Pemprov DKI Ubah Syarat Masuk PPSU, Lulusan SD Kini Bisa Mendaftar

Soffi AmiraSoffi Amira - Rabu, 09 April 2025
Pemprov DKI Ubah Syarat Masuk PPSU, Lulusan SD Kini Bisa Mendaftar

Petugas PPSU. Foto: ANTARA/Luthfia Miranda Putri/aa.

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemprov DKI Jakarta resmi mengubah syarat rekrutmen petugas penanganan prasarana dan sarana umum (PPSU) di Jakarta.

Saat ini, di bawah kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, pelamar PPSU hanya menjadi lulusan SD.

Sebelumnya, warga yang ingin bekerja sebagai PPSU harus memiliki pendidikan terakhir minimal sekolah menengah atas (SMA).

Hal itu tertuang dalam Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 267 Tahun 2025 tentang Pedoman Teknis Penanganan Prasarana dan Sarana Umum Tingkat Kelurahan.

Baca juga:

Pemprov DKI Kejar Data Kependudukan Akurat, Pendatang Baru Jadi Fokus Utama Pasca Mudik

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno mengatakan, pasukan oranye tidak membutuhkan pendidikan tinggi untuk bekerja menjaga kebersihan Jakarta. Terpenting, mereka niat bekerja dan paling mendasar bisa baca tulis.

"Sekarang ini yang penting bisa baca tulis cukup. Karena kami melihat PPSU itu bukan tenaga ahli atau tenaga skill. Yang diperlukan adalah yang memang ingin bekerja," kata Rano di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Rabu (9/4).

Pada Kepgub tersebut, dinyatakan bahwa petugas PPSU memiliki kualifikasi pekerjaan dengan pendidikan minimal SD/sederajat dan/atau dapat membaca menulis serta diutamakan memiliki KTP Provinsi DKI Jakarta.

Berdasarkan pendataan jumlah PPSU di Jakarta pada 2025, tercatat masih terdapat posisi 1.652 PPSU yang belum terisi dan tersebar di berbagai kelurahan.

Baca juga:

Pramono Anung Klaim Tingkat Pengangguran di Jakarta Turun 0,32 Persen

Rano Karno menyebutkan, jumlah PPSU yang dibutuhkan di masing-masing kelurahan berbeda-beda tergantung luas wilayah dan tingkat kepadatan penduduknya.

"Misalnya kemayoran, di satu kelurahan itu rekrutnya cuma 10, karena areanya enggak luas. Tapi ada (kelurahan) yang butuh sampai 30, mungkin karena areanya luas. kriterianya itu tentu pihak kelurahan yang lebih paham," papar Wagub Rano.

Rencananya, sosialisasi aturan baru PPSU boleh lulusan SD akan dilaksanakan pada minggu keempat April 2025. (Asp)

#Pasukan Oranye #Pramono Anung #Pemprov DKI Jakarta #PPSU
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Pramono Siapkan Rp 600 Miliar untuk Lanjutkan LRT Jakarta ke Dukuh Atas
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan lebih dari Rp600 miliar dari APBD untuk melanjutkan pembangunan LRT Jakarta dari Manggarai ke Dukuh Atas.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Pramono Siapkan Rp 600 Miliar untuk Lanjutkan LRT Jakarta ke Dukuh Atas
Indonesia
Pramono Targetkan Angka Stunting Jakarta Turun Jadi 14 Persen dalam Dua Tahun
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan angka stunting Jakarta turun dari sekitar 17 persen menjadi 14 persen dalam dua tahun.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Pramono Targetkan Angka Stunting Jakarta Turun Jadi 14 Persen dalam Dua Tahun
Olahraga
Persija vs Persib di GBK, Pramono Minta Rivalitas Tak Dibawa ke Media Sosial
Jelang Persija vs Persib di GBK, Pramono Anung meminta The Jakmania dan Bobotoh menjaga sportivitas serta tak membawa rivalitas ke media sosial.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Persija vs Persib di GBK, Pramono Minta Rivalitas Tak Dibawa ke Media Sosial
Indonesia
LRT Kelapa Gading-Manggarai Diuji Coba, Kapan Beroperasi untuk Masyarakat?
LRT Kelapa Gading-Manggarai kini mulai diuji coba. Lalu, kapan masyarakat bisa naik transportasi ini?
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
LRT Kelapa Gading-Manggarai Diuji Coba, Kapan Beroperasi untuk Masyarakat?
Indonesia
Persija vs Persib di GBK, Pramono Minta The Jakmania Jaga Sportivitas
Jelang Persija vs Persib di SUGBK, Gubernur DKI Pramono Anung meminta The Jakmania menjaga sportivitas, keamanan, ketertiban, dan kebersihan.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Persija vs Persib di GBK, Pramono Minta The Jakmania Jaga Sportivitas
Indonesia
Menteri Lingkungan Hidup Usul CFD Jakarta Digelar Dua Hari, Pramono: Itu Rasional
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengkaji usulan CFD digelar dua hari dalam sepekan, yakni Sabtu dan Minggu.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Menteri Lingkungan Hidup Usul CFD Jakarta Digelar Dua Hari, Pramono: Itu Rasional
Indonesia
LRT Kelapa Gading-Manggarai Diresmikan September 2026, Waktu Tempuh 28 Menit
LRT Kelapa Gading-Manggarai siap diresmikan September 2026. LRT tersebut hanya menempuh waktu 28 menit saja.
Soffi Amira - Jumat, 11 September 2026
LRT Kelapa Gading-Manggarai Diresmikan September 2026, Waktu Tempuh 28 Menit
Indonesia
Pramono Kaji Usulan Pelajar Dapat Kartu Layanan Gratis Transjakarta
Gubernur DKI Pramono Anung mengkaji usulan pelajar mendapat KLG Transjakarta. Pemprov DKI segera memutuskan mekanisme layanan gratis tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Jumat, 11 September 2026
Pramono Kaji Usulan Pelajar Dapat Kartu Layanan Gratis Transjakarta
Indonesia
Dalam 5 Tahun Seluruh Kabel di Jakarta Ditanam di Bawah Tanah
Bagian dari upaya Pemprov DKI Jakarta mengubah wajah kota agar lebih rapi, aman, dan nyaman bagi warga.
Yusuf Abdillah - Kamis, 10 September 2026
Dalam 5 Tahun Seluruh Kabel di Jakarta Ditanam di Bawah Tanah
Olahraga
Ajukan 1 Syarat Mutlak, Gubernur Pramono Janji Mau Tonton Langsung Duel Panas Persija Vs Persib
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung berjanji siap hadir menonton langsung laga el clasico Indonesia Persija vs Persib dengan satu syarat yang tidak bisa ditawar.
Wisnu Cipto - Kamis, 10 September 2026
Ajukan 1 Syarat Mutlak, Gubernur Pramono Janji Mau Tonton Langsung Duel Panas Persija Vs Persib
Bagikan