Pemprov DKI Telusuri Temuan BRIN soal Kandungan Mikroplastik Berbahaya di Air Hujan Jakarta
BRIN Ungkap Alasan Air Hujan Jakarta Bisa Mengandung Mikroplastik
MerahPutih.com - Isu pencemaran mikroplastik kembali menjadi perhatian publik setelah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menemukan adanya partikel mikroplastik berbahaya dalam air hujan di Jakarta.
Menanggapi temuan tersebut, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memastikan pihaknya telah melakukan langkah tindak lanjut.
“Untuk hal yang berkaitan dengan hujan yang mengandung plastik yang ditemukan oleh BRIN, kami sudah melakukan pendalaman,” ujar Pramono di Jakarta, Selasa (21/10).
Baca juga:
BRIN Ungkap Alasan Air Hujan Jakarta Bisa Mengandung Mikroplastik
Pramono menjelaskan bahwa Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta telah melakukan penelitian lanjutan terkait temuan BRIN tersebut. Ia juga meminta Kepala Dinas LH DKI, Asep Kuswanto, untuk segera menyampaikan hasil penelitian itu kepada publik.
“Secara khusus Kepala Dinas Lingkungan Hidup akan saya minta menyampaikan ke publik karena mereka juga melakukan penelitian. Dalam waktu dekat ini pasti akan saya minta untuk disampaikan,” kata Pramono.
Baca juga:
Mikroplastik Air Hujan Jakarta, DKI Terapkan Filtrasi Udara Canggih
Sebelumnya, BRIN mengungkap bahwa air hujan di Jakarta mengandung partikel mikroplastik yang berasal dari aktivitas manusia di perkotaan, seperti penggunaan plastik sekali pakai dan polusi udara dari kendaraan bermotor.
Selain mikroplastik, air hujan di ibu kota juga dilaporkan mengandung berbagai polutan lain yang berpotensi berdampak negatif terhadap lingkungan serta kesehatan masyarakat. (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Pramono Sebut Pembayar QRIS di Jakarta Meroket Hingga 177 Persen di 2025, Tembus 5 Miliar Transaksi
Pemprov DKI Kucurkan Subsidi Rp 6,4 Triliun untuk Urusan Transportasi, Perut Sampai Pengelolaan Air Limbah
Pramono Tegaskan Ekonomi Jakarta 2025 Surplus Rp3,89 Triliun, Investasi Tembus Target
Musim Hujan Picu Lonjakan DBD di Jakarta, Pramono Anung: Wilayah Barat dan Utara Rawan
Revitalisasi Glodok-Kota Tua, Rano Karno: Potensi Wisata Sangat Besar
Wagub Rano Karno Pastikan Persiapan Imlek 2026, Jakarta Light Festival Bakal Digelar
Transjabodetabek Bakal Tembus Bandara Soetta, Pramono: Saya Yakin akan Ramai
Pemprov DKI Mulai Bangun Giant Sea Wall September 2026
Ada Stasiun MRT, Kawasan Harmoni Diproyeksikan Jadi Pusat Transit Oriented Development
Pramono Anung Targetkan Stasiun Harmoni Sebagai Pusat Nongkrong Baru Warga Jakarta Tahun 2029