Gubernur Pramono Sebut RDF Rorotan Bisa Kurangi Masalah Sampah di Jakarta, Tanggapi Tuntutan Penutupan dari Warga

Dwi AstariniDwi Astarini - Sabtu, 31 Januari 2026
Gubernur Pramono Sebut RDF Rorotan Bisa Kurangi Masalah Sampah di Jakarta, Tanggapi Tuntutan Penutupan dari Warga

Penampakan pengelolaan sampah RDF Rorotan, Jakarta Utara. (Foto: MerahPutih.com/Asropih)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MERAHPUTIH.COM - MASYARAKAT meminta Gubernur Pramono Anung menutup tempat pengelolaan sampah Refuse Derived Fuel (RDF) Plant Jakarta di Rorotan, Jakarta Utara. Pramono menjelaskan masalah utama RDF Rorotan belum beroperasi hingga saat ini yakni karena armada angkutan sampah yang ada belum memadai. Alhasil, pengangkutan sampah yang dibawa ke RDF Rorotan menghasilkan air lindi yang menyebabkan bau tidak sedap.

"Jadi yang untuk RDF Rorotan memang problem utamanya ialah angkutan. Jadi sekarang ini begitu angkutan dilakukan, ada air lindinya jatuh, netes-netes, inilah yang kemudian menyebabkan protes masyarakat," ucap Pramono di kawasan Rorotan, Jakarta Utara, Jumat (30/1).

Ia mengatakan proses persiapan untuk mengoperasikan atau commissioning telah dilakukan berulang kali di RDF Rorotan. Ia mengklaim, commissioning yang menggunakan sampah hingga 500 ton per hari di RDF Rorotan tidak menimbulkan masalah.

"Masalahnya ialah transportasi dan untuk itu saya sudah minta untuk dilakukan perbaikan," ucapnya.

Ia menjelaskan Pemprov DKI sudah melakukan pengadaan truk pengangkut sampah pada 2025. Dengan truk compactor yang baru itu, masalah air lindi yang menetes disebut tidak akan lagi menjadi persoalan.

"Truk yang lama saya tidak izinkan untuk digunakan, dan mudah-mudahan, untuk sementara ini saya minta untuk disetop. Mudah-mudahan ini akan bisa mengatasi persoalan transportasi sampah yang ada di Rorotan ini," ungkapnya.

Baca juga:

Pakar Sebut Operasional RDF Rorotan yang Dilaksanakan secara Bertahap sudah Tepat



Di tengah-tengah penjelasan Pramono, seorang warga tiba-tiba warga menyela bahwa selama ini banyak yang terdampak akibat uji coba yang dilakukan di RDF Rorotan. Menurut warga itu, banyak warga yang sakit dan terganggu mentalnya akibat operasional RDF Rorotan.

"Kami minta RDF itu ditutup Pak, karena dari awal, Pak, saya ngomong," ucapnya.

Saat menjawab keluhan warga itu, politikus PDI Perjuangan ini menyatakan fasilitas RDF Rorotan bukan dibangun di bawah kepemimpinannya. Namun, ia menilai keberadaan RDF Rorotan bisa mengurangi permasalahan sampah di Jakarta.

"Jadi RDF ini terus terang kan dibangun bukan di era saya. Biayanya cukup tinggi. Kalau kemudian saya tutup, ini problemnya lebih rumit lagi, enggak mungkin," ujarnya.(Asp)

Baca juga:

Pemprov DKI Ajak Warga Dukung Pengoperasian RDF Rorotan untuk Kurangi Beban TPST Bantargebang

#DKI Jakarta #RDF Plant Jakarta #Pramono Anung
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
JRF 2026 Digelar 24-25 Oktober, Peserta dengan Bib Resmi Bisa Naik Transportasi Publik Rp 0
Jakarta Running Festival 2026 digelar 24-25 Oktober. Peserta dengan bib resmi bisa menggunakan MRT, LRT, Transjakarta, dan Transjabodetabek dengan tarif Rp 0.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
JRF 2026 Digelar 24-25 Oktober, Peserta dengan Bib Resmi Bisa Naik Transportasi Publik Rp 0
Indonesia
DKI Rencanakan Obligasi Rp 5,6 Triliun, Pramono: Tunggu Izin Pemerintah Pusat
Pemprov DKI Jakarta berencana menerbitkan obligasi daerah Rp5,6 triliun pada 2027-2028. Pramono menyebut penerbitan masih menunggu persetujuan pusat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
DKI Rencanakan Obligasi Rp 5,6 Triliun, Pramono: Tunggu Izin Pemerintah Pusat
Indonesia
Layani Kepulauan Seribu, Transjakarta Bakal Dapat Suntikan Modal Anyar
ramono mengatakan tambahan modal itu juga diperuntukkan guna menambah beberapa fasilitas layanan Transjakarta ke Pulau Seribu.
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 30 September 2026
Layani Kepulauan Seribu, Transjakarta Bakal Dapat Suntikan Modal Anyar
Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Cabuti Tiang Listrik, Menata Jaringan Kabel Udara tak Terpakai
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan seluruh kabel udara dapat diturunkan ke bawah tanah secara bertahap dalam lima tahun mendatang.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Pemprov DKI Jakarta Cabuti Tiang Listrik, Menata Jaringan Kabel Udara tak Terpakai
Indonesia
Gubernur Pramono Pastikan Penyusuaian Tarif Transportasi Umum Tak Bebani Masyaraka
Pramono berencana menaikkan tarif layanan Transjakarta dan Transjabodetabek pada 1 Januari 2027.
Dwi Astarini - Rabu, 30 September 2026
Gubernur Pramono Pastikan Penyusuaian Tarif Transportasi Umum Tak Bebani Masyaraka
Indonesia
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Pramono Sebut Masih dalam Batas Wajar
Kasus influenza di Jakarta mengalami kenaikan. Pramono Anung menyebut peningkatan masih kecil, sementara Dinkes mencatat ISPA naik 15,7 persen.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 30 September 2026
Kasus ISPA Jakarta Naik 15,7 Persen, Pramono Sebut Masih dalam Batas Wajar
Indonesia
Transportasi Umum Jakarta Gratis untuk 21 Golongan, Ini 6 Kelompok Tambahannya
Pemprov DKI Jakarta akan menambah enam golongan penerima transportasi umum gratis. Total penerima subsidi naik transportasi menjadi 21 golongan.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Transportasi Umum Jakarta Gratis untuk 21 Golongan, Ini 6 Kelompok Tambahannya
Indonesia
Mulai 2027 Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik, Ini Kata Pramono Anung
Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek dipastikan naik mulai 1 Januari 2027. Besaran tarif baru belum diumumkan Pemprov DKI Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Selasa, 29 September 2026
Mulai 2027 Tarif Transjakarta dan Transjabodetabek Naik, Ini Kata Pramono Anung
Indonesia
Gubernur Pramono Klaim Transportasi Jakarta Lebih Baik daripada New York
Pramono menyebut salah satu hal yang menjadi perhatian Mamdani yakni bagaimana Jakarta mengintegrasikan berbagai moda transportasi dengan dukungan subsidi pemerintah daerah.
Dwi Astarini - Selasa, 29 September 2026
Gubernur Pramono Klaim Transportasi Jakarta Lebih Baik daripada New York
Indonesia
Gubernur DKI Bakal Evaluasi Car Free Day dan Sistem Ganjil-Genap
Pramono Anung mengatakan akan mengevaluasi penerapan hari bebas kendaraan bermotor (HBKB) atau car free day (CFD) dan sistem ganjil genap.
Yusuf Abdillah - Senin, 28 September 2026
Gubernur DKI Bakal Evaluasi Car Free Day dan Sistem Ganjil-Genap
Bagikan