Pemprov DKI Diminta Perbanyak Tempat Pengelolaan Sampah Mandiri
Ilustrasi (MP/Didik Setiawan)
Merahputih.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta diminta memperbanyak tempat pengelolaan sampah mandiri di beberapa lokasi seperti di pasar, apartemen hingga perumahan.
Tempat pengelolaan sampah mandiri diyakini mampu jadi salah satu upaya Pemprov DKI untuk mengurangi volume sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang yang sudah kelebihan kapasitas (over capacity).
Baca juga:
“Pemerintah provinsi perlu memberikan insentif yang lebih besar terkait dengan penangan sampah di hulu,” ujar Anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta Dedi Supriad dalam keterangannya, Jumat (12/7).
Pemprov DKI juga bisa segera menggandeng perusahaan milik daerah maupun swasta untuk membuat tempat pengelolaan sampah mandiri.
Baca juga:
Viral Pengunjung Lempar Sampah Plastik ke Mulut Kuda Nil, Taman Safari Indonesia Ambil Tindakan
“Misalnya dikerjasamakan dengan berbagai pihak. Seperti BUMD Pasar Jaya, kemudian setiap apartemen dan perumahan sekarang ini sudah harus juga dilengkapi dengan penangan sampah mandiri dalam lingkungan,” tutur Dedi.
Bahkan selain mengurangi volum sampah di TPST, tambah dia, pengelolaan sampah mandiri dengan memanfaatkan maggot juga bisa menghasilkan pupuk organik atau kompos.
Bagikan
Angga Yudha Pratama
Berita Terkait
TPA Cipeucang Overload, Pemprov DKI Bantu Banten Tangani Sampah Tangsel
Prabowo Marah-Marah, TNI-Polri Langsung Bersih-Bersih Sampah di Pantai Bali
RDF Rorotan Masih Bau, PSI Kritik Solusi Pemprov Jakarta Cuma Gimmick
DPRD DKI Bersiap Sidak Pasar, Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Jelang Puasa
Tawuran Kembali Menelan Korban, DPRD DKI Desak Pramono Bertindak Tegas
Diperintah Presiden Prabowo Saat Rakornas, TNI Langsung Bersihkan Sampah di Bali
Ramadan Tinggal Hitungan Hari, Komisi B DPRD DKI Belum Rapat dengan BUMD Pangan
Penolakan RDF Rorotan Menguat, DPRD DKI Serahkan Evaluasi ke Pemprov
Prabowo Soroti Sampah di Bali: Pantai Kotor Bisa Bikin Turis Enggan Datang
Teknologi Sensor Kebauan RDF Rorotan Jalani Kalibrasi Lapangan, Sensor Dipastikan Tetap Akurat