Pemprov DKI Kirim Kasur hingga Kipas Angin untuk Bantu Korban Erupsi Semeru

Andika PratamaAndika Pratama - Senin, 06 Desember 2021
Pemprov DKI Kirim Kasur hingga Kipas Angin untuk Bantu Korban Erupsi Semeru

Pemprov DKI Jakarta mengirimkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak bencana erupsi Gunung Semeru. Foto: Pemprov DKI Jakarta

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI ikut bergerak cepat mengirimkan bantuan logistik dan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk membantu korban erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Sebanyak delapan truk yang mengangkut bantuan logistik telah diberangkatkan ke Kabupaten Lumajang bersama, serta membawa 60 anggota perwakilan OPD Pemprov DKI, seperti BBPBD, Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Satpol PP, Tagana Dinas Sosial; Dinas Kesehatan; dan Dinas Komunikasi, Informasi dan Statistik (Kominfotik).

Baca Juga

Erupsi Gunung Semeru, Pemerintah Minta Keselamatan Korban Jadi Prioritas

Kepala BPBD DKI Jakarta, Sabdo Kurnianto mengatakan, bantuan logistik yang dikirimkan berupa kasur, tempat tidur velbed, perlengkapan rumah tangga, dan kipas angin sesuai dengan kebutuhan warga di lokasi bencana.

"Begitu ada musibah erupsi Gunung Semeru, kita kontak dengan BPBD Kabupaten Lumajang, dan koordinasi dengan baik menanyakan kondisi lapangan, serta kebutuhan apa yang diperlukan untuk bisa membantu warga di sana,” ungkap Sabdo di Gambir, Jakarta Pusat, Senin (6/12).

Sabdo mengatakan, pengiriman bantuan ini sebagai wujud kolaborasi Pemprov DKI Jakarta dengan daerah lain di Indonesia dalam misi kemanusiaan, khususnya Kabupaten Lumajang yang saat ini sedang terdampak erupsi Gunung Semeru.

"Ini bentuk kesetiakawanan, kebersamaan, kerja sama yang betul-betul kita wujdukan dengan nyata,” kata Sabdo.

Baca Juga

Anjing Pelacak Dilibatkan Cari Korban di Lereng Gunung Semeru

Sementara itu, Kasatpol PP DKI, Arifin meminta kepada tim untuk melayani warga penyintas erupsi Gunung Semeru dengan sepenuh hati, sehingga dapat menciptakan suasana yang nyaman bagi para korban. Khusus kepada personel Satpol PP, Arifin meminta supaya fungsi perlindungan masyarakat juga bisa diimplementasikan dengan baik di sana.

"Tunjukkan kalian dekat dengan korban, layani mereka, sentuh hatinya agar mereka yang sedang bersedih menjadi gembira dengan kehadiran kita. Ini menjadi catatan amal ibadah dan pahala buat kita semua,” urai Arifin.

Arifin meminta tim agar menjaga kekompakan dan keselamatan selama melayani warga di Kabupaten Lumajang. Selain itu, Arifin juga mengingatkan tim untuk menjaga nama baik DKI Jakarta selama bertugas di lokasi bencana.

"Tetap jaga keselamatan dan kekompakan Anda semua. Tidak ada kegiatan yang mandiri, ini misi kemanusiaan membantu saudara yang terkena musibah. Jadi semua kegiatan terkoordinir dan terawasi dengan baik,” pungks Arifin. (Asp)

Baca Juga

Pemerintah Diminta Sigap di Segala Bidang Hadapi Dampak Erupsi Semeru

#Gunung Semeru #Pemprov DKI #Lumajang #Erupsi
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Ada Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan, Badan Geologi Ingatkan Ancaman Bahaya
Badan Geologi mengonfirmasi tingkat aktivitas Gunung Papandayan saat ini masih dipertahankan pada Level I (Normal).
Alwan Ridha Ramdani - Minggu, 27 September 2026
Ada Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan, Badan Geologi Ingatkan Ancaman Bahaya
Indonesia
Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano, Jenazah Diberangkatkan ke Banten Pakai Pesawat
Berdasarkan hasil pemeriksaan DNA operasi DVI Pusdokkes Polri terhadap jenazah yang ditemukan di Pulau Enggano, secara genetik dengan kode PM/62/P.Enggano/01, teridentifikasi sebagai Sukarman,
Alwan Ridha Ramdani - Rabu, 23 September 2026
Kru Kapal Jurnalis Hilang Ditemukan di Enggano, Jenazah Diberangkatkan ke Banten Pakai Pesawat
Indonesia
Erupsi Gunung Semeru pada Selasa Dini Hari Disertai Suara Gemuruh yang Kuat
Gunung Semeru kembali erupsi sejak Selasa, 15 September dini hari.
Frengky Aruan - Selasa, 15 September 2026
Erupsi Gunung Semeru pada Selasa Dini Hari Disertai Suara Gemuruh yang Kuat
Indonesia
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Proses pembebasan lahan yang berjalan secara bertahap sempat terhenti akibat pandemi COVID-19.
Yusuf Abdillah - Senin, 14 September 2026
Direncanakan Sejak Era Fauzi Bowo, Proyek Jalan Sejajar Rel Pasar Minggu Ditargetkan Rampung 2027
Indonesia
Gunung Semeru Erupsi 3 Kali Senin (14/9) Pagi, Letusan Sampai 1 Km
Saat ini aktivitas vulkanis Gunung Semeru berada pada status Level III atau Siaga.
Dwi Astarini - Senin, 14 September 2026
Gunung Semeru Erupsi 3 Kali Senin (14/9) Pagi, Letusan Sampai 1 Km
Indonesia
Abu Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Samudra Hindia, ini Penjelasannya
Perubahan arah dan kecepatan angin pada lapisan atmosfer berbeda dapat mendorong abu bergerak ke barat daya.
Dwi Astarini - Kamis, 10 September 2026
Abu Gunung Anak Krakatau Mengarah ke Samudra Hindia, ini Penjelasannya
Indonesia
Nekat Terobos Gunung Semeru Saat Ditutup, 8 Pendaki Masuk Blacklist
Kedelapan pendaki tersebut resmi masuk daftar hitam atau blacklist yang berlaku untuk kunjungan ke seluruh kawasan konservasi di Indonesia.
Yusuf Abdillah - Rabu, 09 September 2026
Nekat Terobos Gunung Semeru Saat Ditutup, 8 Pendaki Masuk Blacklist
Indonesia
Abu Erupsi Lewotolok Lumpuhkan Bandara Wunopito, Penerbangan Ditutup Mulai Hari Ini
AirNav Indonesia menutup Bandara Wunopito, Lewoleba, NTT, 8–9 September 2026 akibat abu vulkanik erupsi Gunung Lewotolok. Kolom abu mencapai 800 meter
Wisnu Cipto - Selasa, 08 September 2026
Abu Erupsi Lewotolok Lumpuhkan Bandara Wunopito, Penerbangan Ditutup Mulai Hari Ini
Indonesia
Anak Krakatau Erupsi, DPR Minta Pemerintah Perkuat Peringatan Dini
Kesiapsiagaan dini dinilai akan mengurangi risiko negatif baik dari jumlah korban maupun kerusakan material. 

Dwi Astarini - Senin, 07 September 2026
Anak Krakatau Erupsi, DPR Minta Pemerintah Perkuat Peringatan Dini
Indonesia
Gunung Anak Krakatau 23 Kali Gempa Hybrid, Catat Rekor Tertinggi
Gunung Anak Krakatau mencatat 23 kali gempa hybrid dalam periode pukul 06.00 hingga 12.00 WIB.
Yusuf Abdillah - Senin, 07 September 2026
Gunung Anak Krakatau 23 Kali Gempa Hybrid, Catat Rekor Tertinggi
Bagikan