Pemprov Jatim Komitmen Bangun Ekonomi Lokal

Noer ArdiansjahNoer Ardiansjah - Rabu, 08 November 2017
Pemprov Jatim Komitmen Bangun Ekonomi Lokal

Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf. (MP/Budi Lentera)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi Jawa Timur berkomitmen melakukan pendekatan ekonomi lokal dengan memanfaatkan sumber daya yang dikelola masyarakat di daerah setempat.

"Tujuannya agar memberikan kontribusi terhadap peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," kata Wakil Gubernur Jatim Saifullah Yusuf di sela Rapat Paripurna Masa Persidangan III Tahun Sidang 2017 di Gedung DPRD Jatim di Surabaya, Rabu (8/11).

Menurutnya, pembangunan industri dengan pengelolaan sumber daya lokal yang baik dapat meningkatkan produktivitas wilayah secara umum karena mampu merangsang pertumbuhan ekonomi wilayah dan peningkatan kesejahteraan.

Potensi atau sumber daya yang dimiliki masing-masing daerah, katanya, merupakan kekuatan yang dapat dikembangkan menjadi keunggulan daerah, mencapai tujuan pembangunan daerah dan pembangunan nasional secara umum.

"Pembangunan industri kecil dan menengah dinilai paling besar peranannya, tidak hanya memperbesar lapangan kerja dan kesempatan usaha, tetapi juga mendorong pembangunan daerah dan perdesaan," ucap Gus Ipul, sapaan akrabnya.

Orang nomor dua di Pemprov Jatim tersebut juga menegaskan keberhasilan pembangunan industri menjadi salah satu faktor pengaruh keberhasilan pembangunan ekonomi.

"Berkembangnya kegiatan sektor industri akan memberikan sumbangan besar bagi keberhasilan pembanguan ekonomi, terutama dapat meningkatkan devisa, mendorong ekspor, meningkatkan penyerapan tenaga kerja dalam jumlah yang signifikan," katanya.

Menyadari pentingnya pembangunan industri sebagai salah satu tolok ukur pembangunan ekonomi, lanjut dia, Pemprov Jatim menjadikan pembangunan sektor industri menjadi salah satu prioritas yang harus direncanakan dengan baik.

Sementara itu, pada kesempatan sama, Gus Ipul juga memaparkan kondisi perekonomian dan industri di Jatim, yaitu berdasarkan data BPS Jatim, kinerja perekonomian Jatim sampai semester I tahun 2017 mengalami pertumbuhan sebesar 5,21 persen dengan nilai PDRB sebesar Rp 977,29 triliun.

Pertumbuhan ekonomi Jatim di atas pertumbuhan ekonomi nasional yaitu sebesar 5,01 persen pada periode yang sama dengan nilai PDRB Rp 6.593,9 triliun, yang artinya kontribusi Jatim sebesar 14,82 persen terhadap nasional.

Sedangkan, pertumbuhan industri Jatim pada semester I tahun 2017 sebesar 4,73 persen di atas pertumbuhan industri nasional yang tumbuh sebesar 3,88 persen, kemudian kontribusi industri Jatim terhadap nasional pada semester I tahun 2017 sebesar 21,2 persen. (*)

#Pertumbuhan Ekonomi # Saifullah Yusuf
Bagikan
Ditulis Oleh

Noer Ardiansjah

Tukang sulap.

Berita Terkait

Indonesia
Target Purbaya Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen Bakal Sulit Tercapai, Ini Alasanya
Centre for Strategic and International Studies (CSIS) mewanti-wanti target pertumbuhan ekonomi sebesar 6 persen tahun 2026 berisiko tidak tercapai apabila persoalan fiskal tidak segera dibenahi
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 21 Januari 2026
Target Purbaya Pertumbuhan Ekonomi 6 Persen Bakal Sulit Tercapai, Ini Alasanya
Indonesia
Defisit Anggaran Capai Rp 695 Triliun, Airlangga Yakin Ekonomi Kuartal 4 Tumbuh Tinggi
Airlangga optimistis pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV 2025 akan menjadi yang tertinggi dibandingkan kuartal sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 09 Januari 2026
Defisit Anggaran Capai Rp 695 Triliun, Airlangga Yakin Ekonomi Kuartal 4 Tumbuh Tinggi
Indonesia
Semikonduktor Jadi Penguat Ekonomi Kawasan, Proyeksi Pertumbuhan Indonesia Naik Jadi 5 Persen
Sementara inflasi diperkirakan tetap terkendali pada level 1,7 persen tahun ini dan naik menjadi 2,5 persen pada 2026.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 10 Desember 2025
Semikonduktor Jadi Penguat Ekonomi Kawasan, Proyeksi Pertumbuhan Indonesia Naik Jadi 5 Persen
Indonesia
Dicopot dari Sekjen, Gus Ipul Enggan Terlibat Terlalu Dalam Konflik Internal PBNU
Gus Ipul tidak mau terlalu dalam terlibat dalam konflik internal PBNU dan memilih menyerahkan penyelesaiannya kepada para kiai.
Wisnu Cipto - Senin, 08 Desember 2025
Dicopot dari Sekjen, Gus Ipul Enggan Terlibat Terlalu Dalam Konflik Internal PBNU
Indonesia
Gus Yahya Copot Mensos Gus Ipul dari Jabatan Sekjen PBNU
Gus Ipul dicopot dari jabatan Sekjen PBNU digantikan H. Amin Said Husni
Wisnu Cipto - Jumat, 28 November 2025
Gus Yahya Copot Mensos Gus Ipul dari Jabatan Sekjen PBNU
Indonesia
Ahli Waris 10 Pahlawan Nasional Baru Terima Rp 57 Juta dari Negara, Termasuk Keluarga Cendana
Uang Rp 57 juta itu diberikan negara kepada semua keluarga ahli waris Pahlawan Nasional tanpa terkecuali.
Wisnu Cipto - Senin, 10 November 2025
Ahli Waris 10 Pahlawan Nasional Baru Terima Rp 57 Juta dari Negara, Termasuk Keluarga Cendana
Indonesia
Mensos Akui Nama BJ Habibie Telah Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, tapi belum Disetujui Tahun Ini
Mensos Saifullah Yusuf menjelaskan usulan pengajuan nama BJ Habibie menjadi Pahlawan Nasional berasal dari masyarakat
Wisnu Cipto - Senin, 10 November 2025
Mensos Akui Nama BJ Habibie Telah Diusulkan Jadi Pahlawan Nasional, tapi belum Disetujui Tahun Ini
Indonesia
Mensos Sebut Soeharto Penuhi Syarat Jadi Pahlawan Nasional, Ajak Publik Ingat yang Baik-Baik
Gus Ipul juga mengajak masyarakat untuk mengenang jasa para tokoh bangsa dengan cara yang bijak, sambil mencatat kekurangan agar tidak terulang di masa depan
Wisnu Cipto - Minggu, 09 November 2025
Mensos Sebut Soeharto Penuhi Syarat Jadi Pahlawan Nasional, Ajak Publik Ingat yang Baik-Baik
Indonesia
Purbaya Jaga Daya Beli Warga, Pertumbuhan Ekonomi Harus Ciptakan Lapangan Kerja
Penguatan aktivitas industri domestik, peningkatan permintaan negara mitra dagang utama, dan kuatnya daya saing produk ekspor Indonesia menjadi faktor pendorong.
Alwan Ridha Ramdani - Jumat, 07 November 2025
Purbaya Jaga Daya Beli Warga, Pertumbuhan Ekonomi Harus Ciptakan Lapangan Kerja
Indonesia
Alasan Aktivitas Belanja dan Perjalanan Warga Melambat di Triwulan III 2025
Konsumsi rumah tangga pada kuartal III tetap solid meski mengalami perlambatan tipis dibandingkan kuartal sebelumnya.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 05 November 2025
 Alasan Aktivitas Belanja dan Perjalanan Warga Melambat di Triwulan III 2025
Bagikan