Pemprov DKI Tunda Penataan Kawasan Tanah Abang
Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno. (MP/Ponco Sulaksono)
MerahPutih.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, pemerintah provinsi DKI Jakarta menunda penataan kawasan Pasar Tanah Abang.
"Tadi saya lihat dengan mata kepala sendiri, ada temuan baru yang harus terverifikasi, yang akhirnya memastikan kita harus menunda ini karena permintaan dari teman-teman di ojek online," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (3/11).
Ojek online seperti Gojek, Uber, dan Grab, yang merupakan sarana lanjutan transportasi di sana yang menyatakan bahwa membutuhkan waktu untuk adaptasi terhadap kemungkinan kebijakan yang akan Pemprov DKI Jakarta ambil.
"Jadi, sosialisasinya itu dibutuhkan untuk beberapa hari ke depan. Kita statusnya day by day sampai pak gubernur yakin datanya cukup," kata Sandiaga.
Diketahui, arahan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan harus melengkapi data-data lebih banyak lagi. Untuk memastikan kebijakan yang akan diambil itu bisa langsung berdampak dan berbasis data.
"Data yang sekarang ini harus diperkaya lagi dan juga diingatkan harus ada sosialisasi yang cukup waktunya dan dimintakan pendapat oleh para pakar transportasi dan tata ruang kota dan juga pasukan," kata Sandiaga.
Ia menjelaskan, yang menarik bahwa hasil dari data analisis yang dimiliki Pemprov DKI, ternyata penyebab kemacetan lebih karena pembangunan jalan dan parkir liar.
"Sedang PKL sendiri itu di posisi yang bukan utama. Kita menemukan ini setelah big data, data kita buka dan kita analisis," kata Sandiaga.
Sementara itu, yang diperlukan adalah mengenai dari segi grand design bahwa kita ingin penataan ini kecil, tapi untuk penataan besar di mana Tanah Abang ini akan jadi satu pusat perdagangan di Asia Tenggara. (*)
Sumber: ANTARA
Bagikan
Berita Terkait
10 CCTV Terpasang! Pemprov DKI Siap Perang Total Melawan Parkir Liar di Tanah Abang
Menilik Indeks Keyakinan Konsumen April Tahun 2025 Berada pada Level Optimis
Pramono Anung Bakal Tindak Tegas Peredaran Tramadol di Pasar Tanah Abang yang Dijual secara Terang-terangan
Warga Mulai Berburu Baju Lebaran 1446 Hijriah di Pusat Grosir Pasar Tanah Abang Jakarta
Menilik Pedagang Pasar Tanah Abang Manfaatkan Lorong untuk Salat Jum'at Berjamaah Ramadan 1446 Hijriah
Ridwan Kamil Janji Bakal Promosikan Pasar Tanah Abang ke Mancanegara
Ingin Tata Pasar Tanah Abang Menuju Kelas Internasional, RK: Supaya Turis Betah
Pramono Anung Ingin Regulasi Terkait UMKM Digital Jelas
RK Sebut Penyegelan JPM Pasar Tanah Abang Tak Boleh Dilakukan Sepihak
Wajah Pedagang Pasar Tanah Abang Jualan Live Streaming