Pemprov DKI Lepas Tangan soal Tanggul Beton di Cilincing, Lempar Tanggung Jawab ke Kementerian KKP
Tanggul beton di Cilincing ganggu nelayan. Foto: Instagram @arie_ngetren
MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengaku tidak mengetahui adanya dinding beton sepanjang 2-3 kilometer di perairan Cilincing, Jakarta Utara.
Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, menjelaskan bahwa perizinan terkait dinding beton tersebut berada di bawah kewenangan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Lokasinya pun termasuk kawasan yang dikelola Pelabuhan Marunda.
“Kewenangannya ada di KKP terkait perizinan. Yang kedua, karena ini wilayahnya ada di sekitar Pelabuhan Marunda, silakan tanyakan kepada pengelola pelabuhan,” kata Chico saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (10/9).
Baca juga:
Viral Tanggul Beton di Cilincing Ganggu Nelayan, Dinas SDA DKI: itu Bukan Proyek Pemerintah
Tanggul Beton di Cilincing Halangi Nelayan, Pemprov DKI Tegaskan tak Pernah Keluarkan Izin Bangunan
Sebelumnya, nelayan pesisir Jakarta mengeluhkan keberadaan tanggul beton yang membentang di Pesisir Cilincing. Keluhan itu viral di media sosial setelah diunggah akun Instagram @arie_ngetren.
Dalam video tersebut disebutkan, tanggul beton menyulitkan nelayan untuk melintas karena rute mereka menjadi lebih jauh. Nelayan harus memutar hingga ke ujung beton sebelum bisa mencapai lokasi pencarian ikan.
“Tanggul beton di Pesisir Cilincing ini menyulitkan nelayan untuk melintas. Panjangnya kurang lebih 2–3 kilometer. Awalnya jalur itu menjadi perlintasan nelayan, sekarang kami kesulitan mencari ikan karena harus memutar jauh,” ujar seorang nelayan dalam video yang diunggah, Rabu (10/9). (Asp)
Bagikan
Asropih
Berita Terkait
Ekonomi Jakarta 2025 Tumbuh 5,21 Persen, Pramono: Insentif dan Kolaborasi Jaga Daya Beli
Simak Rangkaian Perayaan Imlek 2026 di Jakarta, dari Lapangan Banteng hingga Glodok
Transjabodetabek Blok M–Bandara Soetta Ditargetkan Beroperasi Sebelum Lebaran 2026
Penumpang Keluhkan Bus Transjakarta Lama Datang, Pramono Janji Tambah Armada
Pemprov DKI dan Banten Teken MoU Pengembangan MRT Kembangan - Balaraja
TPA Cipeucang Overload, Pemprov DKI Bantu Banten Tangani Sampah Tangsel
Pramono Minta Satpol PP Tertibkan Spanduk dan Bendera Parpol di Jakarta
Cegah Banjir, Pemprov DKI Jakarta Gelar 3 Sorti Modifikasi Cuaca untuk Hadapi Hujan Ekstrem
Jelang Imlek hingga Lebaran 2026, Pemprov DKI Pastikan Stok Pangan Aman
Pemprov DKI Tambal Ribuan Jalan Berlubang, Rano Karno: Perbaikan Masih Sementara karena Hujan