Pemprov DKI dan Kementerian PU Berkolaborasi, Membawa Jakarta Menuju Sistem Pengelolaan Sampah yang Aman, Modern, Berkelanjutan

Frengky AruanFrengky Aruan - Kamis, 07 Agustus 2025
Pemprov DKI dan Kementerian PU Berkolaborasi, Membawa Jakarta Menuju Sistem Pengelolaan Sampah yang Aman, Modern, Berkelanjutan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menandatangani Nota Kesepakatan tentang sinergi pengelolaan sampah. (foto: dok Pemprov DKI)

Ukuran text:
14
Dengarkan Berita:

MerahPutih.com - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menandatangani Nota Kesepakatan tentang sinergi pengelolaan sampah sebagai langkah strategis meningkatkan efektivitas pengelolaan sampah perkotaan secara komprehensif, terukur, dan berkelanjutan.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto menegaskan bahwa kolaborasi ini akan menjadi kunci dalam menjawab tantangan pengelolaan sampah di Jakarta yang mencapai lebih dari 7.700 ton per hari.

“Sinergi ini mencakup penyusunan rencana induk dan kajian teknis pengelolaan sampah, pembinaan teknis, serta peningkatan infrastruktur pendukung pengelolaan sampah, termasuk penguatan fasilitas di TPST Bantargebang," jelas Asep kepada wartawan, Kamis (7/8).

Asep menambahkan, Pemprov DKI juga berkomitmen meningkatkan pengoperasian dan pemeliharaan seluruh fasilitas pengelolaan sampah yang telah ada, serta memperkuat langkah pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir, mulai dari penguatan bank sampah dan Jakarta Recycle Center, pengembangan fasilitas RDF, hingga optimalisasi PLTSa di TPST Bantargebang.

Baca juga:

Menilik Koperasi Pemulung Berdaya Daur Ulang 120 Ton Sampah Botol Plastik Jadi Bernilai Ekonomis

Direktur Jenderal Cipta Karya Kementerian PU, Dewi Chomistriana, menegaskan dukungan penuh pemerintah pusat.

Lanjut dia, Kementerian PU akan memberikan pembinaan teknis mulai dari penyusunan rencana induk, kajian dan perencanaan teknis, pembinaan teknis, hingga pembangunan fasilitas pengelolaan lindi, gas landfill, dan perkuatan landfill di TPST Bantargebang.

"Sinergi ini akan memperkuat Jakarta menuju sistem pengelolaan sampah yang lebih aman, modern, dan berkelanjutan," ujarnya.

Melalui kerja sama ini, Pemprov DKI dan Kementerian PU optimis pengelolaan sampah di Jakarta dapat ditingkatkan secara signifikan untuk mendukung terwujudnya Jakarta sebagai kota global berkelanjutan. (Asp)

#Pengelolaan Sampah #Pemprov DKI #Pemprov DKI Jakarta #Kementerian PU
Google
Tambahkan Merahputih.com Sebagai Sumber Utama di Google untuk Dapatkan Berita Eksklusif.
Tambahkan Sekarang
Bagikan

Berita Terkait

Indonesia
Kekeringan akibat El Nino, Kementerian PU Tangani 1.229 Lokasi dan Selamatkan Puluhan Ribu Hektare Sawah
Kementerian PU menangani dampak kekeringan di 1.229 lokasi hingga 21 Agustus. Sebanyak 41.252 hektare sawah terselamatkan dan 616.033 jiwa mendapat layanan air bersih.
Ananda Dimas Prasetya - Minggu, 23 Agustus 2026
Kekeringan akibat El Nino, Kementerian PU Tangani 1.229 Lokasi dan Selamatkan Puluhan Ribu Hektare Sawah
Indonesia
Pemprov DKI Jakarta Kirim Bantuan Rp 5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
Pemprov DKI Jakarta menyalurkan bantuan Rp 5,8 miliar untuk korban gempa NTT. Distribusi bantuan segera dilakukan.
Soffi Amira - Kamis, 20 Agustus 2026
Pemprov DKI Jakarta Kirim Bantuan Rp 5,8 Miliar untuk Korban Gempa NTT
Indonesia
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menargetkan penurunan emisi gas rumah kaca sebesar 30 persen pada 2030.
Yusuf Abdillah - Kamis, 20 Agustus 2026
Jakarta Targetkan Penurunan Emisi Gas Rumah Kaca 30 Persen pada 2030
Indonesia
Jakarta Bersiap Jadi Ruang Biodiversitas Nusantara, FLONA 2026 Targetkan 70.000 Pengunjung
FLONA 2026 digelar di Taman Lapangan Banteng, Jakarta, pada 28 Agustus–27 September. Mengusung tema Akar Nusantara Bertumbuh di Jakarta.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Jakarta Bersiap Jadi Ruang Biodiversitas Nusantara, FLONA 2026 Targetkan 70.000 Pengunjung
Indonesia
Sempat Optimistis Groundbreaking September 2025, Kini Pramono Belum Bisa Pastikan Nasib Giant Sea Wall Jakarta
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung belum memastikan groundbreaking Giant Sea Wall pada September 2026. Pemprov DKI masih menunggu arahan pemerintah pusat.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Sempat Optimistis Groundbreaking September 2025, Kini Pramono Belum Bisa Pastikan Nasib Giant Sea Wall Jakarta
Indonesia
Hujan Buatan Guyur Jakarta, Pramono: Awan Sekecil Apa Pun Akan Kita Buat untuk Hujan
Pramono Anung menyebut hujan yang mengguyur Jakarta pada Rabu (19/8) merupakan hasil operasi modifikasi cuaca BPBD DKI. Memanfaatkan awan Cumulus Congestus.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Hujan Buatan Guyur Jakarta, Pramono: Awan Sekecil Apa Pun Akan Kita Buat untuk Hujan
Indonesia
Anggaran LPDP Jakarta Diusulkan untuk Sekolah Rusak, Ini Jawaban Pramono
Pramono Anung memastikan anggaran Rp100 miliar untuk LPDP Jakarta tidak dialihkan. Rehabilitasi sekolah rusak akan menggunakan sebagian dana KLB.
Ananda Dimas Prasetya - Rabu, 19 Agustus 2026
Anggaran LPDP Jakarta Diusulkan untuk Sekolah Rusak, Ini Jawaban Pramono
Indonesia
Pramono Dukung Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari: Jadi Pembelajaran bagi Warga
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mendukung penggerebekan narkoba BNN di Kampung Bahari. Tiga tersangka ditangkap dalam operasi tersebut.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Pramono Dukung Penggerebekan Narkoba di Kampung Bahari: Jadi Pembelajaran bagi Warga
Indonesia
Pramono Kukuhkan 44 Paskibraka DKI Jakarta 2026, Tekankan Disiplin dan Integritas
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengukuhkan 44 Paskibraka DKI Jakarta 2026 dan meminta mereka menjaga disiplin, integritas, serta semangat bela negara.
Ananda Dimas Prasetya - Kamis, 13 Agustus 2026
Pramono Kukuhkan 44 Paskibraka DKI Jakarta 2026, Tekankan Disiplin dan Integritas
Indonesia
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Normalisasi Kali Cakung Lama ditargetkan selesai pada 2028. Progresnya kini sudah mencapai 25 persen.
Soffi Amira - Kamis, 13 Agustus 2026
Normalisasi Kali Cakung Lama Ditargetkan Rampung 2028, Begini Progresnya
Bagikan