini sebanyak 8-12 kali pada masing-masing lengan.

Teknik kedua ada triceps kickback. Buat posisi tubuhmu seperti ingin merangkak, kemudian pegang dumbel dengan tangan kanan. Tekuk siku membentuk sudut 90 derajat, dengan posisi lengan atas sejajar badan dan lengan bawah menggantung lurus ke arah lantai. Luruskan siku dengan mengayun lengan bawah ke arah belakang hingga sejajar dengan lengan atas. Pastikan hanya siku dan lengan bawah yang bergerak, bukan bahu dan lengan atas.

Rangkaian latihan fisik di atas bisa juga kamu lakukan di rumah maupun di gym. Selain itu, otot bisep dan trisep juga bisa terbentuk dengan rutin melakukan push-up. (and)

Baca juga:

Mau Tahan Minimal 10 Menit Di Ranjang? Lakukan Latihan Otot Ini

#Kesehatan #Otot
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Andreas Pranatalta

Stop rushing things and take a moment to appreciate how far you've come.
Show More

Berita Terkait

Indonesia
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Kualitas udara Jakarta berada pada poin 162 dengan tingkat konsentrasi polutan PM 2,5 sebesar 71 mikrogram per meter kubik.
Dwi Astarini - Rabu, 21 Oktober 2026
Rabu Pagi, Kualitas Udara Jakarta tidak Sehat
Fun
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
We Pause We Rise menggelar Rose & Bloom untuk mengedukasi perempuan tentang perimenopause dan menopause, termasuk brain fog, kesehatan tulang, dan hipertensi.
Ananda Dimas Prasetya - Senin, 19 Oktober 2026
We Pause We Rise Ajak Perempuan Kenali Perimenopause, Ahli Ingatkan Gejala Brain Fog
Indonesia
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Secara kumulatif, jumlah kasus selama Januari hingga Oktober 2026 juga lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Dwi Astarini - Sabtu, 17 Oktober 2026
Jakarta Catat 58 Kasus DBD per Oktober 2026
Lifestyle
Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Inovasi F1 telah memberikan dampak yang jauh melampaui lintasan balap.
Dwi Astarini - Kamis, 15 Oktober 2026
 Inspirasi Pit Stop F1 Menyelamatkan Nyawa Pasien Rumah Sakit
Berita Foto
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
SPG menunjukkan tampilan antarmuka (user interface/UI) aplikasi U-Buddy saat peluncurannya di Jakarta, Rabu (7/10/2026).
Didik Setiawan - Rabu, 07 Oktober 2026
Pantau Gaya Hidup Makin Personal, U by Prodia Hadirkan U-Buddy
Indonesia
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
bandara dan pelabuhan internasional di Bali menerapkan peningkatan pengawasan pelaku perjalanan melalui pengawasan deklarasi kesehatan (All Indonesia - SSHP).
Dwi Astarini - Selasa, 06 Oktober 2026
Insiden Lab di Rusia, Kemenkes Tingkatkan Kesiapsiagaan
Lifestyle
Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Berapa kali celupan yang dibutuhkan untuk memindahkan jumlah bakteri yang kira-kira sama banyaknya dengan ciuman berdurasi 10 detik?
Dwi Astarini - Senin, 05 Oktober 2026
 Berbagi Cocolan Setara Ciuman Bibir, Rentan Menyebarkan Virus dan Bakteri
Indonesia
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Anak demam tinggi dan sesak napas? Peringatkan bahaya virus influenza tipe A pada anak. Segera bawa ke faskes rujukan terdekat!
Wisnu Cipto - Jumat, 02 Oktober 2026
Jangan Sepelekan Influenza Tipe A, Anak Batuk Demam Tinggi Segera Bawa ke Faskes!
Lifestyle
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Dokter Paskah ungkap tiga tantangan pengobatan gagal jantung lanjut di Indonesia, mulai dari literasi masyarakat, keterbatasan dokter hingga mahalnya teknologi.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Bukan Cuma Soal Biaya, Dokter Ungkap 3 Alasan Pengobatan Gagal Jantung Lanjut Masih Terbatas di Indonesia
Lifestyle
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Teknologi LVAD atau pompa jantung artificial kini tersedia di Indonesia untuk membantu pasien gagal jantung tingkat lanjut. Ini cara kerja dan persiapannya.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 01 Oktober 2026
Teknologi LVAD Hadir di Indonesia, Jadi Harapan Baru bagi Pasien Gagal Jantung Lanjut
Bagikan